Manchester – Casemiro menjadi salah satu pemain yang sering dikritik di tengah lambatnya awal musim Manchester United, namun dia menegaskan bahwa performanya tetap baik.
Manchester United saat ini berada di papan tengah Liga Inggris, terpaut 13 poin dari Liverpool yang memimpin klasemen. Kemenangan 3-0 atas Leicester City akhir pekan lalu menjadi kemenangan kedua Setan Merah dalam tujuh pertandingan liga terakhir.
Di ajang Carabao Cup, MU menunjukkan hasil lebih positif dengan berhasil mencapai perempat final. Namun, di Liga Europa, Casemiro dan timnya baru meraih satu kemenangan, yaitu 2-0 melawan PAOK Salonika.
Performa tidak konsisten MU turut membawa sorotan kepada Casemiro. Gelandang asal Brasil ini, yang pernah menjadi bintang di Real Madrid, sempat dirumorkan akan dijual menyusul penampilannya yang buruk, terutama saat MU kalah 0-3 dari Liverpool di Old Trafford pada bulan September.
Meski begitu, Casemiro menunjukkan bahwa dirinya masih bisa diandalkan. Sejak Kobbie Mainoo cedera, Casemiro telah bermain dalam 16 pertandingan untuk MU dan mencetak tiga gol.
Casemiro mengakui bahwa penampilannya yang buruk melawan Liverpool sejalan dengan performa tim secara keseluruhan. Fokusnya kini adalah membantu MU mencapai hasil terbaik di akhir musim.
“Semua bisa melihatnya, bukan? Saya hanya bermain melawan Liverpool, bukan begitu?” ujar Casemiro, dilansir ECHO.
“Seluruh tim tidak bermain bagus di pertandingan itu atau di musim ini. Ketika gol-gol tidak tercipta, tentu saja tim terluka, tetapi sejauh ini saya merasa sudah menjalani musim yang baik.”
“Saya ingin terus berkembang, membantu rekan-rekan setim, pelatih, dan membantu Manchester United untuk sukses. Semua orang tahu apa tugas saya,” tegasnya.

































































