Muara Teweh — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMP Negeri 2 Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, mendapat sambutan sangat positif dari siswa maupun orang tua. Program ini dinilai membantu pemenuhan gizi sekaligus meringankan beban ekonomi keluarga.
Kepala SMPN 2 Muara Teweh, Hanil, mengatakan mayoritas peserta didik di sekolah tersebut berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah, sehingga keberadaan MBG memberikan dampak nyata.
“Uang jajan anak-anak berkurang dan orang tua merasa sangat terbantu. Program ini benar-benar dirasakan manfaatnya,” ujar Hanil, Rabu, usai mendampingi kunjungan Wakil Ketua DPRD Barito Utara Henny Rosgiaty Rusli ke sekolah tersebut.
Menurut Hanil, MBG telah berjalan lancar sejak diluncurkan pada 22 September 2025. Selain meningkatkan asupan gizi siswa, program ini juga membantu orang tua yang sebelumnya harus menyiapkan bekal setiap hari.
“Orang tua menyampaikan apresiasi karena tidak lagi terbebani menyiapkan bekal. Anak-anak pun sangat antusias. Bahkan jika ada makanan tersisa, boleh dibungkus dan dibawa pulang, sehingga tidak terbuang,” jelasnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara, Syahmiluddin A. Surapati, menegaskan MBG merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang anak dan peningkatan prestasi belajar melalui pemenuhan gizi seimbang.
“Program ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan konsentrasi belajar siswa. Anak yang gizinya terpenuhi akan lebih fokus mengikuti pelajaran,” katanya.
Syahmiluddin menambahkan, pihaknya terus melakukan pemantauan dan evaluasi agar pelaksanaan MBG di seluruh sekolah berjalan sesuai standar, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Ia juga berharap dukungan dari DPRD, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan agar program tersebut terus berjalan.
“Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar manfaat program ini dapat dirasakan dalam jangka panjang dan berdampak pada peningkatan kualitas pendidikan di Barito Utara,” ujarnya.
Pelaksanaan MBG di SMPN 2 Muara Teweh diharapkan dapat menjadi contoh bagi sekolah lain serta menjadi bagian dari upaya menciptakan generasi Barito Utara yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

































































