• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Survei Nasional BNPT 2020: Potensi Radikalisme Menurun, Literasi Digital Belum Mampu Jadi Daya Tangkal

Survei Nasional BNPT 2020: Potensi Radikalisme Menurun, Literasi Digital Belum Mampu Jadi Daya Tangkal

December 16, 2020
BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

October 30, 2026
Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

October 30, 2026
WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

October 30, 2026
Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

October 30, 2026
Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

October 30, 2026
Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

October 30, 2026
Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

October 30, 2026
3 WN Prancis Anggota ISIS Divonis Penjara Seumur Hidup di Irak

3 WN Prancis Anggota ISIS Divonis Penjara Seumur Hidup di Irak

October 30, 2026
Polda Sulsel Perkuat Ideologi Kebangsaan dan Integritas Personel untuk Cegah Radikalisme

Polda Sulsel Perkuat Ideologi Kebangsaan dan Integritas Personel untuk Cegah Radikalisme

October 30, 2026
Malam Ini di Istiqlal: Santri Gelar Munajat Akbar, Titip Doa untuk Karhutla Sumatra-Kalimantan

Malam Ini di Istiqlal: Santri Gelar Munajat Akbar, Titip Doa untuk Karhutla Sumatra-Kalimantan

October 30, 2026
Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

October 29, 2026
25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

October 29, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

    BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

    Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

    Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

    WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

    WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

    Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

    Ekoteologi dan Religious Diplomacy Indonesia Bakal Jadi Tema Besar Pertemuan Tokoh Agama Dunia

    Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

    Ulama Masa Depan Harus Bisa Dialog dengan Dunia, Bukan Hanya Menjaga Tradisi

    Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

    Terima Pindahan Napiter, Lapas Madiun Siapkan Program Khusus: Bangun Cinta Tanah Air, Bukan Sekadar Awasi

    3 WN Prancis Anggota ISIS Divonis Penjara Seumur Hidup di Irak

    3 WN Prancis Anggota ISIS Divonis Penjara Seumur Hidup di Irak

    Polda Sulsel Perkuat Ideologi Kebangsaan dan Integritas Personel untuk Cegah Radikalisme

    Polda Sulsel Perkuat Ideologi Kebangsaan dan Integritas Personel untuk Cegah Radikalisme

    Malam Ini di Istiqlal: Santri Gelar Munajat Akbar, Titip Doa untuk Karhutla Sumatra-Kalimantan

    Malam Ini di Istiqlal: Santri Gelar Munajat Akbar, Titip Doa untuk Karhutla Sumatra-Kalimantan

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Nasional

        Survei Nasional BNPT 2020: Potensi Radikalisme Menurun, Literasi Digital Belum Mampu Jadi Daya Tangkal

        by admin
        December 16, 2020
        in Nasional, News
        0
        Survei Nasional BNPT 2020: Potensi Radikalisme Menurun, Literasi Digital Belum Mampu Jadi Daya Tangkal
        495
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Nusa Dua – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) merilis Survei Nasional BNPT 2020 tentang radikalisme di sela-sela pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Forum Koordinaasi Pencegahan Terorisme (FKPT) di Nusa Dua, Bali, Rabu (16/12/2020) malam. Dari hasil penelitian itu ditemukan fakta bahwa potensi radikalisme tahun 2020 menurun, terjadi feminisasi radikalisme, urbanisasi radikalisme, radikalisasi generasi muda dan netizen, serta literasi digital belum mampu menjadi daya tangkal efektif melawan radikalisasi.

        Dari survei yang dilaksanakan dengan bekerjasama dengan Alvara Strategi Indonesia, The Nusa Institute, Nasaruddin Umar Office, dan Litbang Kementerian Agama (Kemenag) didapat fakta bahwa indeks Indeks potensi radikalisme mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya. Indeks potensi radikalisme tahun 2020 mencapai 14.0 (pada skala 0-100) atau 12.2% (dalam persentase) menurun dibanding tahun 2019 yang mencapai 38.4 (pada skala 0-100).

        “Tentunya ini merupakan kabar gembira, artinya kerja-kerja kontra radikalisme telah membuahkan hasil. Menurunnya potensi radikalisme, jangan sampai membuat seluruh elemen yang terlibat dalam kerja-kerja kontra radikalisme menjadi berpuas diri dan terlena. Justru harus terus lebih keras lagi melakukan diseminasi untuk melawan propaganda kelompok radikal intoleran dan radikal terorisme,” kata Kepala BNPT Komjen Pol. Dr. Boy Rafli Amar, MH.

