• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Ratusan Umat Kristiani Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di MPR RI

Ratusan Umat Kristiani Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di MPR RI

July 23, 2024
Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

September 21, 2026
Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

September 21, 2026
Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

September 21, 2026
Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

September 21, 2026
DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

September 20, 2026
Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

September 17, 2026
BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

September 17, 2026
“Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

“Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

September 17, 2026
Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

September 17, 2026
FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

September 17, 2026
Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

September 17, 2026
Konflik Timur Tengah Picu Gelombang Propaganda Baru, Asia Tenggara Terancam

Konflik Timur Tengah Picu Gelombang Propaganda Baru, Asia Tenggara Terancam

September 17, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

    Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

    Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

    Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

    Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

    Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

    Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

    Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

    DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

    DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

    Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

    Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

    BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

    BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

    “Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

    “Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

    Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

    Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Nasional

        Ratusan Umat Kristiani Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di MPR RI

        by admin
        July 23, 2024
        in Nasional, News
        0
        Ratusan Umat Kristiani Ikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di MPR RI
        498
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Jakarta – Ratusan umat Kristen yang terhimpun dalam ‘Central Kristen Indonesia (CKI)’ mengikuti Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika Gedung Nusantara V, Komplek Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Senin (22/7/2024). Sosialisasi menghadirkan narasumber Wakil Ketua MPR Dr. H. Muhammad Hidayat Nur Wahid, Lc., MA (HNW) dan anggota MPR/DPR Dr. H. Mardani Ali Sera, M.Eng. 

        Pimpinan CKI yang hadir dalam sosialisasi itu, Ketua Umum DPP CKI Brigjend Pol (Purn) Dr. Karel Albert Rahalu, Sekjen CKI Pdt Dr. Herry Saragih, Ketua CKI DPD Jakarta Pdt. Kol (Purn) Robert Haposan, dan ketua-ketua CKI Jawa Tengah serta Banten.

        Di hadapan ratusan peserta sosialisasi, HNW mengatakan ini merupakan Sosialisasi Empat Pilar MPR yang bersejarah karena mendapat kehormatan kunjungan dari pimpinan dan anggota CKI. 

        “Meski kami sudah terbiasa bertemu dan menerima beragam komunitas kristiani”, ujarnya, “Kami juga pernah melakukan sosialisasi di Manado, Sulawesi utara atas undangan Komunitas Kristiani di sana,”kata HNW.

        “Menerima dari beragam delegasi membuktikan MPR merupakan rumah untuk seluruh rakyat Indonesia,” imbuh Ketua Badan Wakaf Pondok Mondern Darussalam Gontor itu.

        HNW mengungkapkan bahwa sosialisasi ini diperuntukan untuk seluruh warga bangsa, baik yang ada di Indonesia maupun di luar negeri. 

        HNW juga mengungkapkan sosialisasi digelar bersama dengan berbagai kampus, sekolah, kelompok agama, ormas, profesi, komunitas. Bahkan Sosialisasi Empat Pilar ini juga digelar di luar negeri.

        Diceritakannya bahwa suatu saat ia melakukan kunjungan delegasi ke kantor PBB di Geneva, Swiss. Selepas mengunjungi kantor berhimpunnya negara di dunia itu, ia berkunjung ke Kantor IPU (Inter Parliementary Union), wahana berhimpunnya parlemen dari berbagai negara. Markas IPU juga di Geneva.

        Saat di IPU, alumni Universitas Madinah, Saudi Arabia, itu menjelaskan tugas dan kewenangan MPR, salah satunya melakukan Sosialiasi Empat Pilar. Mendapat pemaparan demikian, Pimpinan IPU merasa kaget karena ada negara yang mengurusi warganya demikian cermatnya sampai-sampai ideologi dan konstitusi disosialisasikan.

        “Indonesia merupakan satu-satunya negara di dunia yang parlemennya melakukan itu”, tukasnya.

        Empat Pilar ini merupakan warisan sikap kenegarawanan para pendiri bangsa. Bangsa ini didirikan oleh Bapak dan Ibu Bangsa. “Fakta bahwa Indonesia tidak hanya didirikan oleh Bapak Bangsa namun juga dilahirkan oleh Ibu Bangsa,”, ungkap HNW. 

        Dari anggota BPUPK, dua di antaranya adalah dari kaum Perempuan. Dua Ibu Bangsa itu adalah

        Raden Nganten Siti Sukaptinah Sunaryo Mangunpuspito dan Mr. Hj. Raden Ayu Maria Ulfah. Dua-duanya aktivis perempuan. Maria Ulfah adalah perempuan pertama dari Indonesia yang mendapat gelar master hukum di masa kolonialisme Belanda. Ia lulusan Universitas Leiden. Selanjutnya ia menjadi menteri sosial.

        Bapak dan Ibu Bangsa itu menurut HNW memberikan warisan kenegarawanan. Warisan kenegarawanan yang diturunkan ke anak dan cucunya hingga saat ini adalah disepakatinya Pancasila sebagai dasar negara, UUD Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara.

        Empat hal tersebut dilahirkan dengan perdebatan yang begitu  akrab dan hangat. Lebih lanjut diungkapkan, Bapak dan Ibu Bangsa dalam dinamika yang ada saling memberi, menerima, mendengarkan, dan bisa memutuskan pendapat secara bersama. Hal demikian merupakan dinamika positif yang luar biasa, keteladanan yang sangat merakyat, yang harus menjadi inspirasi kita sehingga selamst dan merdekalah Indonesia dengan disepakatinya Pancasila, UUD Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika melalui proses yang sangat demokratis.

