• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Mantan Teroris Yakin Pendekatan Humanis dan Soft Approach BNPT Efektif “Sembuhkan” WNI Eks ISIS

Mantan Teroris Yakin Pendekatan Humanis dan Soft Approach BNPT Efektif “Sembuhkan” WNI Eks ISIS

February 12, 2020
Institusi Pendidikan Tak Boleh Abai Terhadap Ideologi Radikal Terorisme

Ki Darmaningtyas: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Cegah Radikalisme Anak

November 4, 2026
Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme, TMMD ke-130 Kodim Ambon Gelar Wawasan Kebangsaan Nusaniwe

Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme, TMMD ke-130 Kodim Ambon Gelar Wawasan Kebangsaan Nusaniwe

November 4, 2026
Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Maknai Ulang Toleransi: Cari Persamaan, Bukan Sekadar Kompromi dalam Perbedaan

Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Maknai Ulang Toleransi: Cari Persamaan, Bukan Sekadar Kompromi dalam Perbedaan

November 4, 2026
Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Polisi Malang Ajak Siswa Hormati Keberagaman

Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Polisi Malang Ajak Siswa Hormati Keberagaman

November 4, 2026
Temui Pimpinan KWI, Kapolri Tegaskan Komitmen Jaga Kebebasan Beribadah

Temui Pimpinan KWI, Kapolri Tegaskan Komitmen Jaga Kebebasan Beribadah

November 4, 2026
Tak Cukup Kenali Propaganda, BNPT Dorong Pelajar Jambi Lawan Narasi Kebencian Lewat Konten Positif

Tak Cukup Kenali Propaganda, BNPT Dorong Pelajar Jambi Lawan Narasi Kebencian Lewat Konten Positif

November 4, 2026
Dari Roblox hingga Mobile Legends, Bakesbangpol Lotim Waspadai Penyebaran Paham Ekstrem di Game

Dari Roblox hingga Mobile Legends, Bakesbangpol Lotim Waspadai Penyebaran Paham Ekstrem di Game

November 4, 2026
UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

November 3, 2026
Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

November 3, 2026
Wamenag: Mahasiswa Harus Jadi Penjaga Moderasi dan Persatuan Nasional

Wamenag Ingatkan Santri Waspadai Empat Ancaman Generasi Muda

November 3, 2026
Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

November 3, 2026
Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

November 3, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Institusi Pendidikan Tak Boleh Abai Terhadap Ideologi Radikal Terorisme

    Ki Darmaningtyas: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Cegah Radikalisme Anak

    Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme, TMMD ke-130 Kodim Ambon Gelar Wawasan Kebangsaan Nusaniwe

    Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme, TMMD ke-130 Kodim Ambon Gelar Wawasan Kebangsaan Nusaniwe

    Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Maknai Ulang Toleransi: Cari Persamaan, Bukan Sekadar Kompromi dalam Perbedaan

    Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Maknai Ulang Toleransi: Cari Persamaan, Bukan Sekadar Kompromi dalam Perbedaan

    Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Polisi Malang Ajak Siswa Hormati Keberagaman

    Tanamkan Cinta Tanah Air Sejak Dini, Polisi Malang Ajak Siswa Hormati Keberagaman

    Temui Pimpinan KWI, Kapolri Tegaskan Komitmen Jaga Kebebasan Beribadah

    Temui Pimpinan KWI, Kapolri Tegaskan Komitmen Jaga Kebebasan Beribadah

    Tak Cukup Kenali Propaganda, BNPT Dorong Pelajar Jambi Lawan Narasi Kebencian Lewat Konten Positif

    Tak Cukup Kenali Propaganda, BNPT Dorong Pelajar Jambi Lawan Narasi Kebencian Lewat Konten Positif

    Dari Roblox hingga Mobile Legends, Bakesbangpol Lotim Waspadai Penyebaran Paham Ekstrem di Game

    Dari Roblox hingga Mobile Legends, Bakesbangpol Lotim Waspadai Penyebaran Paham Ekstrem di Game

    UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

    UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

    Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

    Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home Uncategorized

        Mantan Teroris Yakin Pendekatan Humanis dan Soft Approach BNPT Efektif “Sembuhkan” WNI Eks ISIS

        by admin
        February 12, 2020
        in Uncategorized
        0
        Mantan Teroris Yakin Pendekatan Humanis dan Soft Approach BNPT Efektif “Sembuhkan” WNI Eks ISIS

        SONY DSC

        494
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Jakarta – Mantan napi teroris (napiter) Khairul Ghazali meminta pemerintah tidak terburu-buru membuat keputusan menolak pemulangan WNI eks ISIS. Harusnya keputusan itu didasarkan pada penelitian dan riset dari tenaga ahli, pakar, akademisi, dan praktisi. Apalagi pemerintah harus mempertimbangkan kiprah Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) yang berhasil mengembalikan ratusan kombatan ke NKRI melalui pendekatan humanis dan soft approach.

        “Keputusan pemerintah tersebut dibuat dengan tergesa-gesa tanpa penelitian dan riset ilmiah dari tenaga ahli, pakar, akademisi dan praktisi. Sehingga melahirkan keputusan yang prematur dan bertentangan dengan hak asasi,” ujar pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Sei Mencirim, Deli Serdang, Sumatera Utara, dalam pernyataan tertulisnya, Selasa (12/2/2020).

        Khairul Ghazali pernah diadili akibat keterlibatannya dalam aksi terorisme berupa perampokan Bank CIMB Niaga di Medan. Hasil rampokan itulah yang digunakan untuk kegiatan terorisme.

        Menurutnya, keputusan menolak kepulangan WNI eks ISIS itu mencerminkan rasa takut dan kepanikan. Pemerintah seperti kehilangan akal menghadapi segelintir WNI eks ISIS. Padahal belum tentu 682 WNI itu teroris lintas batas, karena faktanya sebagian besar adalah wanita dan anak-anak serta simpatisan.

        Pemerintah seakan mengabaikan lembaga yang dimilikinya, seperti BNPT, BIN, TNI dan Polri. Institusi-institusi ini ada di garda terdepan melindungi lebih 260 juta rakyat Indonesia.

        “Ada lembaga hukum yang bisa menghukum rakyatnya yang melakukan pelanggaran, bahkan ada UU Terorisme yang bisa memidana mereka yang dianggap melanggar,” lanjut Khairul.

        Selain itu, ketokohan teroris lintas negara yang jadi komandan ISIS Indonesia di Suriah, seperti Abu Jandal dan Bahrum Naim, dinilai Khairul belum ada artinya jika dibandingkan dengan ketokohan eks teroris lintas negara seperti Abu Tholut, Umar Patek, dan Ali Imron yang terbukti dapat kembali ke pangkuan NKRI.

        “Yang menunjukkan seradikal apa pun para kombatan tersebut mereka masih mempunyai hati untuk berubah dengan pendekatan humanis dan soft approch yang dilakukan BNPT belakangan ini,” kata Khairul.

        Dia pun menilai pemerintah bersembunyi dengan dalih melindungi lebih 260 juta rakyatnya. Namun mengorbankan 682 rakyatnya yang lain.

        Dia menambahkan, keputusan tersebut seolah-olah memamerkan arogansi segelintir penguasa yang tidak percaya dengan lembaga negara, seperti Densus 88 dan BNPT. Padahal mereka terbukti telah berhasil merangkul sekitar 200 napi terorisme.

        “Kami mantan teroris di Sumut menyerukan kepada pemerintah agar meninjau kembali dan membatalkan keputusan yang dangkal tersebut dan membuka ruang-ruang dialog dengan mengikutsertakan masyarakat sebagai ujung tombak demokrasi,” jelas Khairul.

        JAKARTA – Ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) eks simpatisan ISIS yang berada di Suriah, ternyata tak mengakui diri berkewarganegaraan Indonesia. Hal itu diungkap Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam), Mahfud MD, di Jakarta, Rabu (12/2/2020).

