Entikong – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya dirasakan manfaatnya oleh siswa, tetapi juga menjadi penopang penting bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita—terutama di wilayah perbatasan.
Di Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, program ini mulai menghadirkan dampak nyata dalam kehidupan sehari-hari warga. Bagi para ibu, kehadiran menu bergizi yang siap dikonsumsi bukan sekadar bantuan, tetapi juga solusi praktis untuk memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga.
Fitri, salah satu penerima manfaat MBG, mengaku program ini sangat membantu dirinya, terutama selama masa menyusui. Menurutnya, kebutuhan asupan gizi meningkat signifikan pada fase tersebut, sehingga kehadiran MBG menjadi sangat berarti.
“Menu MBG ini sangat membantu ibu yang sedang menyusui, karena kebutuhan makan meningkat, baik saat hamil maupun setelah melahirkan,” ujarnya dalam dialog bersama RRI Sanggau, Sabtu (28/3/2026), dikutip dari laman rri.co,id.
Tak hanya soal ketersediaan makanan, Fitri juga merasakan manfaat dari sisi edukasi. Informasi kandungan gizi yang disertakan dalam setiap menu membuatnya lebih memahami jenis nutrisi yang dibutuhkan tubuhnya dan bayinya.
“Sejak jadi ibu, saya jadi lebih tahu gizi apa yang harus dipenuhi. Dari menu MBG itu juga ada penjelasan kandungannya, jadi membantu sekali,” katanya.
Kemudahan akses terhadap makanan bergizi ini memberikan rasa tenang bagi Fitri. Ia dapat lebih fokus merawat bayinya tanpa khawatir kekurangan nutrisi, sekaligus menjaga stamina dan kualitas ASI.
Program MBG sendiri dirancang untuk memastikan pemenuhan gizi masyarakat secara lebih merata, tidak hanya bagi anak sekolah, tetapi juga kelompok rentan yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan menyediakan menu yang praktis dan terjangkau, program ini turut mendorong terbentuknya kebiasaan makan sehat di lingkungan keluarga.
Di wilayah seperti Entikong, yang berbatasan langsung dengan negara tetangga, kehadiran program ini menjadi bagian penting dalam memperkuat kualitas kesehatan masyarakat dari tingkat paling dasar—keluarga.

































