        Boy Rafli menambahkan masalah proses radikalisasi di Indonesia secara global memang cenderung menurutn. Sesuai global index terrorism, Indonesia menempat urutan ke-37. Di ASEAN, posisi itu lebih rendah dibandingkan Filipina dan Thailand.

        Namun demikian, Boy menilai, kewaspadaan harus terus dilakukan. Ia melihat bahwa penetrasi dari jaringan teroris internasional dalam proses radikalisasi itu dengan keberadaan dunia maya atau digital tidak bisa dihindarkan. Pasalnya, kelompok teroris itu melihat pangsa pasarnya seperti generasi milenial, generasi z, penggunanya sangat tinggi di dunia maya.

        “Mereka tahu karena yang disasar ini anak muda, jadi bukan lagi yang tua-tua. Bagi mereka yang tua itu masa lalu, tapi masa depan mereka adalah generasi muda,” imbuh Boy Rafli.

        Selain menurunya potensi radikalisme secara umum, survei juga menemukan terjadinya feminisasi radikalisme dimana indeks potensi radikalisme pada perempuan sedikit lebih tinggi dibanding laki-laki.  Indeks potensi radikalisme pada perempuan mencapai 12.3% sedangkan indeks potensi radikalisme pada laki-laki pencapai 12.1%.

        Selain itu juga terjadi urbanisasi radikalisme. Urbanisasi radikalisme merujuk pada lebih tingginya indeks potensi potensi radikalisme dikalangan urban (perkotaan) dibanding dikalangan rural (pedesaan). Temuan penelitian 2020 menunjukkan bahwa indeks potensi radikalisme dimasyarakat urban mencapai 12.3% dan dimasyarakat rural mencapai 12.1%.

        Selain itu juga terjadi radikalisasi generasi muda dan netizen yang menunjukkan bahwa indeks potensi radikalisme pada generasi Z mencapai 12.7%; kemudian pada milenial mencapai 12.4% dan pada gen X mencapai 11.7%. Hal ini tidak lepas dengan fenomena netizen yang aktif mencari konten keagamaan di internet memiliki indeks potensi radikalisme yang lebih tinggi (12.6%) dibanding dengan netizen yang tidak aktif mencari konten keagaman di internet (10.8%). Juga netizen  yang suka menyebar konten keagamaan ternyata lebih tinggi (13.3% )dibanding netizen yang tidak menyebar konten keagamaan (11.2%).

        Kepala BNPT menilai, keberadaan jaringan teroris global seperti Alqaeda dan ISIS sangat mempengaruhi cara berpikir netizen terutama generasi muda. Kelompok teroris ini berharap dengan penetrasi melalui dunia digital akan semakin banyak pendukung mereka yang mengusung ideologi terorisme yang karakternya mengedepankan kekerasan, intoleran, menghalalkan segala cara. Intinya mereka ingin memiliki pengikut yang masif di dunia ini.

        “Kalau kita lihat dari apa yang mereka capai, dalam kurun waktu lima tahun terakhir, bayangkan dari belahan dunia sekitar 120 negara mau berangkat untuk mengikuti seruan ISIS. PBB mencatat antara 35 ribu – 40 ribu, seluruh warga dunia terprovokasi dan kemudian berangkat untuk mengikuti apa yang diinginkan oleh kelompok ini, yaitu ikut dalam “perjuangan mereka” dengan seolah-olah sedang berjuang atas nama agama,” papar mantan Wakil Kepala Lemdiklat Polri ini.

        Boy Rafli menambahkan kondisi ini sangat memprihatinkan, terutama terhadap Warga Negara Indonesia (WNI) yang tidak bisa memahami jati diri bangsa ini. Hal ini sebenarnya tidak boleh terjadi.

        “Itu tantangan buat kita bahwa hilangnya pemahaman mereka terhadap ke-Indonesiaan, membuat mereka harus larut dalam kondisi seperti ini. Kelompok jaringan teror terus perang opini di dunia maya untuk meyakinkan seluruh isi dunia ini bahwa mereka layak untuk diikuti. Karena itu kita harus terus berupaya jangan sampai semakin banyak korban dari generasi milenial, generasi z, kemudian menyasar kaum orang tua agar tidak jadi bagian pergerakan itu,” harapnya.