        “Ya, mereka kan tidak mengakui sebagai WNI,” ujarnya.

        Tak hanya itu, lanjut Mahfud, mereka juga selalu menghindar dan tak mau berkomunikasi dengan pemerintah. Bahkan keberadaannya baru diketahui dari pihak luar, seperti Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (Central Intelligence Agency/CIA).

        “Mereka kan tidak lapor. Hanya ditemukan oleh orang luar. Yang menemukan CIA, ICRC, (berkata) ini ada orang Indonesia,” katanya.

        “Kita juga enggak tahu apanya. Paspornya udah dibakar, terus mau diapain. Dibiarin aja. Enggak bisa dipulangkan,” Mahfud menambahkan.

        Menurut Mahfud, pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Teroris (BNPT) telah mendatangi Suriah. Namun para WNI eks simpatisan ISIS itu tak kunjung muncul.

        “BNPT udah ke sana. Hanya ketemu sumber-sumber otoritas resmi saja. Di situ ada ini katanya. Akan tetapi, orangnya enggak pernah menampakkan,” ujar dia.

        “Itu kan hanya laporan, bahwa ada (WNI). Lalu ada isu-isu mereka ingin pulang,” Mahfud melanjutkan.

        Sebelumnya, Mahfud mengatakan, dari hasil rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), pemerintah memutuskan tidak memulangkan eks WNI yang telah bergabung dengan ISIS atau yang terlibat jaringan teroris lainnya di luar negeri.

        Ia menegaskan, keputusan tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan keamanan bagi 267 juta penduduk di Indonesia. “Pemerintah tidak ada rencana memulangkan teroris, bahkan tidak akan memulangkan foreign terrorist fighter (FTF) ke Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Selasa (11/2/2020).

        Menurut Mahfud, data terbaru terdapat 689 WNI eks ISIS yang tersebar di sejumlah negara, seperti Suriah dan Turki. “Ada 689 WNI yang berada di Suriah dan Turki. Mereka merupakan teroris lintas batas atau FTF,” katanya.

        “Keputusan rapat tadi pemerintah dan negara harus memberi rasa aman dari teroris dan virus-virus baru, terhadap 267 juta rakyat Indonesia karena kalau FTF pulang itu bisa menjadi virus baru yang membuat rakyat yang 267 juta merasa tidak aman,” Mahfud menambahkan.

        Ia menambahkan, pemerintah akan mendata kembali jumlah seluruhnya eks WNI yang menjadi kombatan ISIS. Meski menolak, kemungkinan pemerintah bakal membawa pulan anak-anak di bawah usia 10 tahun.

        “Tapi case by case. Ya, lihat aja apakah ada orang tuanya atau tidak, (berstatus) yatim piatu,” ujar dia.

        Tags: bnptwni eks isis
        Share198Tweet124Share49
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Institusi Pendidikan Tak Boleh Abai Terhadap Ideologi Radikal Terorisme

        Ki Darmaningtyas: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Cegah Radikalisme Anak

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Institusi Pendidikan Tak Boleh Abai Terhadap Ideologi Radikal Terorisme

        Ki Darmaningtyas: Ketahanan Keluarga Jadi Benteng Cegah Radikalisme Anak

        November 4, 2026
        Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme, TMMD ke-130 Kodim Ambon Gelar Wawasan Kebangsaan Nusaniwe

        Bentengi Generasi Muda dari Radikalisme, TMMD ke-130 Kodim Ambon Gelar Wawasan Kebangsaan Nusaniwe

        November 4, 2026
        Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Maknai Ulang Toleransi: Cari Persamaan, Bukan Sekadar Kompromi dalam Perbedaan

        Menag Ajak Tokoh Lintas Agama Maknai Ulang Toleransi: Cari Persamaan, Bukan Sekadar Kompromi dalam Perbedaan

        November 4, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019