• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Penolakan UAS Bukan Islamophobia, Singapura Ingin Lindungi dari Intoleransi dan Radikalisme

Penolakan UAS Bukan Islamophobia, Singapura Ingin Lindungi dari Intoleransi dan Radikalisme

May 24, 2022
23 Tahun Membela Portugal, Cristiano Ronaldo Akhirnya Ucapkan Selamat Tinggal

23 Tahun Membela Portugal, Cristiano Ronaldo Akhirnya Ucapkan Selamat Tinggal

November 6, 2026
Kelompok Radikal Salahgunakan Tafsir Keagamaan Atasnamakan Islam

Radikalisme Digital Incar Ruang Privat Pelajar, Waspadalah!

November 6, 2026
Waspada Perekrutan Ekstrem Lewat Game Online, Kesbangpol Babel Perkuat Ideologi Pelajar

Waspada Perekrutan Ekstrem Lewat Game Online, Kesbangpol Babel Perkuat Ideologi Pelajar

November 6, 2026
“Si Rukun” Upaya Kemenag Bekali Penyuluh Cegah Konflik Keagamaan Sejak Dini

“Si Rukun” Upaya Kemenag Bekali Penyuluh Cegah Konflik Keagamaan Sejak Dini

November 6, 2026
Gaungkan Islam Wasathiyah di Madinah, MUI Ajak Dunia Islam Perkuat Persatuan

Gaungkan Islam Wasathiyah di Madinah, MUI Ajak Dunia Islam Perkuat Persatuan

November 6, 2026
Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Harus Dituntut Hukuman Maksimal dan Dilarang Mengajar Lagi

Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Harus Dituntut Hukuman Maksimal dan Dilarang Mengajar Lagi

November 6, 2026
Perkuat Peran Guru dan Keluarga, BNPT Bangun Ketahanan Pelajar di Sumbar

Perkuat Peran Guru dan Keluarga, BNPT Bangun Ketahanan Pelajar di Sumbar

November 5, 2026
Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT, Asisten AI untuk Akses Fatwa Tarjih

Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT, Asisten AI untuk Akses Fatwa Tarjih

November 5, 2026
Drama Lima Gol di Red Bull Arena, Man City Tekuk Leipzig 3-2

Drama Lima Gol di Red Bull Arena, Man City Tekuk Leipzig 3-2

November 5, 2026
Dua Kali Unggul, Liverpool Tumbang 2-3 di Kandang Fenerbahce

Dua Kali Unggul, Liverpool Tumbang 2-3 di Kandang Fenerbahce

November 5, 2026
Como 1907 Mengamuk di Prancis, Bantai Lens 9-1 dan Ukir Sejarah Liga Champions

Como 1907 Mengamuk di Prancis, Bantai Lens 9-1 dan Ukir Sejarah Liga Champions

November 5, 2026
Drama Comeback, Real Madrid Menang 3-2 di Kandang AEK Lewat Gol Telat Valverde

Drama Comeback, Real Madrid Menang 3-2 di Kandang AEK Lewat Gol Telat Valverde

November 5, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Kelompok Radikal Salahgunakan Tafsir Keagamaan Atasnamakan Islam

    Radikalisme Digital Incar Ruang Privat Pelajar, Waspadalah!

    Waspada Perekrutan Ekstrem Lewat Game Online, Kesbangpol Babel Perkuat Ideologi Pelajar

    Waspada Perekrutan Ekstrem Lewat Game Online, Kesbangpol Babel Perkuat Ideologi Pelajar

    “Si Rukun” Upaya Kemenag Bekali Penyuluh Cegah Konflik Keagamaan Sejak Dini

    “Si Rukun” Upaya Kemenag Bekali Penyuluh Cegah Konflik Keagamaan Sejak Dini

    Gaungkan Islam Wasathiyah di Madinah, MUI Ajak Dunia Islam Perkuat Persatuan

    Gaungkan Islam Wasathiyah di Madinah, MUI Ajak Dunia Islam Perkuat Persatuan

    Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Harus Dituntut Hukuman Maksimal dan Dilarang Mengajar Lagi

    Pelaku Kekerasan Seksual di Pesantren Harus Dituntut Hukuman Maksimal dan Dilarang Mengajar Lagi

    Perkuat Peran Guru dan Keluarga, BNPT Bangun Ketahanan Pelajar di Sumbar

    Perkuat Peran Guru dan Keluarga, BNPT Bangun Ketahanan Pelajar di Sumbar

    Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT, Asisten AI untuk Akses Fatwa Tarjih

    Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT, Asisten AI untuk Akses Fatwa Tarjih

    Waspada Propaganda Digital, BNPT Perkuat Peran Penggerak Desa Siapsiaga

    Waspada Propaganda Digital, BNPT Perkuat Peran Penggerak Desa Siapsiaga

    Ancaman Global Bergeser, Unhan RI dan RSIS Singapura Bahas Strategi Hadapi Perang Asimetris

    Ancaman Global Bergeser, Unhan RI dan RSIS Singapura Bahas Strategi Hadapi Perang Asimetris

