Jakarta – Penunjukan John Herdman sebagai pelatih Tim Nasional Indonesia harus dimaknai sebagai langkah membangun fondasi jangka panjang, bukan sekadar mengejar hasil cepat di papan skor.
Penegasan itu disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani. Menurut Lalu, tugas utama Herdman adalah membenahi kualitas dasar permainan Timnas Indonesia, mulai dari disiplin taktik, etos kerja, hingga mental bertanding pemain saat tampil di level internasional.
“Penunjukan John Herdman kami harapkan membawa arah baru yang lebih profesional dan terukur bagi sepak bola nasional. Yang dibangun bukan hanya tim, tetapi sistem dan mentalitas,” ujar Lalu dalam keterangannya, Selasa.
Ia menilai, pengalaman Herdman di level internasional harus dimanfaatkan untuk menanamkan standar tinggi dalam persiapan tim, termasuk membentuk karakter pemain yang tangguh menghadapi tekanan kompetisi.
Selain peningkatan performa tim utama, Lalu juga menyoroti pentingnya regenerasi. Ia mendorong Herdman untuk memberi ruang luas bagi pemain muda Indonesia agar pembinaan berjalan berkesinambungan.
“Regenerasi tidak bisa ditunda. Potensi pemain muda harus dimaksimalkan, baik yang bermain di dalam negeri maupun di luar negeri, dengan seleksi yang objektif dan berbasis kualitas,” katanya.
Legislator yang membidangi olahraga itu juga menekankan perlunya sinergi antara pelatih tim nasional dengan klub-klub lokal. Menurutnya, kerja sama yang solid serta pencarian bakat hingga ke daerah-daerah menjadi kunci agar Timnas Indonesia semakin kompetitif di masa depan.
Di sisi lain, Lalu mengingatkan publik dan pendukung sepak bola nasional agar tidak membebani pelatih baru dengan tuntutan instan. Ia menilai, membangun fondasi kuat membutuhkan waktu, konsistensi, dan dukungan bersama.
“Prestasi berkelanjutan tidak lahir secara instan. Yang penting saat ini adalah peningkatan kualitas permainan, kedisiplinan taktik, dan mental bertanding di setiap level,” tegasnya.
Seperti diketahui, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi menunjuk John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia. Selain menangani tim senior, Herdman juga diberi mandat memimpin Timnas U-23.
Herdman menggantikan Patrick Kluivert yang diberhentikan PSSI pada Oktober 2025. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut penunjukan Herdman sebagai awal fase baru sepak bola nasional dengan pendekatan yang lebih modern dan berorientasi prestasi jangka panjang.

































































