Berlin – Pemerintah Jerman resmi memasukkan Hizbullah ke dalam daftar hitam organisasi teroris. Otoritas setempat juga melarang seluruh kegiatan terkait Hizbullah dilakukan di atas tanah Jerman.
Keputusan itu dikeluarkan Kementerian Dalam Negeri Jerman pada Kamis (30/4) waktu setempat. Sesaat usai keputusan dikeluarkan, kepolisian langsung melakukan operasi penangkapan anggota Hizbullah.
“Menteri Dalam Negeri Horst Seehofer sudah melarang organisasi Syiah Hizbullah di Jerman,” sebut keterangan Kemendagri Jerman lewat twitternya seperti dikutip dari Reuters, Kamis (30/1).
Sebanyak empat masjid yang terkait dengan Hizbullah di North Rhine-Westphalia, Bremen, dan Berlin, menjadi tempat penyergapan aparat. Tidak disebutkan berapa anggota Hizbullah yang ditangkap, namun di Jerman diperkirakan ada 1.050 anggota kelompok milisi Syiah tersebut.
Dengan adanya pelarangan ini, simpatisan Hizbullah di Jerman tidak izinkan lagi mengibarkan bendera Hizbullah. Selain itu, simbol gerakan milisi pemuda Hizbullah juga akan dilarang.
Majalah berita Jerman Der Spiegel dalam laporannya mengutip Kementerian Dalam Negeri Jerman dan menyebutkan, pengaruh kepemimpinan Hizbullah di Lebanon terhadap para pendukung yang tinggal di Jerman dan kelompok-kelompok terkait dinilai cukup besar.(FER)

































































