• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

July 23, 2026
Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

July 28, 2026
Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

July 28, 2026
Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

July 28, 2026
BGN Benahi MBG dari Hulu ke Hilir: Larang Barang Subsidi hingga Siapkan Sistem Digital

BGN Benahi MBG dari Hulu ke Hilir: Larang Barang Subsidi hingga Siapkan Sistem Digital

July 28, 2026
RAN PE Fase Kedua Dimulai, BNPT Perkuat Kolaborasi Nasional Cegah Ekstremisme

RAN PE Fase Kedua Dimulai, BNPT Perkuat Kolaborasi Nasional Cegah Ekstremisme

July 28, 2026
Ketua MUI: Keberagaman Ormas Islam Adalah Kekuatan untuk Membangun Bangsa

Ketua MUI: Keberagaman Ormas Islam Adalah Kekuatan untuk Membangun Bangsa

July 28, 2026
Tak Lagi Ditoleransi, 833 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Langgar Standar

Tak Lagi Ditoleransi, 833 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Langgar Standar

July 28, 2026
Masyarakat Kampus Diajak Padukan Sains, Spiritualitas, dan Pancasila dalam Pendidikan

Masyarakat Kampus Diajak Padukan Sains, Spiritualitas, dan Pancasila dalam Pendidikan

July 28, 2026
Anak-Anak Rentan Jadi Target Rekrutmen Teroris

Perlindungan Anak Tak Cukup Lewat Hukum, Komnas PA Minta Rumah Aman Jadi Pusat Pembinaan

July 28, 2026
Hampir 4.000 Siswa di Sukabumi Nikmati Menu Bergizi MBG, Rendang hingga Sayuran Jadi Andalan

Hampir 4.000 Siswa di Sukabumi Nikmati Menu Bergizi MBG, Rendang hingga Sayuran Jadi Andalan

July 27, 2026
120 Kardinal dan Uskup Asia Kunjungi Istiqlal-Katedral, Soroti Pentingnya Dialog Antaragama

120 Kardinal dan Uskup Asia Kunjungi Istiqlal-Katedral, Soroti Pentingnya Dialog Antaragama

July 27, 2026
Program MBG Jadi Pasar Baru Petani, Melon Lokal Bangka Barat Masuk Dapur SPPG

Program MBG Jadi Pasar Baru Petani, Melon Lokal Bangka Barat Masuk Dapur SPPG

July 27, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

    Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

    BGN Benahi MBG dari Hulu ke Hilir: Larang Barang Subsidi hingga Siapkan Sistem Digital

    BGN Benahi MBG dari Hulu ke Hilir: Larang Barang Subsidi hingga Siapkan Sistem Digital

    RAN PE Fase Kedua Dimulai, BNPT Perkuat Kolaborasi Nasional Cegah Ekstremisme

    RAN PE Fase Kedua Dimulai, BNPT Perkuat Kolaborasi Nasional Cegah Ekstremisme

    Ketua MUI: Keberagaman Ormas Islam Adalah Kekuatan untuk Membangun Bangsa

    Ketua MUI: Keberagaman Ormas Islam Adalah Kekuatan untuk Membangun Bangsa

    Tak Lagi Ditoleransi, 833 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Langgar Standar

    Tak Lagi Ditoleransi, 833 Dapur MBG Ditutup Permanen karena Langgar Standar

    Masyarakat Kampus Diajak Padukan Sains, Spiritualitas, dan Pancasila dalam Pendidikan

    Masyarakat Kampus Diajak Padukan Sains, Spiritualitas, dan Pancasila dalam Pendidikan

    Anak-Anak Rentan Jadi Target Rekrutmen Teroris

    Perlindungan Anak Tak Cukup Lewat Hukum, Komnas PA Minta Rumah Aman Jadi Pusat Pembinaan

    Hampir 4.000 Siswa di Sukabumi Nikmati Menu Bergizi MBG, Rendang hingga Sayuran Jadi Andalan

