Brussels – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menarik perhatian berbagai pihak, termasuk pesepakbola Radja Nainggolan. Melalui akun media sosialnya, mantan pemain AS Roma itu mengunggah cuplikan kondisi bencana sambil menyertakan emoji tangan berdoa dan bendera Indonesia sebagai bentuk empati.
Nainggolan, pemain kelahiran Belgia yang memiliki darah Indonesia dari sang ayah yang berasal dari Batak Toba, memang kerap menunjukkan kedekatannya dengan tanah leluhur. Kariernya melambung di Italia setelah memulai perjalanan profesinya di Piacenza, kemudian tampil gemilang bersama Cagliari hingga membuatnya direkrut AS Roma dan Inter Milan.
Pemain berusia 37 tahun itu juga pernah menjajal kompetisi Indonesia dengan memperkuat Bhayangkara FC pada musim 2023/2024. Ia tampil 15 kali dan mencetak tiga gol, sebelum kembali ke Belgia dan bermain untuk Lokeren-Temse.
Di sisi lain, bencana yang melanda tiga provinsi tersebut masih menyisakan duka mendalam. BNPB melaporkan 744 orang meninggal dunia, sementara 551 warga masih dinyatakan hilang. Jumlah korban luka mencapai 2.000 orang, dengan total warga terdampak sekitar 3,3 juta dan lebih dari 1,1 juta harus mengungsi.
Kerusakan infrastruktur juga cukup masif. Tercatat 3.600 bangunan mengalami kerusakan berat, 2.100 rusak sedang, dan 3.700 rusak ringan. Kerusakan itu mencakup 42,5 persen fasilitas pendidikan, 1,18 persen fasilitas kesehatan, 16,97 persen tempat ibadah, serta lebih dari 39 persen jembatan di wilayah terdampak.

































































