• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

October 28, 2026
Sekjen MUI: Ukhuwah Harus Diutamakan

Semangat Sumpah Pemuda Relevan untuk Menangkal Provokasi dan Perpecahan

October 28, 2026
Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

October 28, 2026
Cegah Ekstremisme Digital, Densus 88 dan Pemkot Tanjungpinang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Cegah Ekstremisme Digital, Densus 88 dan Pemkot Tanjungpinang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

October 28, 2026
Indonesia–Vatikan Perkuat Dialog Lintas Agama untuk Perdamaian Global

Indonesia–Vatikan Perkuat Dialog Lintas Agama untuk Perdamaian Global

October 28, 2026
Moderasi Beragama Tak Cukup Sebagai Wacana Akademik Tapi Harus Diwujudkan Dalam Cara Masyarakat Sikapi Perbedaan

Moderasi Beragama Tak Cukup Sebagai Wacana Akademik Tapi Harus Diwujudkan Dalam Cara Masyarakat Sikapi Perbedaan

October 28, 2026
Pengarusutamaan Pancasila Sebagai Vaksinasi Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Pengamat UI: Waspadai Propaganda Ekstrem yang Membajak Isu Geopolitik Global

October 27, 2026
Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

October 27, 2026
Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

October 27, 2026
The Wonder of Harmony 2026: Ketika Toleransi Diwujudkan Lewat Perjumpaan, Bukan Sekadar Seruan

The Wonder of Harmony 2026: Ketika Toleransi Diwujudkan Lewat Perjumpaan, Bukan Sekadar Seruan

October 27, 2026
Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Pelajar Lintas Agama di Paser DIperkuat Moderasi Beragama

Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Pelajar Lintas Agama di Paser DIperkuat Moderasi Beragama

October 27, 2026
Moderasi Beragama Miliki Posisi Strategis Jaga Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Tengah Keberagaman Indonesia

Moderasi Beragama Miliki Posisi Strategis Jaga Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Tengah Keberagaman Indonesia

October 27, 2026
Pelantikan Sederhana di Al-Hamid, Pesan Gus Kikin ke Pengurus NU: Jaga Pesantren, Jaga Negeri

Pelantikan Sederhana di Al-Hamid, Pesan Gus Kikin ke Pengurus NU: Jaga Pesantren, Jaga Negeri

October 26, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Sekjen MUI: Ukhuwah Harus Diutamakan

    Semangat Sumpah Pemuda Relevan untuk Menangkal Provokasi dan Perpecahan

    Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

    Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

    Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

    Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

    Cegah Ekstremisme Digital, Densus 88 dan Pemkot Tanjungpinang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

    Cegah Ekstremisme Digital, Densus 88 dan Pemkot Tanjungpinang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

    Indonesia–Vatikan Perkuat Dialog Lintas Agama untuk Perdamaian Global

    Indonesia–Vatikan Perkuat Dialog Lintas Agama untuk Perdamaian Global

    Moderasi Beragama Tak Cukup Sebagai Wacana Akademik Tapi Harus Diwujudkan Dalam Cara Masyarakat Sikapi Perbedaan

    Moderasi Beragama Tak Cukup Sebagai Wacana Akademik Tapi Harus Diwujudkan Dalam Cara Masyarakat Sikapi Perbedaan

    Pengarusutamaan Pancasila Sebagai Vaksinasi Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

    Pengamat UI: Waspadai Propaganda Ekstrem yang Membajak Isu Geopolitik Global

    The Wonder of Harmony 2026: Ketika Toleransi Diwujudkan Lewat Perjumpaan, Bukan Sekadar Seruan

    The Wonder of Harmony 2026: Ketika Toleransi Diwujudkan Lewat Perjumpaan, Bukan Sekadar Seruan

    Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Pelajar Lintas Agama di Paser DIperkuat Moderasi Beragama

    Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Pelajar Lintas Agama di Paser DIperkuat Moderasi Beragama

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Dibantai Lazio 0-3 di Kandang, Juventus Tertahan di Posisi Kedelapan

      Dibantai Lazio 0-3 di Kandang, Juventus Tertahan di Posisi Kedelapan

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Nasional

        Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

        by admin
        October 28, 2026
        in Nasional, News
        0
        Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan
        498
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Jakarta – Toleransi beragama tidak cukup diwujudkan melalui slogan kerukunan atau kegiatan seremonial. Toleransi harus hadir dalam tindakan nyata, mulai dari menghormati martabat manusia, menolak diskriminasi, hingga memastikan setiap warga negara memperoleh hak yang setara tanpa memandang agama dan latar belakangnya.

