Ciamis – Upaya menjaga mutu makanan tidak berhenti di dapur. Sidokkes Polres Ciamis juga bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Labkesda Ciamis untuk melakukan uji laboratorium rutin. Hasilnya sejauh ini menggembirakan—seluruh sampel makanan dinyatakan bebas bakteri.
Selain makanan, kesehatan para pegawai dapur pun menjadi perhatian. Setiap hari mereka diperiksa tekanan darah dan kondisi kesehatannya oleh tim Dokkes Polres.
Dalam kunjungan mendadak pada Senin (3/11/2025), Kapolres Ciamis AKBP Hidayatullah menegaskan pentingnya disiplin menjaga kebersihan dan kesehatan, baik pada makanan maupun pada petugasnya.
“Kita lakukan test food setiap hari. Kalau ada pegawai kurang sehat, langsung kita tangani. Karena kualitas gizi tak akan berarti tanpa kualitas manusia yang menyiapkannya,” tutur Kapolres.
Menurutnya, menu MBG disusun dengan prinsip gizi seimbang, dengan kalori antara 435 hingga 560 per porsi. Menu hari itu: ayam saus tiram, salah satu hidangan favorit anak-anak penerima manfaat.
“Kami ingin anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Mereka adalah masa depan bangsa,” imbuhnya.
Gizi untuk Negeri, Empati untuk Sesama
Program MBG Polres Ciamis bukan sekadar proyek sosial, melainkan gerakan gotong royong bergizi. Dapur SPPG Kemala Bhayangkari melibatkan pelaku UMKM lokal sebagai penyedia bahan baku seperti tahu, tempe, dan roti. Bahkan SMKN 1 Ciamis ikut berkontribusi dalam penyediaan makanan—menjadikannya ajang pembelajaran sekaligus pengabdian masyarakat.
Yang paling mengharukan, dapur ini juga membuka kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas. Salah satunya adalah Andi, warga setempat dengan keterbatasan pendengaran dan fisik. Kini ia bekerja penuh semangat di dapur SPPG.
“Saya senang bisa diterima di sini. Dulu kerja di kantin, penghasilan tidak menentu. Sekarang bisa menafkahi keluarga dengan layak,” ujar Andi dengan senyum tulus.
Kapolres Ciamis pun menegaskan, program ini tidak hanya mengenyangkan perut, tapi juga menghidupkan nilai kemanusiaan dan pemberdayaan. “Kami ingin dapur ini bukan hanya tempat memasak, tapi juga tempat menumbuhkan harapan,” katanya.
Menjadi Bagian dari Misi Besar Bangsa
Saat ini, program MBG Polres Ciamis melayani 3.727 penerima manfaat, meliputi anak sekolah, ibu menyusui, dan balita. Seluruh penerima manfaat menyambut positif program tersebut—tanpa keluhan berarti, hanya rasa syukur dan semangat baru.
Ahli gizi Najwa Sofia Maura menjelaskan, variasi menu disusun tiap minggu untuk menjaga selera sekaligus keseimbangan gizi. “Kami memastikan setiap anak mendapat asupan sesuai kebutuhannya. Menu ayam masih jadi favorit mereka,” katanya tersenyum.
Program MBG yang dijalankan Polres Ciamis menjadi wujud nyata sinergi antara ketahanan pangan, empati sosial, dan amanah kemanusiaan.
Seperti kata salah satu petugas dapur,
“Kami tidak hanya memasak nasi dan lauk, tapi juga menyajikan kasih sayang dan tanggung jawab untuk negeri.”

































