    Hampir 4.000 Siswa di Sukabumi Nikmati Menu Bergizi MBG, Rendang hingga Sayuran Jadi Andalan

    120 Kardinal dan Uskup Asia Kunjungi Istiqlal-Katedral, Soroti Pentingnya Dialog Antaragama

    120 Kardinal dan Uskup Asia Kunjungi Istiqlal-Katedral, Soroti Pentingnya Dialog Antaragama

    Trending Tags

    • Religi
      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

      Juara Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Puncak Ranking FIFA

      Juara Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Puncak Ranking FIFA

      Gagal Pertahankan Gelar, Messi: Kami Sudah Memberikan Segalanya

      Gagal Pertahankan Gelar, Messi: Kami Sudah Memberikan Segalanya

      Spanyol Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Rodri Dinobatkan Pemain Terbaik

      Spanyol Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Rodri Dinobatkan Pemain Terbaik

      Ferran Torres Antar Spanyol Taklukkan Argentina, La Furia Roja Raih Gelar Dunia

      Ferran Torres Antar Spanyol Taklukkan Argentina, La Furia Roja Raih Gelar Dunia

      Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Tumbangkan Ganda Nomor Satu Dunia di Final

      Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Tumbangkan Ganda Nomor Satu Dunia di Final

      Banjir Gol, Sikat Prancis 6-4 Inggris Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

      Banjir Gol, Sikat Prancis 6-4 Inggris Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

      ‘Kami Sudah Sangat Dekat’, Kane Ungkap Kesedihan usai Inggris Tersingkir

      ‘Kami Sudah Sangat Dekat’, Kane Ungkap Kesedihan usai Inggris Tersingkir

    • Budaya
    • Lifestyle
      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Trending Tags

      • Opini
        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Suara-Suara Kecil Ketika MBG Datang Lagi Setelah Libur Sekolah Usai

        Suara-Suara Kecil Ketika MBG Datang Lagi Setelah Libur Sekolah Usai

        Suara Jalanan untuk MBG: Antara Kritik, Dukungan, dan Harapan Perbaikan

        Suara Jalanan untuk MBG: Antara Kritik, Dukungan, dan Harapan Perbaikan

        Suara-suara Kecil Murid Sekolah Menunggu Hadirnya Kembali MBG

        Suara-suara Kecil Murid Sekolah Menunggu Hadirnya Kembali MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home Opini

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        by admin
        July 23, 2026
        in Opini
        0
        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG
        565
        SHARES
        1.6k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Oleh: Ibrahim M

        Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki babak baru. Pelantikan Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh Presiden Prabowo Subianto pada 22 Juli 2026 bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan momentum penting untuk mengembalikan arah sebuah program yang sejak awal diproyeksikan menjadi investasi terbesar Indonesia dalam pembangunan sumber daya manusia.

        Momentum ini datang pada waktu yang tidak mudah. Di satu sisi, MBG telah menjangkau puluhan juta penerima manfaat dan menjadi salah satu program sosial terbesar dalam sejarah Indonesia. Di sisi lain, perjalanan program tersebut tidak sepenuhnya mulus. Berbagai persoalan tata kelola, pengawasan, kualitas layanan, hingga kasus yang menyeret sejumlah pejabat sebelumnya membuat publik mempertanyakan apakah cita-cita besar di balik MBG masih berada di jalur yang benar.

        Sudaryono datang dengan modal yang berbeda. Sebagai mantan Wakil Menteri Pertanian, ia memahami bahwa keberhasilan MBG tidak hanya ditentukan oleh dapur yang memasak makanan atau sekolah yang membagikan menu. Program ini berdiri di atas rantai pasok pangan nasional yang melibatkan petani, peternak, nelayan, koperasi, pelaku UMKM, pemerintah daerah, hingga ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Artinya, tantangan yang dihadapinya jauh lebih kompleks daripada sekadar memastikan makanan tiba tepat waktu.

        Pernyataan pertamanya setelah dilantik cukup singkat, tetapi memiliki makna simbolik yang kuat.

        “Kita langsung kerja, kita datang ke kantor langsung rapat.”