        Pesan tersebut disampaikan Wakil Katib Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, KH Taufik Damas, dalam Focus Group Discussion (FGD) Multiperspektif Toleransi Beragama di Kompleks Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta Timur, Selasa (27/10/2026), sebagaimana dikutip dari NU Online.

        Menurut Taufik, toleransi yang berlandaskan penghormatan terhadap martabat manusia merupakan fondasi penting untuk menjaga keharmonisan masyarakat sekaligus mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme, dan terorisme. Sebab, narasi ekstrem kerap memanfaatkan perbedaan identitas untuk membangun prasangka, mempertajam permusuhan, dan melemahkan persatuan bangsa.

        “Saya memandang bahwa toleransi adalah bentuk kesadaran tertinggi bahwa kebenaran yang kita yakini tidak memberikan kita hak untuk merampas martabat orang lain. Iman boleh teguh di dalam dada, tetapi nilai kemanusiaan tidak boleh runtuh akibat fanatisme sempit. Keyakinan agama yang dipegang teguh seseorang tidak boleh menjadi alasan untuk merendahkan apalagi merampas hak orang lain yang berbeda keyakinan,” tegas Taufik.

        Ia menekankan, keyakinan beragama dan penghormatan terhadap hak orang lain bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan. Seseorang tetap dapat memegang teguh ajaran agamanya tanpa merendahkan pemeluk agama lain atau membenarkan perlakuan diskriminatif terhadap kelompok yang berbeda.

        Prinsip inilah yang perlu ditanamkan secara berkelanjutan dalam kehidupan bermasyarakat. Toleransi tidak berarti menyeragamkan keyakinan, melainkan membangun kesadaran bahwa setiap orang memiliki hak untuk menjalankan keyakinannya dan hidup secara aman sebagai bagian dari masyarakat Indonesia yang majemuk.

        Taufik juga mengingatkan bahwa kerukunan tidak boleh hanya diukur dari tidak adanya konflik terbuka. Kehidupan masyarakat yang tampak tenang belum tentu mencerminkan toleransi yang sehat apabila masih terdapat diskriminasi, ketimpangan perlakuan, atau pembatasan hak terhadap kelompok tertentu.

        “Saya menekankan bahwa kerukunan tidak dapat dimaknai sebatas ketiadaan konflik fisik di lapangan semata. Perdamaian tanpa keadilan hanyalah ketenangan semu yang berisiko pecah sewaktu-waktu, sementara toleransi tanpa kesetaraan berisiko menjadi cara halus untuk mempertahankan dominasi pihak tertentu. Toleransi menghendaki penghormatan atas perbedaan sekaligus jaminan bagi setiap individu untuk hidup secara aman tanpa rasa takut akan tindakan diskriminatif,” ujar Taufik.

        Pandangan tersebut menempatkan keadilan dan kesetaraan sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya merawat kerukunan. Masyarakat tidak hanya perlu didorong untuk hidup berdampingan, tetapi juga memastikan bahwa perbedaan agama maupun identitas tidak menjadi dasar untuk mengucilkan seseorang dari kehidupan sosial.

        Dalam konteks pencegahan radikalisme, pendekatan semacam ini penting karena upaya membangun perdamaian perlu menyentuh persoalan yang lebih mendasar daripada sekadar meredam perselisihan. Penghormatan terhadap hak, perlakuan yang adil, dan ruang dialog yang terbuka dapat memperkuat hubungan antarkelompok serta mengurangi ruang bagi berkembangnya prasangka.

        Taufik menilai agama memiliki peran moral yang besar dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai. Nilai-nilai keagamaan semestinya mendorong pemeluknya untuk memperkuat persaudaraan, menolong sesama, serta melindungi mereka yang rentan mengalami diskriminasi.

        Menurut dia, kualitas keberagamaan tidak cukup dilihat dari keteguhan seseorang menjalankan ritual atau mempertahankan identitas kelompok. Nilai agama juga perlu tercermin dalam perilaku sehari-hari, terutama dalam cara seseorang memperlakukan orang lain yang berbeda keyakinan dan pandangan.

