Mali – Sedikitnya dua tentara Mali dilaporkan tewas dalam serangan teroris di desa Dinangourou, Mali. Serangan itu menjadi salah satu serangan paling mematikan terhadap militer Mali dalam kekerasan yang dilakukan kelompok teroris baru-baru ini.
Dikutip dari AFP, Minggu (28/6/2020), serangan tersebut terjadi di desa Dinangourou, Mali tepatnya di lokasi berkumpulnya militer Mali. Setidaknya dua personel militer tewas dan sejumlah lainnya terluka.
“Setidaknya dua tentara Mali terbunuh dan beberapa terluka dalam serangan semalam yang dikaitkan dengan teroris,” ucap salah satu sumber dari militer.
Para teroris sengaja menargetkan posisi militer di desa Dinangourou, dekat perbatasan Burkina Faso. Belum ada informasi lebih lanjut terkait korban sipil akibat serangan tersebut.
Hingga kini belum ada kelompok yang secara langsung mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu, tetapi kekerasan agama di Burkina Faso dihubungkan dengan kelompok Al-Qaeda dan ISIS.
Pemimpin lokal Abdoulaye Bore menyatakan korban meninggal akibat serangan tersebut ada sebanyak dua tentara sementara tiga tentara lainnya mengalami cedera.
Salah satu negara termiskin di dunia, Mali telah dilanda konflik sejak 2012. Ketika itu milisi etnis Tuareg dan teroris melancarkan pemberontakan di utara negara itu.(FER)
































































