Jakarta – Kepala Pusat Penguatan Karakter Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Ir Hendarman MSc PhD mengatakan nilai karakter Pancasila perlu ditanamkan pada diri siswa sedini mungkin.
“Nilai-nilai karakter Pancasila perlu ditanamkan pada diri siswa sedini mungkin karena nilai-nilai tersebut merupakan nilai luhur bangsa Indonesia,” ujar Hendarman dalam keterangannya, sebagaimana dikutip Antara, Jumat (6/11).
Dengan tertanamnya nilai karakter Pancasila, diharapkan akan terlahir bibit unggul bangsa yang dapat mewujudkan cita-cita bangsa. “Perlu diingat Pancasila adalah dasar negara dan menjadi pedoman bagi bangsa Indonesia. Sila-sila yang ada pada Pancasila menjadi titik berangkat untuk menjadi manusia Indonesia dan SDM Unggul, dan nilai-nilai Pancasila menjadi ciri dari setiap insan individu Indonesia,” katanya.
Dia menjelaskan pendidikan karakter tidak bisa dilakukan oleh Pusat Penguatan Karakter Kemendikbud saja, tetapi seluruh pihak harus ikut melakukan program atau kegiatan penguatan karakter itu.
Puspeka Kemendikbud telah melakukan sejumlah kegiatan untuk mendukung siswa belajar kreatif di rumah seperti webinar rutin, Kemah Karakter Virtual, nonton bareng virtual, lomba blog dan vlog, serta akan diadakan Kegiatan napak tilas virtual.
“Puspeka juga menghadirkan kampanye publik terkait penguatan karakter dan contoh praktik baik pembelajaran kreatif di rumah yang disiarkan melalui berbagai macam kanal,” paparnya.
Program Belajar dari Rumah atau BDR yang ditayangkan melalui TVRI dengan konten menarik dan berasal dari berbagai sumber dapat menjadi pemantik kreativitas siswa dalam belajar dari rumah. Dalam setiap kegiatan, lanjut dia, pihaknya berusaha untuk terus menyisipkan program kegiatan yang dilakukan dengan nilai-nilai Pancasila, sehingga semua kegiatan tidak akan luput dengan nilai karakter Pancasila.
“Puspeka menggunakan strategi perubahan paradigma dan perubahan perilaku, yang diawali dengan menyadarkan, lalu memahami, kemudian menjadi bergabung, dan akhirnya menjadi yang melalukan dengan mengajak orang lain berbuat yang sama,” jelas dia.(FER)
































































