• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila

Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila

November 2, 2026
Ketua MUI Bidang Fatwa Jelaskan Formula Indonesia Jaga Harmoni Agama dan Negara di Suriah

Ketua MUI Bidang Fatwa Jelaskan Formula Indonesia Jaga Harmoni Agama dan Negara di Suriah

November 2, 2026
80% Anak Indonesia Main Internet Tanpa Literasi, BNPT dan KPAI Perkuat Kolaborasi

80% Anak Indonesia Main Internet Tanpa Literasi, BNPT dan KPAI Perkuat Kolaborasi

November 2, 2026
Di Turki, MUI Tawarkan Konsep Moderat dan Pancasila sebagai Jawaban Polarisasi Global

Di Turki, MUI Tawarkan Konsep Moderat dan Pancasila sebagai Jawaban Polarisasi Global

November 2, 2026
Lewat Persembahyangan Saraswati, Polda Sulteng Perkuat Toleransi dan Dekati Warga Lintas Agama

Lewat Persembahyangan Saraswati, Polda Sulteng Perkuat Toleransi dan Dekati Warga Lintas Agama

November 2, 2026
Lawan Ekstremisme di Dunia Maya, BNPT Ajak Anak Muda Lampung Jadi Kreator Perdamaian

Lawan Ekstremisme di Dunia Maya, BNPT Ajak Anak Muda Lampung Jadi Kreator Perdamaian

November 2, 2026
BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

October 30, 2026
Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

October 30, 2026
WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

October 30, 2026
Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

October 30, 2026
Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

October 30, 2026
Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

October 30, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila

    Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila

    Ketua MUI Bidang Fatwa Jelaskan Formula Indonesia Jaga Harmoni Agama dan Negara di Suriah

    Ketua MUI Bidang Fatwa Jelaskan Formula Indonesia Jaga Harmoni Agama dan Negara di Suriah

    80% Anak Indonesia Main Internet Tanpa Literasi, BNPT dan KPAI Perkuat Kolaborasi

    80% Anak Indonesia Main Internet Tanpa Literasi, BNPT dan KPAI Perkuat Kolaborasi

    Di Turki, MUI Tawarkan Konsep Moderat dan Pancasila sebagai Jawaban Polarisasi Global

    Di Turki, MUI Tawarkan Konsep Moderat dan Pancasila sebagai Jawaban Polarisasi Global

    Lewat Persembahyangan Saraswati, Polda Sulteng Perkuat Toleransi dan Dekati Warga Lintas Agama

    Lewat Persembahyangan Saraswati, Polda Sulteng Perkuat Toleransi dan Dekati Warga Lintas Agama

    Lawan Ekstremisme di Dunia Maya, BNPT Ajak Anak Muda Lampung Jadi Kreator Perdamaian

    Lawan Ekstremisme di Dunia Maya, BNPT Ajak Anak Muda Lampung Jadi Kreator Perdamaian

    BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

    BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

    Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

    Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

    WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

    WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Nasional

        Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila

        by admin
        November 2, 2026
        in Nasional, News
        0
        Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila
        495
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Jakarta – Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Dr. Andri Yudhi Supriadi, S.E., M.E., menilai penguatan literasi digital perlu diiringi dengan penanaman nilai-nilai Pancasila. Hal ini penting agar masyarakat tidak hanya cakap menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menjaga etika, menghargai perbedaan, dan membangun interaksi yang sehat di ruang digital.

        Menurut Andri, meningkatnya konektivitas masyarakat melalui internet belum tentu diikuti kemampuan memahami dan menghargai perbedaan. Media sosial yang semestinya menjadi ruang bertukar gagasan justru kerap menjadi arena pertengkaran, perundungan, hingga saling merendahkan.

        “Jari bergerak cepat membalas komentar, membagikan potongan video, atau memberi label kepada orang yang berbeda pandangan,” kata Andri dalam tulisannya yang dikutip dari laman cnbcindonesia.com, Senin (2/11/2026).

