• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

July 22, 2026
Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

September 11, 2026
MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

September 11, 2026
Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

September 11, 2026
Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

September 11, 2026
Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

September 11, 2026
Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

September 9, 2026
Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

September 9, 2026
Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

September 9, 2026
Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

September 9, 2026
Maulid Ikawangi Bogor Jadi Ruang Merawat Persaudaraan dan Tradisi Banyuwangi Endog-Endogan

Maulid Ikawangi Bogor Jadi Ruang Merawat Persaudaraan dan Tradisi Banyuwangi Endog-Endogan

September 5, 2026
Cegah Intoleransi Sejak Bangku Madrasah, Siswa MTsN 2 Medan Didorong Perkuat Nalar Kritis

Cegah Intoleransi Sejak Bangku Madrasah, Siswa MTsN 2 Medan Didorong Perkuat Nalar Kritis

September 5, 2026
Kapolda Jambi Dorong BAMAG LKK Perkuat Komunikasi Lintas Gereja untuk Jaga Kamtibmas

Kapolda Jambi Dorong BAMAG LKK Perkuat Komunikasi Lintas Gereja untuk Jaga Kamtibmas

September 5, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

    Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

    MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

    MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

    Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

    Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

    Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

    Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

    Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

    Pelajar di Sidoarjo Diajak Berperan Aktif dan Berani Bersuara dalam Mencegah Bullying dan Radikalisme

    Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

    Forum LIntas Agama Bekasi Tegaskan Komitmen Toleransi Tak Sekadar Jargon

    Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    Perkuat Benteng Masyarakat di Era Medsos, Pemkot Pontianak Perkuat Literasi Digital dan Moderasi Beragama

    Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

    Literasi Digital Terhadap Generasi Muda Langkah Penting Cegah Penyebaran Radikalisme

    Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

    Guru BK Berperan Penting Cegah Intoleransi dan Radikalisme di Sekolah

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home Opini

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        by admin
        July 22, 2026
        in Opini
        0
        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?
        524
        SHARES
        1.5k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Oleh: Agus Wibowo

        Pengunduran diri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menjadi salah satu peristiwa paling penting dalam perjalanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Bukan semata karena pergantian seorang pejabat tinggi negara, tetapi karena momentum tersebut terjadi ketika program prioritas nasional itu justru memasuki fase evaluasi terbesar sejak pertama kali dijalankan.

        Di ruang publik, pertanyaan yang segera muncul hampir seragam: ada apa sebenarnya? Sebagian mengaitkannya dengan dinamika politik, sebagian lain menghubungkannya dengan persoalan tata kelola, sementara tidak sedikit yang melihatnya sebagai konsekuensi dari tekanan luar biasa dalam mengelola program yang menjangkau puluhan juta penerima manfaat.

        Namun, apabila membaca pernyataan yang disampaikan Nanik secara utuh, alasan yang dikemukakan justru sangat personal: kesehatan. Ia menyebut harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri serta memilih mundur agar proses pemulihan dapat berlangsung optimal.

        Dalam tata kelola pemerintahan modern, keputusan mundur karena alasan kesehatan bukanlah sesuatu yang luar biasa. Di banyak negara, pejabat publik memilih mengundurkan diri ketika merasa tidak lagi mampu menjalankan tugas secara maksimal. Dalam perspektif etika pemerintahan, keputusan seperti itu bahkan dapat dipandang sebagai bentuk tanggung jawab kepada institusi.

        Meski demikian, publik tentu tidak berhenti pada alasan personal tersebut. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana dampaknya terhadap masa depan Program Makan Bergizi Gratis. Yang menarik, pengunduran diri Nanik datang pada saat BGN justru sedang melakukan reformasi internal secara besar-besaran.

        Beberapa hari sebelumnya, publik memperoleh informasi mengenai berbagai langkah pembenahan yang sedang disiapkan. Mulai dari validasi ulang lebih dari 62 juta penerima manfaat, evaluasi ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), penyusunan ulang skema insentif, digitalisasi tata kelola, hingga pembentukan sejumlah tim reformasi internal.

        Semua itu menunjukkan bahwa pemerintah sebenarnya sedang menggeser orientasi MBG dari sekadar mengejar kuantitas menjadi memperbaiki kualitas pelaksanaan. Perubahan orientasi ini penting.

        Pada tahap awal, MBG memang dihadapkan pada tuntutan mempercepat pembangunan dapur, memperluas cakupan penerima, serta memastikan distribusi makanan berlangsung setiap hari.

        Namun setelah program berjalan, tantangan bergeser. Yang dipertanyakan publik bukan lagi sekadar berapa juta anak menerima makanan, melainkan apakah seluruh penerima benar-benar tepat sasaran, apakah kualitas makanan memenuhi standar gizi, apakah rantai pasok transparan, dan apakah anggaran digunakan secara efisien. Karena itu, reformasi administrasi menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

        Dalam organisasi publik, pergantian pimpinan sering kali dianggap identik dengan perubahan arah kebijakan. Padahal belum tentu demikian. Program MBG bukan milik seorang kepala lembaga. Ia merupakan program strategis nasional yang telah ditetapkan pemerintah, didukung regulasi, pendanaan APBN, serta melibatkan kementerian, pemerintah daerah, ribuan SPPG, UMKM, koperasi, petani, peternak, hingga sekolah.

