• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
China Tetap Mengelak, Amnesty International Beberkan Fakta Muslim Uighur

China Tetap Mengelak, Amnesty International Beberkan Fakta Muslim Uighur

January 3, 2020
BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

October 30, 2026
Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

October 30, 2026
WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

October 30, 2026
Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

October 30, 2026
Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

October 30, 2026
Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

October 30, 2026
3 WN Prancis Anggota ISIS Divonis Penjara Seumur Hidup di Irak

3 WN Prancis Anggota ISIS Divonis Penjara Seumur Hidup di Irak

October 30, 2026
Polda Sulsel Perkuat Ideologi Kebangsaan dan Integritas Personel untuk Cegah Radikalisme

Polda Sulsel Perkuat Ideologi Kebangsaan dan Integritas Personel untuk Cegah Radikalisme

October 30, 2026
Malam Ini di Istiqlal: Santri Gelar Munajat Akbar, Titip Doa untuk Karhutla Sumatra-Kalimantan

Malam Ini di Istiqlal: Santri Gelar Munajat Akbar, Titip Doa untuk Karhutla Sumatra-Kalimantan

October 30, 2026
Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

October 29, 2026
25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

October 29, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

    BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

    Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

    Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

    WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

    WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

    Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

    Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

    Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

    Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

    Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

    Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

    3 WN Prancis Anggota ISIS Divonis Penjara Seumur Hidup di Irak

    3 WN Prancis Anggota ISIS Divonis Penjara Seumur Hidup di Irak

    Polda Sulsel Perkuat Ideologi Kebangsaan dan Integritas Personel untuk Cegah Radikalisme

    Polda Sulsel Perkuat Ideologi Kebangsaan dan Integritas Personel untuk Cegah Radikalisme

    Malam Ini di Istiqlal: Santri Gelar Munajat Akbar, Titip Doa untuk Karhutla Sumatra-Kalimantan

    Malam Ini di Istiqlal: Santri Gelar Munajat Akbar, Titip Doa untuk Karhutla Sumatra-Kalimantan

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Internasional

        China Tetap Mengelak, Amnesty International Beberkan Fakta Muslim Uighur

        by admin
        January 3, 2020
        in Internasional, News
        0
        China Tetap Mengelak, Amnesty International Beberkan Fakta Muslim Uighur
        492
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Jakarta – Kasus persekusi pemerintah China terhadap Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang masih menggulirkan kontroversi. PBB, kelompok hak asasi manusia dunia, bahkan bintang sepakbola Arsenal Mesut Ozil dan jagoan MMA Rusia Khabib Nurmagemadov telah mengecam perlakuan tersebut. Namun China tetap keukeuh membantah telah melakukan persekusi dalam kamp-kamp konsentrasi, tapi mendidik warga Uighur dalam kamp-kamp pelatihan.

        Nicholas Bequelin, Direktur Regional di Amnesty International, memaparkan temuan di situs Amnesty International tentang situasi di Xinjiang. Dikutip dari situs Amnesty.org, 19 Desember 2019, Amnesty International telah mewawancarai 400 lebih orang kerabat Xinjinag yang mengungsi ke luar negeri. Mereka menyebut ada penyiksaan di Xinjiang. Amnesty International juga meneliti bukti foto satelit dan dokumen pemerintah China tentang program penahanan.

        Berikut adalah temuan yang dipaparkan oleh Amnesty International di Xinjiang dikutip dari laman tempo.co.

        1. Kamp interniran massal

        Diperkirakan satu juta orang yang mayoritas beragama Islam, seperti Uighur dan Kazakh, telah ditahan di kamp-kamp interniran di Xinjiang, barat laut China. Pemerintah telah berulang kali menyangkal keberadaan kamp, menyebutnya sebagai pusat pendidikan kejuruan sukarela. Tetapi mereka yang dikirim tidak memiliki hak untuk menentang keputusan tersebut.

        2. Perlakuan tahanan

        Kairat Samarkan termasuk di antara mereka yang dikirim ke kamp penahanan pada Oktober 2017, setelah ia kembali ke Xinjiang dari Kazakhstan. Dia memberi tahu Amnesty kepalanya ditutup, dibelenggu di lengan dan kakinya, dan dipaksa berdiri dalam posisi tetap selama 12 jam ketika pertama kali ditahan. Dia mengatakan para tahanan juga dipaksa untuk menyanyikan lagu-lagu politik dan menyanyikan “Hidup Xi Jinping” (presiden China) sebelum makan atau menghadapi hukuman yang keras.