        Ia menilai persoalan tersebut perlu mendapat perhatian karena ruang digital kini telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat. Interaksi di internet tidak hanya berlangsung di balik layar, tetapi juga dapat memengaruhi hubungan sosial di lingkungan sekolah, tempat kerja, hingga kehidupan bermasyarakat.

        Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dalam Survei Profil Internet Indonesia 2026 menunjukkan penetrasi internet di Indonesia mencapai 81,72 persen atau sekitar 235,26 juta pengguna. Angka tersebut meningkat dibandingkan survei 2025 yang mencatat penetrasi sebesar 80,66 persen atau 229,43 juta pengguna.

        Tingginya penggunaan internet juga terlihat di kalangan generasi muda. APJII mencatat penetrasi internet pada Gen Z mencapai 89,02 persen, sedangkan generasi milenial sebesar 90,34 persen.

        Sementara itu, Statistik Pemuda Indonesia 2024 yang diterbitkan Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan penggunaan internet di kalangan pemuda didominasi untuk hiburan sebesar 88,42 persen, media sosial 86,55 persen, serta pencarian informasi atau berita 86,35 persen.

        Andri mengatakan data tersebut menunjukkan media sosial dan arus informasi digital telah menjadi bagian dari keseharian generasi muda. Kondisi ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kecakapan teknologi perlu disertai kemampuan memahami dampak sosial dari setiap aktivitas di internet.

        Menurut dia, seseorang yang mahir mengoperasikan aplikasi dan menemukan informasi dengan cepat belum tentu memiliki kemampuan menyaring konten provokatif atau mengendalikan diri ketika berinteraksi dengan orang yang berbeda pandangan.

        “Literasi digital bukan hanya kemampuan mengoperasikan perangkat atau memilah informasi benar dan salah,” tulisnya.

        Ia menekankan literasi digital juga mencakup kesadaran terhadap dampak setiap unggahan, komentar, dan keputusan membagikan informasi kepada orang lain.

        Andri turut menyoroti Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) 2025 yang mencatat nilai indeks nasional sebesar 44,53. Pilar infrastruktur dan ekosistem berada pada angka 53,06, sedangkan pilar keterampilan digital mencapai 49,28. Adapun pilar pemberdayaan tercatat paling rendah, yakni sekitar 34 poin.

        Menurut dia, capaian tersebut menjadi pengingat bahwa akses internet dan keterampilan menggunakan teknologi belum otomatis meningkatkan kapasitas masyarakat untuk berpartisipasi dan berkolaborasi secara produktif.

        Ia juga mengingatkan bahwa pengukuran IMDI 2025 telah mengintegrasikan Indeks Literasi Digital. Karena itu, perbandingan skor literasi dengan tahun-tahun sebelumnya perlu dilakukan secara hati-hati.

        Andri menilai tantangan pengembangan masyarakat digital tidak cukup hanya dengan memperluas konektivitas. Pemerintah juga perlu memastikan pemanfaatan teknologi mampu meningkatkan kualitas interaksi sosial dan memperkuat kehidupan bersama.

        Dalam konteks tersebut, ia mendorong Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) mengambil peran lebih nyata dalam membumikan nilai-nilai Pancasila di ruang digital.

        Menurutnya, pembinaan ideologi Pancasila tidak seharusnya terbatas pada upacara, hafalan sila, atau pesan kebangsaan yang disampaikan sesekali melalui media sosial. Nilai-nilai Pancasila perlu hadir dalam situasi konkret yang dihadapi masyarakat, mulai dari perbedaan pendapat di kolom komentar, penyebaran berita yang belum terverifikasi, hingga perundungan daring.

        Melalui pendidikan, komunikasi publik, kolaborasi dengan komunitas dan kreator konten, serta penyediaan materi digital yang relevan bagi generasi muda, BPIP dinilai dapat menerjemahkan nilai kemanusiaan, persatuan, dan musyawarah menjadi panduan perilaku sehari-hari.