        Survei itu juga mengungkap bahwa korelasi antara indeks kebhinnekaan dengan indeks potensi radikalisme berbanding terbalik, dengan nilai korelasi -0.94. Artinya semakin tinggi tingkat kebhinnekaan seseorang maka potensi radikalisme semakin rendah. Tingkat pemahaman dan sikap terhadap kebhinnekaan yang terefleksikan melalui indeks kebhinnekaan menunjukkan bahwa indeks kebhinnekaan cenderung lebih rendah pada perempuan, masyarakat urban, generasi muda (gen Z dan milenial) dan juga mereka yang aktif di internet. Indeks kebhinnekaan pada perempuan mencapai 82.5%, pada kalangan urban mencapai 82.6%, pada gen Z mencapai 82.2%, pada milenial mencapai 82.5%, pada mereka yang aktif mencari konten keagamaan mencapai 82.5% dan pada mereka yang menyebar konten keagamaan mencapai 81.8%.

        Selain itu, literasi digital belum mampu menjadi daya tangkal efektif. Literasi digital (yang diukur dari perilaku AISAS) belum mampu menjadi daya tangkal yang efektif. Hal ini ditunjukkan dari nilai korelasi antara kedua variabel yang tidak signifikan (r=0.004). Perilaku AISAS juga belum mampu mendorong peningkatan tingkat kebhinnekaan. Nilai korelasi antara antara kedua variabel tidak signifikan (r=0.074).

        Tidak bermaknanya perilaku AISAS dalam menjadi daya tangkal efektif dalam mereduksi radikalisme disebabkan karena proporsi netizen yang berperilaku AISAS masih rendah (5.8%). Netizen rentan terhadap paparan radikalisme Mayoritas responden mengakses internet (75.5%). Mayoritas gen Z mengakses internet (93%), demikian juga Milenial (85%), sedangkan gen X yang mengakses internet jumlahnya mencapai 54%. Netizen (mereka yang mengakses internet) mayoritas pernah menerima konten keagamaan (83%), mencari konten keagamaan (77%) dan menyebar konten keagamaan (52%). Mayoritas netizen sudah pada kategori medium user (aktif akses internet perhari 1-3 jam) dan heavy user (aktif akses internet). Mereka yang masuk kategori medium user persentasenya mencapai 34.6%, dan mereka yang masuk kategori heavy user mencapai 27.1%.

        “Kita perlu terus memberikan nasehat kepada anak-anak muda dan kemudian mengawasi. Bagaimana kita memberikan pendidikan yang baik kepada generasi muda khusunya agar cerdas menggunakan dunia maya. Karena tanpa literasi dan edukasi, mereka akan menjadi seperti masuk hutan belantara yang tidak tahu arahnya kemana. Mereka harus diarahkan agar generasi muda jangan sampai hobi mengkonsumsi informasi terkait radikalisme,” papar Boy Rafli.

        Selain itu, konten-konten tentang kebhinnekaan, nasionalisme, dan moderasi beragama harus diperkuat. Pasalnya, kelompok jaringan teror banyak  menggunakan simbol agama, seolah-olah mereka berjuang atas nama agama. Generasi muda harus terus dicerdaskan dengan melibatkan tokoh-tokoh untuk memberikan wawasan keagamaan yang baik terutama dalam moderasi beragama.

        “Jangan sampai mereka menjadi kelompok eksklusif yang ternyata berbeda dengan konstitusi negara, beda dengan ideologi kita Pancasila, berbeda dengan pemahaman Binneka tunggal ika,” tuturnya.

        Sementara itu, Lilik Purwadi, M.Si., peneliti dari Alvara Strategi Indonesia, menjelaskan bahwa metodologi penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara tatap muka kepada 13.700 responden di 32 provinsi, dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Kriteria responden adalah mereka yang berusia diatas 14 tahun hingga 55 tahun. Komposisi sampel sesuai dengan  demografi dan geografi penduduk Indonesia.

        “Sampel diambil dengan menggunakan Teknik Multistage Random Sampling dengan rumah tangga sebagai unit terkecil. Secara nasional margin of error penelitian ini sebesar 0.89% pada selang kepercayaan 95%. Survei dilakukan pada bulan Juli – Oktober 2020,” jelas Lilik.

        Tags: bnptBoy Raflikepala bnptliterasi digitalsurvei nasional BNPT
        Share198Tweet124Share50
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

        BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

        BNPT Kukuhkan 50 Duta Damai di Sumut, Perkuat Benteng Generasi Muda dari Radikalisme Digital

        October 30, 2026
        Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

        Penggerebekan Ponpes Ma’had Hamalatul Qur’an: Polisi Sebut Terkait Kasus Warung Mie Babi, Ponpes Soroti Cara Penanganan

        October 30, 2026
        WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

        WNI Asal Surabaya Tentara Bayaran Rusia Tewas di Garis Depan Medan Tempur

        October 30, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019