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      23 Tahun Membela Portugal, Cristiano Ronaldo Akhirnya Ucapkan Selamat Tinggal

      23 Tahun Membela Portugal, Cristiano Ronaldo Akhirnya Ucapkan Selamat Tinggal

      Drama Lima Gol di Red Bull Arena, Man City Tekuk Leipzig 3-2

      Drama Lima Gol di Red Bull Arena, Man City Tekuk Leipzig 3-2

      Dua Kali Unggul, Liverpool Tumbang 2-3 di Kandang Fenerbahce

      Dua Kali Unggul, Liverpool Tumbang 2-3 di Kandang Fenerbahce

      Como 1907 Mengamuk di Prancis, Bantai Lens 9-1 dan Ukir Sejarah Liga Champions

      Como 1907 Mengamuk di Prancis, Bantai Lens 9-1 dan Ukir Sejarah Liga Champions

      Drama Comeback, Real Madrid Menang 3-2 di Kandang AEK Lewat Gol Telat Valverde

      Drama Comeback, Real Madrid Menang 3-2 di Kandang AEK Lewat Gol Telat Valverde

      Luar Biasa, Tertinggal Lebih Dulu, Persib Comeback Jungkalkan Melbourne Victory 2-1

      Luar Biasa, Tertinggal Lebih Dulu, Persib Comeback Jungkalkan Melbourne Victory 2-1

      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Nasional

        Penolakan UAS Bukan Islamophobia, Singapura Ingin Lindungi dari Intoleransi dan Radikalisme

        by admin
        May 24, 2022
        in Nasional, News
        0
        Penolakan UAS Bukan Islamophobia, Singapura Ingin Lindungi dari Intoleransi dan Radikalisme
        497
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Jakarta – Ustadz Abdul Somad (UAS) dilarang untuk memasuki wilayah Singapura oleh pemerintah setempat pada tanggal 17 Mei 2022 lalu. Otoritas pemerintah Singapura  menyatakan, penolakan ini sebagai akibat dari paham ekstrem yang pernah disebarkan UAS melalui dakwahnya. Hal ini kemudian menjadi perbincangan hangat di tanah air, hingga dikaitkan dengan islamofobia hingga muncul narasi ‘negara Kafir’, kriminalisasi terhadap ulama dan seruan untuk ganyang Singapura.

        Dosen Magister Ilmu Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) dari Universitas Muhammadiyah Jakarta, Drs. Sri Yunanto, M.Si, Ph.D, mengemukakan apresiasinya terhadap ketegasan pemerintah negara Singapura terkait persoalan ini. Menurutnya kejadian penolakan UAS untuk masuk Singapura merupakan bagian dari hak kedaulatan Singapura guna melindungi eksistensi negaranya dari  paham intoleransi dan radikalisme.

        “Saya mengapresiasi apa yang dilakukan pemerintah Singapura. Dalam artian bahwa Singapura sudah mempunyai satu sikap yang sangat tegas terhadap paham paham yang membahayakan persatuan dan kesatuan bagi bangsa dan masyarakatnya,” ujar Drs. Sri Yunanto, M.Si, Ph.D di Jakarta, Senin (23/5/2022).

        Ia melanjutkan, dalam kasus UAS ini masyarakat seharusnya juga menyadari bahwa di era digital seperti sekarang ini jejak digital itu bukanlah hal yang mudah dihilangkan. Terlebih yang terkait pada pernyataan SARA dan ujaran kebencian terhadap kelompok lain. Singapura sendiri mempunyai komitmen yang sangat besar menjaga pluralisme keberagaman bangsanya.

        “Mau bilang apa pun, tapi jejak digital itu nggak bisa dihilangkan. Jejak digital itu borderless, tidak ada batas. Singapura cukup ‘berhati-hati’ terhadap segala macam ide-ide atau pikiran-pikiran dalam pemahaman UAS yang bisa membahayakan kesatuan Singapura seakan muncul gitu,”ucap Sri Yunanto.

        Lebih lanjut Sri Yunanto lantas mengkritisi sebaran narasi yang beredar dari kelompok radikal yang mengaitkan dengan islamophobia, kriminalisasi ulama hingga narasi ‘Negara Kafir’. Menurutnya, ini merupakan hal yang berlebihan dan tidak berdasar.

        Dirinya menegaskan bahwa sikap Singapura ini tidak lain karena negara tersebut memiliki kedaulatan dan regulasinya sendiri dalam melindungi warga negaranya yang juga plural.

        “Jadi itu bukan islamophobia ataupun kriminalisasi ulama. Tetapi apa yang dilakukan Singapura ini adalah untuk me-warning bahwa jangan sampai agama itu dijadikan sumber terhadap perpecahan dan suku ataupun etnik yang dapat membahayakan kesatuan dan persatuan bagi warga di Singapura,” katanya.

        Oleh karenanya, Sri Yunanto juga menyayangkan sikap UAS dalam persoalan ini. Ia  berharap agar kejadian ini dapat menjadi pelajaran yang dapat diambil oleh semua pihak khususnya tokoh agama untuk dapat memberikan dakwah yang menyejukkan, mendamaikan dan mempersatukan seluruh umat manusia.