        Kalimat sederhana tersebut dapat dibaca sebagai sinyal bahwa prioritas awal bukanlah membangun pencitraan, melainkan melakukan konsolidasi internal. Namun, rapat pertama hanyalah awal. Publik menunggu langkah nyata yang lebih substantif.

        Dalam teori administrasi publik, keberhasilan sebuah program nasional tidak hanya diukur dari besarnya anggaran atau luasnya cakupan penerima manfaat. Keberhasilan juga ditentukan oleh tingkat kepercayaan publik (public trust). Tanpa kepercayaan, kebijakan yang baik pun akan selalu dipandang dengan kecurigaan.

        Beberapa bulan terakhir menjadi ujian berat bagi MBG. Berbagai laporan mengenai dugaan penyimpangan tata kelola, persoalan dapur yang tidak memenuhi standar, hingga munculnya titik layanan fiktif telah mengikis optimisme sebagian masyarakat.

        Padahal, secara konseptual, MBG merupakan salah satu bentuk investasi sosial yang sangat strategis. Berbagai penelitian internasional menunjukkan bahwa setiap investasi pada gizi anak menghasilkan manfaat ekonomi berkali-kali lipat melalui peningkatan produktivitas, kualitas pendidikan, dan kesehatan masyarakat di masa depan. Masalahnya bukan pada konsepnya tapi erletak pada pelaksanaannya.

        Karena itu, tugas pertama Sudaryono bukan memperkenalkan program baru, melainkan mengembalikan keyakinan masyarakat bahwa MBG memang dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Ini penting karena kepercayaan publik tidak dibangun melalui pidato, kepercayaan itu lahir dari konsistensi dan tindakan.

        Ada tantangan lain yang lebih subtil. Selama ini MBG sering dipersepsikan sebagai program politik karena menjadi salah satu janji utama Presiden Prabowo Subianto.

        Persepsi tersebut sebenarnya wajar dalam dinamika demokrasi. Namun, jika terus melekat, program akan rentan diperdebatkan berdasarkan preferensi politik, bukan berdasarkan manfaat yang diterima masyarakat.

        Di sinilah Sudaryono memiliki pekerjaan rumah yang besar. Ia perlu menggeser cara pandang publik bahwa MBG bukan lagi milik satu pemerintahan, melainkan telah menjadi bagian dari kebijakan pembangunan nasional.

        Program gizi semestinya berdiri di atas kepentingan generasi, bukan kepentingan elektoral. Apabila tata kelola mampu diperbaiki, transparansi diperkuat, dan hasilnya dirasakan masyarakat, maka legitimasi MBG akan lahir secara alamiah tanpa perlu dibela melalui narasi politik.

        Dalam berbagai kesempatan Presiden Prabowo selalu menekankan percepatan pelaksanaan MBG. Target penerima manfaat yang terus bertambah memang menunjukkan ambisi besar pemerintah.

        Namun, pengalaman banyak negara memperlihatkan bahwa ekspansi program sosial tanpa penguatan tata kelola justru membuka ruang penyimpangan. Semakin besar anggaran, semakin tinggi pula risiko moral hazard.

        Karena itu, Sudaryono menghadapi dilema klasik. Apakah mengejar kuantitas atau memperkuat kualitas? Jawaban ideal tentu keduanya berjalan beriringan. Tetapi apabila harus memilih prioritas jangka pendek, memperkuat sistem jauh lebih penting daripada sekadar mengejar angka.

        Sistem yang baik akan menghasilkan capaian yang berkelanjutan. Sebaliknya, capaian besar tanpa sistem hanya melahirkan keberhasilan semu. Sudaryono perlu memastikan setiap SPPG memenuhi standar keamanan pangan, rantai distribusi berjalan transparan, kualitas bahan baku terjaga, dan mekanisme pengawasan dapat mendeteksi persoalan sebelum berubah menjadi krisis.

