Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi Masyarakat yang disiplin tetap di rumah. Menurutnya warga yang disiplin tetap di rumah benar-benar menunjukkan diri sebagai garda terdepan penanganan corona.
“Kepada seluruh masyarakat yang selama dua bulan ini disiplin, kami ingin sampaikan terima kasih. Andalah pahlawan dalam pengendalian penularan COVID-19. Garda terdepannya adalah kita, sementara tenaga medis adalah pertahanan terakhir,” kata Anies di Balai Kota Jakarta, dikutip Antara, Selasa (19/5).
Karena itu, kata Anies, bila masyarakat bisa berada di rumah, artinya bisa mencegah penularan dan tidak ada pertambahan pasien sehingga pertahanan terakhir, yaitu para tenaga medis, tidak terbebani.
“Tapi bila kita bepergian, kita tidak menjaga jarak, kita longgar, maka kita menambah beban untuk pertahanan terakhir kita, yaitu para tenaga medis. Jadi saya ingin sampaikan terima kasih, apresiasi kepada semua yang sudah menjaga,” kata Anies.
Sementara kepada mereka yang belum taat, Anies ingin mengharapkan mereka terpanggil untuk ikut ambil tanggung jawab berdisiplin menjalankan PSBB sehingga Jakarta benar-benar bisa sukses mengendalikan virus ini.
“InsyaAllah kita bisa kembali berkegiatan normal, dalam beberapa hari ke depan, fase-fase pembukaan bisa dilakukan dan bisa kembali berkegiatan sehingga PSBB yang diperpanjang sampai tanggal 4 Juni ini, mudah-mudahan menjadi PSBB penghabisan. Setelah itu kita memulai babak baru bisa berkegiatan di luar rumah seperti semula, dan tentu dengan protokol yang baru,” katanya.(FER)

































