        “Saya kira ini buat Ustadz Abdul Somad sendiri kedepannya juga harus bisa menunjukkan bagaimana kemudian di dalam ceramah-ceramahnya nanti bisa menunjukkan kesejukan menunjukkan persatuan dan  toleransi antar umat beragama,”ujarnya.

        Menurutnya, bahwa seseorang itu diterima dan ditolak masuk ke sebuah negara lain itu sesuatu hal yang wajar. Wajar dalam artian ada alasan-alasan yang tidak bisa disama ratakan dan ini buat semuanya, terutama buat para pendakwah.

        “Sebenarnya  bukan hanya Islam saja kalau dalam kasus di Singapura ini. Dulu pendeta dari agama Kristen asal Amerika  yang mengajarkan kebencian kepada umat Islam atau ide-ide yang yang mengajarkan kekerasan dan intoleransi itu juga pernah ditolak masuk Singapura juga kan. Jadi bahasanya pemerintah Singapura ini sopan,’anda ditolak masuk’. Jadi dia (UAS) bukan ditangkap,” tegasnya.

        Dalam hal ini, ia melihat masyarakat masih belum mampu menerima fakta bahwa praktik penyebaran paham radikalisme dan intoleransi yang sudah sangat masif menjangkiti serta masuk ke semua lini kehidupan bermasyarakat. Karena itu, masyarakat perlu disadarkan, disamakan persepsi bahwa semua agama tentunya mengajarkan perdamaian, kemudian antar pemeluk agama ini mempunyai satu sikap yang toleran dan menolak tafsir-tafsir dari agama yang radikal untuk tujuan-tujuan kekerasan seperti terorisme.

        Disamping itu, ia menilai pentingnya peran tokoh agama dan tokoh masyarakat dalma hal ini meredam situasi ditengah masyarakat agar tidak berlarut hingga menimbulkan perpecahan. Sri Yunanto berharap segenap tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk mampu menjernihkan melalui dakwah moderat.

        “Saya kira tokoh-tokoh moderat itu bisa juga membantu menjernihkan. Untuk melihat masalah ini dengan jernih. Jangan sampai ada pandangan apa yang terjadi kepada Ustadz Abdul Somad ini itu dianggap sebagai kriminalisasi ulama, padahal sebenarnya nggak seperti itu,” jelas ucap peraih Doktoral dari Universiti Sains Malaysia ini.

        Dalam kesempatan yang sama, Sri Yunanto juga melihat bahwa permasalahan UAS yang terjadi harus juga menjadi tantangan bagi pemerintah Indonesia untuk segera mem-breakdown atau mendetailkan aturan-aturan dalam perpektif hukum agar penanganan radikalisme dapat dilakukan secara lebih masif.

        “Saya kira negara juga harus segera mem-breakdown atau mendetailkan aturan-aturan itu dalam Undang-Undang  No. 5 Tahun 2018 untuk menangani radikalisme dan terorisme dari hulu sampai hilir,” ucapnya.

        Ia menegaskan bahwa dalam kasus UAS ini tidak ada unsur kriminalisasi terhadap ulama sebagaimana narasi yang tersebar. Namun ia juga optimis ketegangan ini bisa diperbaiki dengan komunikasi antara pihak UAS dan pemerintah Indonesia sendiri guna meluruskan isu-isu yang beredar.

        “Sekali lagi saya katakan bahwa saya tidak melihat bahwa Ustadz Abdul Somad itu dikriminalisasi. Lain halnya kalau misalnya UAS ini ditangkap pemerintah Singapura, maka bagaimanapun UAS ini  sebagai warga negara Indonesia berhak mendapatkan perlindungan dari negaranya. Konsen pemerintah Singapura itu  adalah soal substansi apa yang pernah disampaikan dalam dakwahnya, bukan individunya,” tandasnya.

        Tags: intoleransiradikalismesingapurasri yunantoUASUstadz Abdul Somad
        Share199Tweet124Share50
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        23 Tahun Membela Portugal, Cristiano Ronaldo Akhirnya Ucapkan Selamat Tinggal

        23 Tahun Membela Portugal, Cristiano Ronaldo Akhirnya Ucapkan Selamat Tinggal

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        23 Tahun Membela Portugal, Cristiano Ronaldo Akhirnya Ucapkan Selamat Tinggal

        23 Tahun Membela Portugal, Cristiano Ronaldo Akhirnya Ucapkan Selamat Tinggal

        November 6, 2026
        Kelompok Radikal Salahgunakan Tafsir Keagamaan Atasnamakan Islam

        Radikalisme Digital Incar Ruang Privat Pelajar, Waspadalah!

        November 6, 2026
        Waspada Perekrutan Ekstrem Lewat Game Online, Kesbangpol Babel Perkuat Ideologi Pelajar

        Waspada Perekrutan Ekstrem Lewat Game Online, Kesbangpol Babel Perkuat Ideologi Pelajar

        November 6, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019