• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

July 20, 2026
Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

September 11, 2026
MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

September 11, 2026
Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

September 11, 2026
Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

September 11, 2026
Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

September 11, 2026
Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

September 9, 2026
Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

September 9, 2026
Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

September 9, 2026
Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

September 9, 2026
Maulid Ikawangi Bogor Jadi Ruang Merawat Persaudaraan dan Tradisi Banyuwangi Endog-Endogan

Maulid Ikawangi Bogor Jadi Ruang Merawat Persaudaraan dan Tradisi Banyuwangi Endog-Endogan

September 5, 2026
Cegah Intoleransi Sejak Bangku Madrasah, Siswa MTsN 2 Medan Didorong Perkuat Nalar Kritis

Cegah Intoleransi Sejak Bangku Madrasah, Siswa MTsN 2 Medan Didorong Perkuat Nalar Kritis

September 5, 2026
Kapolda Jambi Dorong BAMAG LKK Perkuat Komunikasi Lintas Gereja untuk Jaga Kamtibmas

Kapolda Jambi Dorong BAMAG LKK Perkuat Komunikasi Lintas Gereja untuk Jaga Kamtibmas

September 5, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

    Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

    MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

    MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

    Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

    Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

    Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

    Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

    Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

    Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

    Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

    Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

    Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

    Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

    Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

    Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home Opini

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        by admin
        July 20, 2026
        in Opini
        0
        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk
        515
        SHARES
        1.5k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Oleh: Ahmad Damar

        Libur sekolah telah usai. Bersamaan dengan itu, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali bergulir di ribuan sekolah di berbagai daerah. Selama sepekan pertama pelaksanaan pascalibur, suasana yang terlihat bukan sekadar antrean siswa menerima makanan bergizi, melainkan juga babak baru dalam upaya memperbaiki tata kelola program yang menjadi salah satu agenda strategis pembangunan sumber daya manusia Indonesia.

        Bagi jutaan anak, kembalinya MBG berarti hadirnya kembali rutinitas yang sempat terhenti. Di banyak sekolah, para siswa kembali menikmati makanan yang disiapkan sesuai standar gizi. Di sisi lain, bagi pemerintah, penyedia layanan, satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG), sekolah, hingga pemerintah daerah, pekan pertama ini menjadi momentum untuk menguji apakah berbagai evaluasi yang dilakukan selama masa libur benar-benar mampu memperbaiki kualitas pelaksanaan program.

        Masa jeda selama libur sekolah sejatinya bukan hanya berhentinya distribusi makanan. Ia merupakan ruang yang sangat penting untuk melakukan konsolidasi. Pemerintah memanfaatkannya untuk melakukan audit operasional, evaluasi rantai pasok, penyempurnaan standar operasional prosedur (SOP), pelatihan ulang petugas dapur, penyesuaian distribusi penerima manfaat, hingga penguatan sistem pengawasan.

        Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa program berskala nasional tidak dapat dipandang sebagai proyek yang selesai ketika makanan berhasil dibagikan. Justru tantangan terbesar berada pada bagaimana menjaga mutu layanan setiap hari secara konsisten di ribuan titik pelayanan yang tersebar dari perkotaan hingga wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal.

        Dalam manajemen kebijakan publik, istilah zero risk sering kali dipahami secara keliru sebagai kondisi tanpa risiko sama sekali. Padahal dalam praktik administrasi publik, tidak ada program yang benar-benar bebas risiko. Program kesehatan memiliki risiko, program pendidikan memiliki risiko, program transportasi memiliki risiko. Bahkan pelayanan rumah sakit sekalipun memiliki risiko yang tidak mungkin dihilangkan sepenuhnya.

        Yang menjadi tujuan tata kelola modern bukanlah menghapus risiko hingga nol secara absolut, melainkan membangun sistem yang mampu mengidentifikasi, mencegah, mendeteksi, merespons, dan memulihkan setiap potensi masalah secara cepat sehingga dampaknya dapat ditekan sekecil mungkin.

        Dalam konteks MBG, arah menuju zero risk lebih tepat dimaknai sebagai zero preventable risk, yaitu meminimalkan seluruh risiko yang sebenarnya dapat dicegah melalui tata kelola yang baik.

        Artinya, apabila terjadi gangguan kualitas makanan, keterlambatan distribusi, kesalahan administrasi, atau lemahnya pengawasan, maka sistem harus mampu memperbaikinya sebelum menimbulkan dampak yang lebih luas.

        Dengan kata lain, keberhasilan MBG tidak hanya diukur dari jumlah porsi makanan yang tersalurkan, tetapi juga dari kemampuan sistem mencegah kesalahan yang sebenarnya dapat diantisipasi.

        Sepekan setelah MBG kembali berjalan memberikan gambaran awal mengenai hasil evaluasi yang telah dilakukan pemerintah. Di berbagai daerah terlihat adanya penyesuaian jadwal distribusi agar makanan diterima siswa dalam kondisi terbaik. Beberapa dapur memperkuat pengendalian mutu sebelum makanan dikirim ke sekolah. Pemerintah daerah mulai meningkatkan koordinasi dengan sekolah untuk memastikan mekanisme distribusi berlangsung lebih tertib.

        Di sejumlah wilayah, sistem pelaporan juga semakin cepat dibandingkan sebelumnya. Perubahan-perubahan tersebut memang belum sepenuhnya sempurna. Namun arah perbaikannya mulai terlihat. Ini penting karena keberhasilan program nasional tidak dibangun melalui satu langkah besar, melainkan melalui ribuan perbaikan kecil yang dilakukan secara terus-menerus.

