Jakarta – Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, mendorong proses seleksi pelatih baru Timnas Indonesia dilakukan secara terbuka dan melalui presentasi langsung di hadapan Komite Eksekutif (Exco). Langkah itu dianggap penting agar setiap kandidat bisa dinilai bersama sesuai prosedur organisasi.
PSSI saat ini masih melakukan penyaringan untuk mencari pengganti Patrick Kluivert. Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, sebelumnya sempat mengungkap bahwa ada sekitar lima nama yang masuk dalam radar federasi.
Amali menekankan bahwa proses ini harus dilakukan secara kolektif dan kolegial, mengingat Timnas Indonesia akan kembali menghadapi agenda internasional.
“Kami berharap pelatih tim nasional senior bisa segera ditetapkan. FIFA Matchday terakhir terpaksa terlewat karena kita belum memiliki pelatih,” ujar Amali kepada wartawan di Stadion Madya, Jakarta, Jumat (14/11/2025).
Ia mencontohkan proses serupa yang pernah dilakukan saat era Ketua Umum PSSI sebelumnya, Mochamad Iriawan.
“Waktu itu Exco memutuskan Shin Tae-yong setelah melalui mekanisme yang jelas. Untuk seleksi kali ini kami ingin menerapkan proses yang sama agar semua berjalan transparan,” tambahnya.
Saat ditanya mengenai nama-nama yang santer dikaitkan dengan Timnas Indonesia, Amali enggan memberi konfirmasi. Meski sejumlah nama beredar di publik, ia menyebut Exco belum menerima laporan resmi.
Beberapa pelatih yang disebut masuk bursa antara lain Timur Kapadze, Heimir Hallgrimsson, hingga Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak.
“Kami memang mendengar berbagai nama, tetapi sampai saat ini Exco belum mendapatkan informasi resmi. Dalam organisasi, setiap keputusan penting wajib melalui Exco. Jadi saya belum bisa memastikan apakah kabar-kabar itu benar atau tidak,” tegas Amali.
Ia memastikan federasi akan menjalankan seluruh mekanisme sesuai aturan sebelum mengambil keputusan final.

































































