Jakarta – Timnas Inggris menunjukkan mentalitas kuat dengan bangkit di babak kedua untuk mengalahkan Kroasia 4-2 pada laga pembuka Grup L Piala Dunia 2026 di AT&T Stadium, Arlington, Kamis (18/6/2026) dini hari WIB. Setelah dua kali kehilangan keunggulan di babak pertama, The Three Lions tampil jauh lebih agresif usai jeda dan mengamankan tiga poin perdana.
Harry Kane menjadi bintang kemenangan Inggris lewat dua gol yang dicetaknya, sementara Jude Bellingham dan Marcus Rashford turut menyumbang masing-masing satu gol. Di kubu Kroasia, Martin Baturina dan Petar Musa sempat menjaga asa timnya dengan mencetak gol penyeimbang.
Pertandingan berlangsung terbuka sejak awal. Kroasia lebih dulu mengancam melalui situasi bola mati, namun peluang Josip Sutalo masih belum menemui sasaran.
Inggris kemudian unggul pada menit ke-12 melalui eksekusi penalti Harry Kane setelah Noni Madueke dilanggar Luka Modric di kotak terlarang. Meski sempat gagal pada percobaan pertama, Kane sukses memanfaatkan kesempatan kedua setelah wasit memerintahkan tendangan diulang.
Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Kroasia mampu menyamakan kedudukan lewat tendangan keras Martin Baturina yang memanfaatkan umpan tarik Petar Sucic dan gagal diantisipasi Jordan Pickford.
Inggris kembali memimpin menjelang turun minum melalui sundulan Kane yang menyambut sepak pojok Declan Rice. Namun, Kroasia kembali menunjukkan daya juangnya dengan mencetak gol balasan pada masa injury time babak pertama lewat penyelesaian tenang Petar Musa sehingga skor berubah menjadi 2-2.
Memasuki babak kedua, Inggris tampil dengan intensitas yang jauh lebih tinggi. Baru dua menit setelah pertandingan dimulai kembali, Jude Bellingham membawa timnya unggul melalui aksi individu yang diakhiri dengan penyelesaian akurat ke sudut gawang.
Gol tersebut meningkatkan kepercayaan diri Inggris yang terus menekan pertahanan Kroasia. Sejumlah peluang diciptakan melalui Declan Rice, Nico O’Reilly, Anthony Gordon, hingga Harry Kane, namun penampilan gemilang kiper Dominik Livakovic membuat skor belum berubah.
Ketika Kroasia mulai berusaha mencari gol penyeimbang, Inggris justru memastikan kemenangan melalui serangan balik cepat pada menit ke-85. Bukayo Saka mengirim umpan kepada Marcus Rashford yang kemudian bergerak ke tengah sebelum melepaskan tendangan mendatar yang bersarang di pojok gawang.
Kroasia sebenarnya masih memiliki peluang memperkecil ketertinggalan pada penghujung pertandingan melalui Josko Gvardiol. Namun, Harry Kane tampil sebagai penyelamat dengan menyapu bola di garis gawang dan memastikan kemenangan 4-2 tetap bertahan hingga peluit akhir.
Hasil ini membawa Inggris memuncaki klasemen sementara Grup L dengan koleksi tiga poin, sementara Kroasia harus puas berada di posisi terbawah sembari menantikan hasil pertandingan Ghana melawan Panama.
Usai laga, Jude Bellingham mengakui timnya sempat tampil gugup pada babak pertama. Namun, perubahan ritme permainan dan peningkatan intensitas setelah turun minum menjadi kunci keberhasilan Inggris membalikkan keadaan.
Menurutnya, tekanan yang lebih agresif serta permainan kolektif yang lebih rapi membuat Inggris mampu menampilkan performa terbaik dan mengendalikan jalannya pertandingan pada babak kedua.






























