        Perubahan menarik lainnya adalah semakin kuatnya penggunaan teknologi informasi. Peluncuran Dashboard Satgas MBG di Papua, misalnya, memperlihatkan bagaimana pengelolaan program mulai bergeser menuju sistem berbasis data.

        Melalui dashboard tersebut, pemerintah dapat memantau rantai pasok, aktivitas dapur, distribusi makanan, hingga penerima manfaat secara lebih cepat. Pendekatan seperti ini merupakan praktik yang lazim digunakan dalam berbagai program pelayanan publik modern.

        Data bukan lagi sekadar laporan administrasi. Data berubah menjadi instrumen pengambilan keputusan. Semakin cepat data diperoleh, semakin cepat pula pemerintah dapat merespons apabila terjadi kendala di lapangan. Digitalisasi juga membuka ruang transparansi yang lebih besar.

        Ketika masyarakat memperoleh akses terhadap informasi pelaksanaan program, pengawasan tidak lagi hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi juga oleh publik. Inilah salah satu fondasi penting dalam membangun akuntabilitas. Selama ini pengawasan sering dipahami sebagai proses mencari kesalahan. Padahal paradigma baru pengawasan publik justru menempatkannya sebagai mekanisme membangun budaya mutu.

        Budaya mutu berarti setiap pelaksana memiliki kesadaran bahwa kualitas layanan adalah tanggung jawab bersama. Petugas dapur bertanggung jawab menjaga kebersihan. Penyedia bahan pangan menjaga kualitas bahan baku. Sekolah memastikan distribusi berjalan tertib. Pemerintah daerah mengoordinasikan pelaksanaan. Pemerintah pusat menyusun standar dan melakukan evaluasi.

        Apabila seluruh aktor menjalankan perannya, maka sistem akan menjadi jauh lebih kuat dibandingkan apabila hanya mengandalkan inspeksi dari atas.

        Budaya mutu juga mendorong setiap kesalahan dipandang sebagai bahan pembelajaran, bukan sekadar objek penghukuman. Pendekatan ini jauh lebih efektif dalam membangun perbaikan yang berkelanjutan.

        Program MBG sesungguhnya tidak hanya menyajikan makanan. Program ini juga menyajikan kepercayaan. Setiap orang tua yang mengizinkan anaknya menerima makanan di sekolah sedang menitipkan kepercayaan kepada negara.

        Kepercayaan tersebut harus dijaga melalui konsistensi kualitas layanan. Sekali kepercayaan hilang, pemulihannya jauh lebih sulit dibandingkan membangun sistem sejak awal. Karena itu, komunikasi publik menjadi bagian yang tidak kalah penting.

        Pemerintah perlu terus menyampaikan perkembangan program secara terbuka, termasuk ketika terdapat kendala di lapangan beserta langkah penyelesaiannya.

        Sebaliknya, transparansi justru memperkuat legitimasi karena masyarakat melihat adanya kesungguhan untuk terus memperbaiki pelayanan.

        Momentum Memperkuat Ekosistem

        Keberhasilan MBG juga ditentukan oleh kekuatan ekosistem pendukungnya.mPetani, peternak, nelayan, koperasi, UMKM, pelaku logistik, hingga industri pangan lokal merupakan bagian dari mata rantai yang saling berkaitan. Semakin baik ekosistem tersebut dibangun, semakin besar pula dampak ekonomi yang dihasilkan.

        MBG bukan hanya investasi pada anak-anak hari ini. Ia juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi lokal apabila bahan pangan dipasok dari wilayah sekitar.

        Dengan demikian, manfaat program tidak berhenti di ruang kelas, tetapi mengalir hingga ke sawah, kebun, peternakan, pasar tradisional, dan pelaku usaha kecil.

        Sepekan pertama pascalibur sekolah tentu belum cukup untuk menyimpulkan seluruh keberhasilan Program MBG. Masih akan ada tantangan, evaluasi, dan penyesuaian di berbagai daerah.

        Namun, pekan ini memberikan sinyal penting bahwa tata kelola terus bergerak menuju sistem yang lebih adaptif, berbasis data, dan responsif terhadap berbagai potensi persoalan.

        Harapan menuju zero risk tidak boleh dimaknai sebagai janji bahwa tidak akan pernah ada masalah. Harapan itu seharusnya dipahami sebagai komitmen untuk membangun sistem yang mampu mencegah kesalahan yang dapat dihindari, mendeteksi persoalan lebih dini, merespons secara cepat, serta melakukan perbaikan secara berkelanjutan.

        Pada akhirnya, keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya ditentukan oleh banyaknya porsi makanan yang tersaji setiap pagi. Keberhasilannya akan diukur dari kemampuan negara menghadirkan pelayanan publik yang aman, akuntabel, transparan, dan dipercaya masyarakat.

        Jika semangat perbaikan terus dipertahankan setelah masa evaluasi selama libur sekolah, maka pekan pertama ini dapat dikenang bukan sekadar sebagai dimulainya kembali distribusi makanan bergizi, melainkan sebagai awal lahirnya tata kelola MBG yang semakin matang—sebuah sistem yang terus bergerak mendekati tujuan besar: pelayanan publik berkualitas dengan risiko yang semakin kecil, demi menghadirkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

        Tags: MBGpasca libur sekolahtata kelolazero risk
        Share206Tweet129Share52
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

        Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

        Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

        September 11, 2026
        MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

        MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

        September 11, 2026
        Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

        Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

        September 11, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019