Merauke – Peringatan Jumat Agung hingga perayaan Paskah 2026 di Papua berlangsung aman dan damai. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyebut kondisi kondusif tersebut merupakan hasil koordinasi erat antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat.
Ia menyampaikan hal itu saat berada di Merauke, Senin (6/4/2026), usai memantau langsung rangkaian perayaan di wilayah yang dikenal sebagai Bumi Cenderawasih. Menurutnya, seluruh rangkaian ibadah berjalan khidmat dengan suasana penuh kedamaian.
Lucky menilai perayaan Paskah tahun ini mencerminkan kedewasaan masyarakat dalam menjaga harmoni kehidupan berbangsa. Nilai-nilai pengorbanan, kasih, dan kemanusiaan dalam tradisi Kristiani disebutnya sejalan dengan semangat persaudaraan dan persatuan nasional.
Ia juga menegaskan bahwa prajurit TNI yang beragama Nasrani turut beribadah bersama masyarakat. Kehadiran aparat, kata dia, tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat kebersamaan di tengah keberagaman.
Menurut Lucky, keberhasilan menjaga situasi tetap aman selama Jumat Agung dan Paskah menjadi bukti bahwa semangat religius dan nasionalisme dapat berjalan berdampingan. Kondisi tersebut dinilai memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Ia menambahkan, suasana damai yang tercipta selama perayaan Paskah menunjukkan Papua sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi dan persatuan. Nilai kebersamaan itu diharapkan terus menjadi fondasi dalam membangun masa depan yang lebih kuat.

































