        3 Hukuman

        Pihak berwenang memutuskan kapan tahanan telah “berubah”. Mereka yang menolak atau gagal menunjukkan kemajuan yang cukup, menghadapi hukuman mulai dari pelecehan verbal hingga pengurangan jatah makanan, kurungan isolasi dan pemukulan. Ada laporan tentang kematian di dalam fasilitas, termasuk bunuh diri mereka yang tidak dapat menanggung penganiayaan.

        4 Pemblokiran informasi

        Pihak berwenang China telah mengundang Mesut Ozil untuk datang ke Xinjiang dan melihat-lihat situasinya sendiri. Menurut Amnesty hal itu adalah alibi, karena pemerintah telah menyelenggarakan puluhan tur propaganda untuk orang asing sambil mencegah pakar independen PBB mengunjungi wilayah tersebut, melecehkan jurnalis asing dan menginstruksikan pejabat lokal untuk merahasiakan program penahanan massal.

        5 Program antiteror China

        Pemerintah China telah membenarkan tindakan ekstremnya sebagai hal yang diperlukan untuk mencegah ekstremisme agama dan apa yang mereka klaim sebagai kegiatan teroris. Sikap mereka terhadap etnis minoritas Xinjiang telah mengeras sejak serangkaian insiden kekerasan di ibu kota Urumqi pada tahun 2009 dan serangan pisau di stasiun kereta api Kunming di China barat daya pada tahun 2014. Para ahli PBB menyimpulkan bulan lalu bahwa kebijakan China di Xinjiang cenderung memperburuk risiko keamanan.

        6 Ditangkap karena menumbuhkan jenggot

        Penganiayaan terhadap Muslim Xinjiang telah meningkat sejak sebuah peraturan yang disahkan pada 2017 berarti orang dapat dicap “ekstremis” karena alasan seperti menolak menonton program TV publik atau memiliki janggut “abnormal”. Mengenakan jilbab, berdoa secara teratur, berpuasa atau menghindari alkohol juga dapat dianggap “ekstremis” di bawah peraturan tersebut.

        Kamera keamanan dipasang di pintu masuk Masjid Id Kah selama perjalanan yang diorganisir pemerintah di Kashgar, Daerah Otonomi Xinjiang Uighur, China, 4 Januari 2019. [REUTERS / Ben Blanchard]

        7. Pengawasan massal

        Setiap orang di Xinjiang berisiko ditahan. Wilayah ini dipasang dengan kamera pengintai pengenalan wajah, yang didukung oleh penggunaan kecerdasan buatan dan pengumpulan DNA massal. Pemeriksaan keamanan di mana-mana adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, dengan pihak berwenang memeriksa ponsel yang memiliki konten yang mencurigakan.

        Orang mungkin juga dicurigai melalui pemantauan rutin terhadap pesan yang dikirim pada aplikasi media sosial seperti WeChat. Syrlas Kalimkhan mengatakan dia menginstal WhatsApp di telepon ayahnya dan mengujinya dengan mengirim pesan, “Hai, Ayah.” Kemudian, polisi bertanya kepada ayahnya mengapa dia memiliki WhatsApp di teleponnya. Dia kemudian dikirim ke kamp pendidikan ulang.

        8 Ancaman berbicara

        Sebagian besar keluarga tahanan tidak tahu tentang nasib mereka, sementara mereka yang berbicara berisiko ditahan. Untuk menghindari timbulnya kecurigaan seperti itu, Uighur, Kazakh, dan lainnya di Xinjiang telah memutuskan hubungan dengan teman dan keluarga yang tinggal di luar China. Mereka memperingatkan kenalan untuk tidak memanggil dan menghapus kontak luar dari aplikasi media sosial.

        Meski Arsenal dikritik karena tidak berbicara mendukung Mesut Ozil, mereka secara teknis tidak memiliki tanggung jawab untuk mengecam pelanggaran hak asasi manusia. Menurut Amnesty, mereka hanya harus memastikan bahwa mereka tidak menyebabkan, berkontribusi atau mengambil untung dari penyalahgunaan tersebut. China telah berupaya untuk memaksakan sensor yang kuat di luar negeri ketika Mesut Ozil mengambil sikap untuk mendukung Muslim Uighur yang menghadapi penganiayaan di Xinjiang.

        Tags: amnesty internationalchinamoderatuighur
        Share197Tweet123Share49
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

        BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

        BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

        October 30, 2026
        Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

        Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

        October 30, 2026
        WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

        WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

        October 30, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019