Malang – Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal (Purn) Moeldoko meresmikan tiga tempat ibadah sekaligus di Kampus II ITN Malang (Institut Teknologi Nasional Malang) yang bertempat di Kampus II, ITN Malang di Jalan Raya Karanglo KM 2, Tasikmadu, Malang, Rabu (23/3/2022).
Tiga tempat ibadah tersebut adalah Masjid Al-Kautsar, Pura Astawinayaka, Gereja ST Thomas Aquinas. Ketiganya terletak di areal kampus II ITN Malang. Moeldoko mengapresiasi upaya ITN Malang memberikan layanan bagi masyarakat yang datang dari berbagai latar belakang agama yang berbeda.
“Sisi sosialnya bagus. Saya lihat kampus ini memiliki tempat untuk mengakomodasi berbagai agama. Ini simbol keberagaman berkembang di sini. Simbol anti intoleransi,” tegasnya.
Sementara itu, Rektor ITN Malang, Prof. Dr. Eng. Ir. Abraham Lomi, MSEE menyampaikan bahwa ITN Malang adalah kampus berkarakter nasional. Saat ini, ITN Malang memiliki 5.114 mahasiswa dari 34 provinsi di seluruh Indonesia dengan latar belakang yang beragam.
“Kami mendirikan tiga rumah ibadah dengan tujuan meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. ITN Malang menjunjung tinggi nilai toleransi. Proses pembelajaran berlangsung di lingkungan yang kondusif, hijau, dan nyaman,” pungkasnya.
Selain meresmikan tiga tempat ibadah di ITN Malang, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Moeldoko juga meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) pertama dan terbesar di Pulau Jawa untuk skala kampus, peletakan batu pertama pembangunan gedung rektorat, dan peresmian pusat riset dan inovasi.

































































