MAGELANG – Aliansi Asta Cita Merah Putih 08 meluncurkan Gerakan Minum Susu di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan yang digelar di Prima Dairy, Kecamatan Muntilan, Sabtu (18/7), juga menjadi ajang memperkuat kolaborasi antara pemerintah, pelaku peternakan, pelaku usaha mikro, serta masyarakat dalam mendukung peningkatan gizi anak.
Peluncuran gerakan tersebut dihadiri komunitas peternak kambing Etawa dari berbagai daerah, relawan Prabowo-Gibran, organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah unsur pemerintah daerah dan aparat kewilayahan.
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Ricky Tamba, mengatakan Gerakan Minum Susu merupakan bagian dari upaya mendorong keberhasilan Program MBG yang menempatkan pemenuhan gizi anak sebagai salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia.
Menurut Ricky, gagasan penyediaan susu bagi anak-anak telah lama menjadi perhatian Presiden Prabowo Subianto melalui konsep “Revolusi Putih”, yang kemudian menjadi salah satu komponen dalam Program Makan Bergizi Gratis.
“Gerakan Minum Susu adalah perjuangan bersama guna menyukseskan MBG. Hari ini kami berkumpul bersama para relawan dan komunitas peternak untuk menyusun langkah-langkah yang dapat mendukung keberhasilan program tersebut,” ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (19/7).
Ia juga mengajak masyarakat untuk turut mengawal berbagai Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintah, seperti MBG, Cek Kesehatan Gratis, Sekolah Rakyat, Sekolah Unggulan Garuda, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga program hilirisasi pertanian agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Ricky menilai keberhasilan MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi anak, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi petani, peternak, dan pelaku usaha lokal yang menjadi bagian dari rantai pasok pangan.
“Gerakan Minum Susu dan MBG bukan hanya investasi untuk melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat melalui sektor pertanian, peternakan, dan perkebunan,” katanya.
Ketua Umum Aliansi Asta Cita Merah Putih 08, Endy Lesmana, berharap gerakan tersebut mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya konsumsi susu sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang sekaligus memperkuat implementasi Program MBG.
Ia menilai kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan program peningkatan gizi nasional.
Sementara itu, tuan rumah kegiatan, Haji Paryanto, menyampaikan apresiasi atas kehadiran berbagai pihak yang memberikan dukungan kepada para peternak dan produsen susu kambing Etawa. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat sinergi antara pemerintah, peternak, UMKM, dan media dalam membangun ekosistem pendukung MBG.
Peternak yang hadir berasal dari berbagai wilayah, antara lain kawasan lereng Merapi, Lembah Mendut, Jawa Timur, Bali, hingga Kalimantan Timur. Mereka memanfaatkan forum tersebut untuk berdialog mengenai peluang pengembangan produksi susu serta kontribusinya terhadap kebutuhan program pemerintah.
Selain peluncuran Gerakan Minum Susu, kegiatan juga diisi dengan penyaluran santunan dan pembagian susu kepada anak yatim dan piatu sebagai bagian dari aksi sosial. Acara kemudian dilanjutkan dengan dialog antara perwakilan pemerintah dan komunitas peternak mengenai penguatan sektor peternakan serta kesiapan memasok kebutuhan gizi dalam Program Makan Bergizi Gratis.
Melalui kegiatan ini, penyelenggara berharap semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat dalam membangun ekosistem pangan bergizi berbasis potensi lokal, sehingga Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya meningkatkan kualitas kesehatan anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor peternakan dan usaha kecil.
































































