Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Bukhori Yusuf mengusulkan agar ada zikir atau doa bersama berdasarkan keyakinan masing-masing dalam menghadapi pandemi virus corona covid-19.
Hal tersebut diusulkan Bukhori dalam rapat Komisi VIII DPR RI dengan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo.
“Kami menyarankan pak ketua, selain bahwa ada upaya-upaya selalu berkenaan protokol, tidak ada salahnya kita mengadakan semacam satu taubat nasional dan zikir nasional,” kata Bukhori, sebagaimana dikutip Okezone.com, Senin (6/4).
Hanya saja Bukhori tak merinci kegiatan zikir massal dilakukan secara langsung ataupun secara virtual. Lebih lanjut, dia berharap acara tersebut dapat dipimpin langsung oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin.
“Kalau perlu dipimpin oleh bapak Wakil Presiden yang merupakan ulama kita. Sehingga dengan demikian zikir bersama ini bisa menggaungkan dan melahirkan sebuah satu psikologi yang sangat dahsyat,” ujarnya.
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini memandang acara keagamaan seperti zikir nasional ini dapat melahirkan kekuatan yang luar biasa dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Dan Insyallah dengan itu, akan melahirkan kekuatan yang dahsyat. Saya yakin lebih dahsyat daripada makan-makanan bergizi. Karena makanan selain nutrisi, di sini nutrisi yant bersifat spritual ini sangat penting,” jelasnya.
Dikesempatan yang sama, Kepala BNPB Doni Monardo menjawab usulan tersebut. Dia mengatakan setuju dengan acara zikir nasional ini, hanya saja dapat dilakukan dari rumah saja.
“Saya setuju usulan untuk zikir dan doa walaupun dari rumah. Nanti dalam kesempatan yang ada kami coba akan sampaikan ke staf bapak Wakil Presiden,” papar Doni.
Doni optimis dengan adanya kegiatan zikir nasional ini dapat membangkitkan moril dan imunitas bangsa Indonesia dalam menghadapi virus tersebut.
“Dan mudah-mudahan ini semoga menjadi upaya untuk membangkitkan moril membangkitkan imunitas bangsa kita lewat doa dan zikir,” kata Doni.(FER)

































