        Perdebatan mengenai MBG sering kali terlalu berpusat pada politik anggaran, pergantian pejabat, hingga dinamika birokrasi. Padahal, tokoh utama dalam program ini bukanlah pejabat. Tokoh utamanya adalah anak-anak Indonesia. Setiap menu yang diterima siswa sesungguhnya merupakan investasi terhadap kemampuan belajar mereka.

        Setiap protein yang dikonsumsi merupakan modal bagi perkembangan otak. Setiap makanan bergizi merupakan fondasi bagi produktivitas bangsa dua puluh tahun mendatang. Ketika fokus bergeser pada polemik politik, kepentingan anak-anak berisiko terpinggirkan.

        Karena itu, Sudaryono perlu mengembalikan orientasi MBG kepada tujuan awalnya: memastikan setiap anak Indonesia memperoleh hak atas gizi yang layak tanpa membedakan latar belakang ekonomi maupun wilayah.

        Keberhasilan MBG tidak mungkin ditentukan oleh Kepala BGN seorang diri. Program ini membutuhkan kerja kolektif lintas kementerian, pemerintah daerah, sekolah, tenaga kesehatan, petani, peternak, pelaku UMKM, hingga masyarakat. Dalam perspektif whole-of-government, koordinasi antarlembaga menjadi faktor yang sama pentingnya dengan kualitas kebijakan.

        Pengalaman Sudaryono di sektor pertanian dapat menjadi modal untuk memperkuat integrasi antara produksi pangan nasional dengan kebutuhan MBG. Apabila rantai pasok lokal mampu dioptimalkan, maka manfaat MBG tidak berhenti pada peningkatan gizi anak.

        Program ini juga dapat memperkuat ekonomi desa, menciptakan lapangan kerja, memperluas pasar hasil pertanian, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

        Dengan demikian, MBG tidak lagi dipahami sebagai program belanja negara semata, melainkan sebagai instrumen pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

        Ada satu hal yang mungkin menjadi ukuran paling penting bagi kepemimpinan Sudaryono. Bukan berapa banyak dapur yang dibangun. Bukan pula berapa juta penerima manfaat yang diumumkan setiap bulan.

        Melainkan apakah masyarakat dapat melihat dengan jelas bagaimana uang negara digunakan, bagaimana kualitas makanan dijaga, siapa yang bertanggung jawab ketika terjadi masalah, dan bagaimana setiap kekurangan diperbaiki secara terbuka.

        Dalam era digital, transparansi bukan lagi pilihan. Itu menjadi prasyarat legitimasi. BGN memiliki peluang membangun sistem pelaporan yang terbuka, audit berkala yang mudah diakses, serta mekanisme pengaduan masyarakat yang cepat dan responsif.

        Jika langkah-langkah tersebut diwujudkan, MBG akan memiliki fondasi kelembagaan yang jauh lebih kuat daripada sekadar bergantung pada figur pemimpinnya.

        Pergantian kepemimpinan di Badan Gizi Nasional memberikan kesempatan untuk melakukan koreksi arah sekaligus memperkuat fondasi Program Makan Bergizi Gratis. Sudaryono mewarisi program yang memiliki nilai strategis bagi masa depan Indonesia, tetapi juga membawa beban ekspektasi yang besar akibat berbagai tantangan tata kelola yang muncul dalam perjalanannya.

        Keberhasilannya kelak tidak akan diukur dari seberapa cepat ia bekerja pada hari pertama, melainkan dari kemampuannya membangun sistem yang transparan, akuntabel, adaptif, dan dipercaya publik. Sebab pada akhirnya, keberhasilan MBG bukanlah tentang pergantian pejabat, melainkan tentang terjaminnya hak jutaan anak Indonesia untuk memperoleh gizi yang layak sebagai bekal membangun masa depan bangsa.

        Tags: BGNMBGsudaryono
        Share226Tweet141Share57
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        July 28, 2026
        Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

        Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

        July 28, 2026
        Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

        Pemerintah Perkuat Pencegahan Ekstremisme, Menko Polkam Tekankan Kolaborasi Nasional

        July 28, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019