Jakarta – Pemerintah memperkuat pengawasan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) guna memastikan anggaran negara tersalurkan tepat sasaran tanpa kebocoran.
Penegasan ini disampaikan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Sony Sonjaya, dalam kegiatan di Pendopo Kabupaten Tuban, Rabu (1/4/2026).
Menurutnya, MBG merupakan program strategis nasional yang menyangkut masa depan generasi bangsa, sehingga harus dijalankan dengan integritas tinggi.
“Program ini tidak boleh mengalami kebocoran sekecil apa pun. Seluruh anggaran harus benar-benar sampai kepada anak-anak sebagai penerima manfaat,” tegas Sony.
Ia mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas agar tidak ada praktik korupsi maupun penyimpangan dalam implementasi program tersebut.
Sebagai langkah konkret, pemerintah membangun pengawasan berbasis kolaborasi lintas lembaga. Sejumlah institusi seperti Kejaksaan Agung, TNI, dan Polri dilibatkan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan di lapangan.
Selain pengawasan, pemerintah juga menggencarkan sosialisasi serta pemantauan berkelanjutan untuk menutup celah potensi penyimpangan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
Di sisi lain, Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung, Reda Manthovani, menegaskan bahwa peran kejaksaan tidak hanya sebagai pengawas, tetapi juga memberikan pendampingan hukum bagi pelaksana program.
Menurutnya, pendampingan ini penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menghilangkan keraguan di tingkat daerah dalam mengambil keputusan administratif.
“Dengan pengawalan dari kejaksaan, pelaksana di lapangan bisa bekerja lebih tenang, fokus, dan profesional,” ujarnya.
Reda menekankan bahwa setiap rupiah anggaran negara harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, pengawasan ketat menjadi kunci agar program MBG berjalan dengan integritas tinggi.
Ia juga menegaskan keberhasilan program ini sangat bergantung pada sinergi antar lembaga dan dukungan masyarakat luas.
Melalui penguatan pengawasan, pendampingan hukum, serta kolaborasi lintas sektor, pemerintah optimistis program MBG dapat berjalan optimal dan menjadi fondasi dalam mencetak generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.

































