        Artinya, keberlanjutan program tidak boleh bergantung pada figur. Justru di sinilah ukuran kematangan sebuah institusi diuji. Apabila reformasi hanya berjalan karena satu orang, berarti sistemnya belum kuat. Sebaliknya, apabila reformasi tetap berlangsung meskipun pimpinan berganti, berarti kelembagaan mulai bekerja sebagaimana mestinya.

        Dalam ilmu administrasi publik, keberhasilan reformasi birokrasi selalu diukur dari kemampuan institusi menjaga kesinambungan kebijakan, bukan dari ketergantungan terhadap individu.

        Karena itu, pengganti Kepala BGN nantinya memiliki pekerjaan besar: memastikan reformasi yang telah dirancang tidak berhenti di tengah jalan.

        Salah satu agenda paling strategis adalah pendataan ulang penerima manfaat. Selama ini angka penerima MBG terus bertambah sangat cepat. Namun pertumbuhan tersebut juga memunculkan pertanyaan mengenai akurasi data.

        Apakah seluruh penerima masih memenuhi kriteria?

        Apakah terjadi tumpang tindih?

        Apakah ada wilayah yang justru belum terlayani?

        Langkah melakukan validasi ulang menunjukkan pemerintah mulai menggeser paradigma dari coverage oriented menuju accuracy oriented. Dalam kebijakan publik, ketepatan sasaran jauh lebih penting dibanding sekadar besarnya angka penerima.

        Program yang menjangkau lebih sedikit tetapi tepat sasaran sering kali menghasilkan dampak sosial yang lebih besar dibanding program yang luas namun penuh kebocoran.

        Agenda lain yang juga penting adalah pembenahan skema insentif SPPG. Selama ini berbagai dapur memperoleh insentif yang relatif seragam meskipun kapasitas pelayanan, jumlah penerima, hingga tingkat kesulitan distribusi sangat berbeda. Pendekatan seragam memang mudah dijalankan pada tahap awal.

        Namun ketika jaringan semakin luas, diperlukan formula yang lebih proporsional. SPPG di kawasan perkotaan tentu menghadapi tantangan berbeda dengan dapur yang melayani wilayah pegunungan, kepulauan, atau daerah 3T.

        Karena itu reformasi pembiayaan harus mempertimbangkan karakteristik wilayah, jumlah penerima, jarak distribusi, serta tingkat kesulitan operasional. Pendekatan seperti ini akan membuat penggunaan anggaran menjadi lebih efisien sekaligus lebih adil.

        Pelajaran penting dari berbagai program bantuan sosial di banyak negara menunjukkan bahwa semakin besar skala program, semakin besar pula kebutuhan terhadap sistem digital. Digitalisasi bukan sekadar memindahkan laporan ke komputer.

        Lebih jauh, digitalisasi memungkinkan pelacakan distribusi makanan secara real time, pencatatan penerima manfaat, pengawasan mutu, hingga audit anggaran secara cepat. Sistem seperti inilah yang akan memperkuat akuntabilitas MBG.

        Ketergantungan pada laporan manual justru meningkatkan risiko keterlambatan, kesalahan administrasi, bahkan penyimpangan. Karena itu, agenda digitalisasi yang mulai dirancang sebaiknya menjadi prioritas kepemimpinan berikutnya.

        Satu aspek yang sering terlupakan dalam diskusi mengenai MBG adalah dampak ekonominya. Program ini bukan sekadar memberi makan anak sekolah. Di belakang satu porsi makanan terdapat rantai ekonomi yang melibatkan petani sayur, peternak ayam, peternak telur, nelayan, pedagang pasar, koperasi, hingga UMKM pengolah pangan.

        Ketika MBG berhenti sementara selama libur sekolah, sebagian pelaku usaha kecil mengaku permintaan menurun. Fenomena ini menunjukkan bahwa MBG mulai membentuk ekosistem ekonomi baru. Karena itu reformasi MBG seharusnya tidak hanya mengukur keberhasilan dari sisi gizi, tetapi juga kontribusinya terhadap penguatan ekonomi lokal.

        Semakin besar porsi bahan pangan yang berasal dari daerah sekitar SPPG, semakin besar pula efek berganda yang dirasakan masyarakat.

        Pengunduran diri Kepala BGN memang menjadi perhatian publik. Namun sesungguhnya yang lebih penting bukan siapa yang pergi, melainkan bagaimana institusi merespons momentum tersebut.

        Apabila pemerintah mampu segera memastikan transisi kepemimpinan berlangsung mulus, reformasi tetap berjalan, validasi data diselesaikan, pengawasan diperkuat, digitalisasi dipercepat, dan keterlibatan ekonomi lokal semakin diperluas, maka perubahan pimpinan justru dapat menjadi titik awal lahirnya tata kelola MBG yang lebih matang.

        Pada akhirnya, Program Makan Bergizi Gratis tidak akan dinilai dari siapa yang memimpinnya, tetapi dari kemampuannya menghadirkan manfaat nyata bagi anak-anak Indonesia, memperbaiki status gizi nasional, menggerakkan ekonomi rakyat, serta dikelola secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.

        Pergantian pemimpin adalah hal yang lazim dalam pemerintahan. Yang tidak boleh berubah adalah komitmen untuk memastikan setiap rupiah anggaran publik benar-benar menghasilkan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.

        Tags: BGNMBGmundurNanik Sudaryati DeyangReformasi
        Share210Tweet131Share52
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

        Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

        Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

        September 11, 2026
        MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

        MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

        September 11, 2026
        Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

        Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

        September 11, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019