        “Saya berpandangan bahwa nilai keagamaan yang luhur harus tercermin dalam tindakan nyata terhadap sesama manusia. Kemuliaan iman tidak semata-mata diukur dari keteguhan mempertahankan identitas kelompok, tetapi dari kelapangan hati dalam menghormati hak dan martabat orang lain. Dalam konteks Nahdlatul Ulama, toleransi wajib diwujudkan melalui aksi konkret membela kelompok rentan, menolak prasangka intoleran, dan memperjuangkan keadilan tanpa membeda-bedakan latar belakang agama maupun organisasi,” tutur Taufik.

        Ia menegaskan bahwa toleransi perlu diterjemahkan ke dalam tindakan yang dapat dirasakan masyarakat. Membela kelompok rentan, menolak prasangka, dan memperjuangkan perlakuan yang adil merupakan beberapa bentuk nyata dari komitmen tersebut.

        Dengan demikian, toleransi bukan sikap pasif yang hanya meminta masyarakat menghindari pertengkaran. Toleransi juga menuntut keberanian untuk menolak perlakuan tidak adil serta membangun lingkungan yang memberi ruang bagi setiap orang untuk hidup dengan aman dan bermartabat.

        Selain keluarga dan lingkungan masyarakat, perguruan tinggi dinilai memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai toleransi dan moderasi beragama kepada generasi muda. Kampus tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga ruang pembentukan karakter, pengembangan nalar kritis, dan perjumpaan mahasiswa dari berbagai latar belakang.

        Dalam forum tersebut, Taufik menyoroti komitmen kalangan akademisi untuk menjadikan perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan nilai moderasi beragama dan kesetaraan hak. Mahasiswa perlu memperoleh ruang untuk berdiskusi secara terbuka, menguji informasi, serta memahami perbedaan tanpa harus terjebak dalam sikap saling meniadakan.

        Penguatan kemampuan berpikir kritis juga penting agar mahasiswa tidak mudah menerima narasi yang memelintir ajaran agama, menyebarkan kebencian, atau membenturkan satu kelompok dengan kelompok lainnya. Pendidikan toleransi perlu berjalan beriringan dengan pembiasaan dialog, penghargaan terhadap argumentasi, dan kemampuan menyelesaikan perbedaan secara damai.

        Upaya tersebut menjadi bagian dari pencegahan dini terhadap penyebaran ideologi ekstremisme kekerasan di lingkungan pendidikan. Pendekatan edukatif diharapkan dapat memperkuat daya tahan mahasiswa terhadap propaganda yang mengeksploitasi persoalan identitas dan mengarahkan perbedaan menjadi permusuhan.

        Taufik berharap nilai toleransi tidak berhenti sebagai wacana di ruang diskusi, melainkan berkembang menjadi kebiasaan dalam kehidupan kampus dan masyarakat. Komitmen perguruan tinggi, organisasi keagamaan, dan berbagai elemen sosial perlu saling melengkapi agar penghormatan terhadap keberagaman semakin mengakar.

        Pada akhirnya, menjaga Indonesia dari ancaman intoleransi dan radikalisme membutuhkan lebih dari sekadar seruan persatuan. Diperlukan praktik nyata yang memastikan setiap warga memiliki hak, kesempatan, dan perlindungan yang setara.

        “Kita tidak harus berjalan menuju keyakinan yang sama, tetapi kita wajib memastikan bahwa setiap orang memiliki hak yang sama untuk berjalan dengan aman, adil, dan bermartabat demi terwujudnya kedamaian abadi di bumi Nusantara,” pungkasnya.

        Tags: radikalismeTaufik Damastoleransi
        Share199Tweet125Share50
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Sekjen MUI: Ukhuwah Harus Diutamakan

        Semangat Sumpah Pemuda Relevan untuk Menangkal Provokasi dan Perpecahan

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Sekjen MUI: Ukhuwah Harus Diutamakan

        Semangat Sumpah Pemuda Relevan untuk Menangkal Provokasi dan Perpecahan

        October 28, 2026
        Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

        Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

        October 28, 2026
        Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

        Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

        October 28, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019