        Dalam mencari rumusan dasar negara, dalam sidang-sidang BPUPK, 29 Mei hingga 1 Juni 1945, ada pikiran-pikiran kebangsaan yang disampaikan oleh Soekarno, Mohammad Yamin, dan Soepomo. Soekarno berpidato dengan menyampaikan gagasan dasar negara yang terdiri dari lima sila yaitu, kebangsaan, kemanusiaan, demokrasi,  keadilan sosial,  dan ketuhanan.

        Dari anggota BPUPK yang berasal dari latar golongan Islam, menghendaki atau mengusulkan dengan pendekatan yang demokratris, dengan didasari bangsa ini mayoritas penduduk beragama Islam maka golongan Islam mngusulkan agar Islam menjadi dasar negara.

        Dua usulan yang ada, yakni kebangsaan dan Islam, tidak membuat rapat BPUPK mengalami deaclock, saling menegasikan atau saling memusuhi. Untuk mencari titik temu maka dibentuklah panitia khusus. Dr. Radjiman W sebagai Ketua BPUPK pun membentuk Panitia 8. Panitia ini diketuai oleh Soekarno.

        Melihat komposisi Panitia 8 yang tidak proporsional maka Soekarno dengan kenegarawanannya membentuk Panitia 9 sebab bila masih berjumlah 8 orang maka hal demikian tidak menyelesaikan masalah karena tidak adil dan tidak akan menghadirkan suatu kompromi sebab komposisnya timpang.

        Di Panitia 9 ada empat dari kalangan nasionalis non-agama dan lima dari kalangan nasionalis agama. Dari kalangan nasionalis non-agama adalah Soekarno, Mohammad Hatta, Mohammad Yamin, dan Achmad Soebardjo. Sedang dari kalangan nasionalis agama adalah Alexander Andries (AA) Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdoel Kahar Moezakir, Agus Salim, dan Kiai Haji Abdul Wahid Hasjim. 

        “Lima dari kelompok nasionalis agama, empat Muslim, satu kristiani yakni AA Maramis,” ungkap HNW.

        HNW dengan tegas mengatakan dirinya tidak menggunakan istilah kelompok nasionalis dan agama sebab hal demikian akan menimbulkan kesalahan pikiran orang. Bila menggunakan istilah itu seolah-olah yang nasionalis tidak beragama, yang beragama tidak nasionalis. “Itu pendapat yang tidak tepat”, paparnya.

        Meski berbeda golongan dan agama, akhirnya Panitia 9 menyepakati Pancasila sebagai dasar negara. Meski sudah sepakat Pancasila namun saat itu masalahnya belum selesai sebab Sila I yang masih mengadung 7 kata, yakni ‘dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya’ mendapat respon keberatan dari perwakilan Indonesia bagian timur. Salah satu toko yang merasa keberatan dengan 7 kata itu adalah Mr. Latuharhary.

        Meski ada keberatan hal demikian menurut HNW tidak membuat bangsa ini pecah namun Bapak dan Ibu Bangsa tetap mampu dan mau mencari solusi. Salah satu anggota Panitia 9, yakni Bung Hatta, bertemu dengan tokoh-tokoh umat Islam kemudian menyampaikan tentang masalah ini. 

        “Tanpa berlama-lama 4 tokoh umat Islam itu memahami dan menyepakati untuk mengubah 7 kata dalam Piagam Jakarta menjadi Ketuhanan yang Mahaesa,” ujarnya. 

        Ia menambahkan bahwa sikap umat Islam yang menerima penghapusan 7 kata membuat bangsa ini selamat dari perpecahan, dan disepakatilah rumusan akhir dari Pancasila, yang disahkan pada 18 Agustus 1945, dan termaktub dalam alinea ke 4 Pembukaan UUD 45.

        “Jadi keterbukaan, kebersamaan, keberanian berpendapat, menerima pendapat, berdialog secara dewasa, mencari dan menyepakati maslahat terbesar bagi bangsa dan negara, itulah yang menjadi keteladanan dan kenegarawanan yang diwariskan Bapak & Ibu Bangsa dan menjadi solusi atas berbagai masalah bangsa”, tegasnya.

        HNW lebih lanjut mencontohkan banyak peristiwa bisa tersolusikan berkat adanya faktor di atas, seperti kembalinya bentuk negara ke NKRI. “Ketua Fraksi Islam Masyumi di Parlemen, Mohammad Natsir, dengan dukungan dari kelompok Katolik, Kristen, dan yang lainnya, berjasa mengembalikan bentuk negara dari RIS ke NKRI, sesuai cita-cita Indonesia Merdeka,”, paparnya..

        Karenanya HNW berkesimpulan dan berharap agar keberagaman agama tidak membuat bangsa ini pecah atau terpisah namun justru bisa makin kuat dan bersatu padu. 

        “Agama yang menjadi sila pertama Pancasila dan ketentuan UUD 45, menjadi solusi masalah bangsa dan bukan sebaliknya”, pungkasnya.

        Tags: Bhinneka Tunggal IkaCentral Kristen IndonesiaHidayat Nur WahidHNWMPR RInkriSosialisasi Empat Pilar MPR RIumat kristen
        Share199Tweet125Share50
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

        Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

        Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

        September 21, 2026
        Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

        Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

        September 21, 2026
        Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

        Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

        September 21, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019