        Andri merujuk Peraturan Presiden Nomor 7 Tahun 2018 tentang BPIP yang memberikan mandat kepada lembaga tersebut untuk membantu Presiden merumuskan arah kebijakan pembinaan ideologi Pancasila serta melaksanakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian pembinaan secara menyeluruh dan berkelanjutan.

        Meski regulasi tersebut tidak secara eksplisit menyebut ruang digital, ia menilai mandat pembinaan yang menyeluruh dapat menjadi landasan bagi BPIP untuk menjangkau ruang interaksi masyarakat yang semakin banyak berlangsung melalui internet.

        Andri menjelaskan nilai-nilai Pancasila dapat menjadi landasan etik dalam membangun budaya digital yang sehat.

        Sila kedua, menurut dia, mengingatkan masyarakat bahwa setiap orang di balik akun media sosial tetap memiliki martabat dan kemanusiaan. Sementara sila ketiga menegaskan bahwa perbedaan identitas tidak seharusnya menjadi alasan untuk memecah kehidupan bersama.

        Adapun sila keempat mengajarkan pentingnya membangun pendapat dan mengambil keputusan melalui pertimbangan serta musyawarah, bukan semata-mata berdasarkan jumlah suara atau tanda suka di media sosial.

        Ia menegaskan penerapan nilai-nilai tersebut bukan berarti masyarakat harus menghindari kritik. Kritik yang jujur dan tegas tetap diperlukan, tetapi harus diarahkan pada gagasan, kebijakan, atau tindakan, bukan pada penghinaan terhadap identitas seseorang.

        Andri juga mendorong masyarakat membangun kebiasaan sederhana dalam berinteraksi di ruang digital. Di antaranya memeriksa sumber dan konteks sebelum membagikan berita, menyampaikan ketidaksetujuan dengan argumentasi yang baik, serta tidak ikut memperluas jangkauan konten perundungan demi hiburan.

        Ketika diskusi mulai memanas, masyarakat juga perlu memiliki kesadaran untuk berhenti sejenak agar percakapan tetap berlangsung secara manusiawi.

        Menurutnya, upaya membangun budaya digital yang sehat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Keluarga, sekolah, organisasi masyarakat, platform digital, dan lembaga pemerintah memiliki tanggung jawab masing-masing dalam menciptakan lingkungan digital yang aman dan inklusif.

        Ia menilai pendidikan kewargaan perlu diwujudkan tidak hanya melalui materi pembelajaran, tetapi juga melalui keteladanan dan ruang praktik yang memungkinkan masyarakat belajar menghargai perbedaan.

        Di sisi lain, tanggung jawab tidak dapat dibebankan kepada pengguna internet semata. Platform digital perlu menyediakan mekanisme pelaporan dan moderasi yang efektif. Lembaga publik juga harus menghadirkan informasi yang jelas, mudah diakses, serta melakukan koreksi secara cepat ketika terjadi kekeliruan.

        Andri turut mendorong pemerintah mengevaluasi program literasi digital berdasarkan perubahan perilaku masyarakat, bukan hanya jumlah kegiatan atau jangkauan publikasi.

        Evaluasi tersebut, menurut dia, perlu mengukur kemampuan masyarakat dalam mengenali manipulasi informasi, kualitas keamanan ruang diskusi, serta kebermaknaan partisipasi kelompok yang berbeda.

        Ia menegaskan kemajuan digital tidak cukup diukur dari jumlah penduduk yang terhubung ke internet atau kemampuan menguasai teknologi. Kemajuan juga harus tercermin dari kemampuan masyarakat menjaga perbedaan agar tidak berkembang menjadi permusuhan, menyebarkan informasi secara bertanggung jawab, dan tetap menghormati martabat sesama.

        “ Melek digital membuat kita mampu berbicara. Pancasila mengingatkan bahwa menjadi warga yang baik juga berarti tahu kapan harus mendengarkan, bagaimana menghargai perbedaan, dan mengapa kehidupan bersama tidak boleh dikorbankan demi memenangkan perdebatan,” tulis Andri. 

        Tags: Andri Yudhi Supriadiliterasi digitalNilai Pancasila
        Share198Tweet124Share50
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019