• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Klaim Bencana Akibat Tak Terapkan Khilafah Itu Ngawur dan Cocokologi

Klaim Bencana Akibat Tak Terapkan Khilafah Itu Ngawur dan Cocokologi

December 3, 2022
Menu MBG di Jayapura Baru 5-7 Varian, BGN Minta Ahli Gizi Berinovasi

Menu MBG di Jayapura Baru 5-7 Varian, BGN Minta Ahli Gizi Berinovasi

May 22, 2026
Konflik AS-Iran Memanas, Pengamat Wanti-wanti Risiko Radikalisasi di Indonesia

Konflik AS-Iran Memanas, Pengamat Wanti-wanti Risiko Radikalisasi di Indonesia

May 22, 2026
Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Menangis Haru

Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Menangis Haru

May 22, 2026
Dosen UMS Surabaya: Keberhasilan MBG Ditentukan Kekuatan Pasokan Lokal

Dosen UMS Surabaya: Keberhasilan MBG Ditentukan Kekuatan Pasokan Lokal

May 22, 2026
Lawan Radikalisme Lewat Literasi, Dosen UHO Luncurkan Buku Strategis

Lawan Radikalisme Lewat Literasi, Dosen UHO Luncurkan Buku Strategis

May 22, 2026
FKPT Jambi Gunakan Data IPR 2025 untuk Susun Strategi Lawan Radikalisme Digital

FKPT Jambi Gunakan Data IPR 2025 untuk Susun Strategi Lawan Radikalisme Digital

May 22, 2026
Tak Mau Jadi Penonton, IPB Pilih Terlibat Langsung Perkuat Ekosistem MBG

Tak Mau Jadi Penonton, IPB Pilih Terlibat Langsung Perkuat Ekosistem MBG

May 21, 2026
Juara Liga Europa, Penantian Panjang Aston Villa, dan Rekor Unay Emery

Juara Liga Europa, Penantian Panjang Aston Villa, dan Rekor Unay Emery

May 21, 2026
Hari Kebangkitan Nasional, 4 Napi Terorisme di Lapas Tangerang Ikrar Setia kepada

Hari Kebangkitan Nasional, 4 Napi Terorisme di Lapas Tangerang Ikrar Setia kepada

May 21, 2026
MAN 1 Yogyakarta Perkuat Literasi Digital untuk Bentengi Siswa dari Radikalisme

MAN 1 Yogyakarta Perkuat Literasi Digital untuk Bentengi Siswa dari Radikalisme

May 21, 2026
KSP, Kejagung, KPK dan Pencegahan Korupsi Program MBG

KSP, Kejagung, KPK dan Pencegahan Korupsi Program MBG

May 21, 2026
Terorisme di Era Digital Tumbuh Diam-Diam Lewat Layar Gawai, Medsos, Game, Hingga Budaya Visual

Terorisme di Era Digital Tumbuh Diam-Diam Lewat Layar Gawai, Medsos, Game, Hingga Budaya Visual

May 21, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Menu MBG di Jayapura Baru 5-7 Varian, BGN Minta Ahli Gizi Berinovasi

    Menu MBG di Jayapura Baru 5-7 Varian, BGN Minta Ahli Gizi Berinovasi

    Konflik AS-Iran Memanas, Pengamat Wanti-wanti Risiko Radikalisasi di Indonesia

    Konflik AS-Iran Memanas, Pengamat Wanti-wanti Risiko Radikalisasi di Indonesia

    Dosen UMS Surabaya: Keberhasilan MBG Ditentukan Kekuatan Pasokan Lokal

    Dosen UMS Surabaya: Keberhasilan MBG Ditentukan Kekuatan Pasokan Lokal

    Lawan Radikalisme Lewat Literasi, Dosen UHO Luncurkan Buku Strategis

    Lawan Radikalisme Lewat Literasi, Dosen UHO Luncurkan Buku Strategis

    FKPT Jambi Gunakan Data IPR 2025 untuk Susun Strategi Lawan Radikalisme Digital

    FKPT Jambi Gunakan Data IPR 2025 untuk Susun Strategi Lawan Radikalisme Digital

    Tak Mau Jadi Penonton, IPB Pilih Terlibat Langsung Perkuat Ekosistem MBG

    Tak Mau Jadi Penonton, IPB Pilih Terlibat Langsung Perkuat Ekosistem MBG

    Hari Kebangkitan Nasional, 4 Napi Terorisme di Lapas Tangerang Ikrar Setia kepada

    Hari Kebangkitan Nasional, 4 Napi Terorisme di Lapas Tangerang Ikrar Setia kepada

    MAN 1 Yogyakarta Perkuat Literasi Digital untuk Bentengi Siswa dari Radikalisme

    MAN 1 Yogyakarta Perkuat Literasi Digital untuk Bentengi Siswa dari Radikalisme

    Terorisme di Era Digital Tumbuh Diam-Diam Lewat Layar Gawai, Medsos, Game, Hingga Budaya Visual

    Terorisme di Era Digital Tumbuh Diam-Diam Lewat Layar Gawai, Medsos, Game, Hingga Budaya Visual

    Trending Tags

    • Religi
      Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, Khofifah Ajak Warga Jatim Perkuat Toleransi dan Kepedulian Sosial

      Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, Khofifah Ajak Warga Jatim Perkuat Toleransi dan Kepedulian Sosial

      Pesan Kenaikan Yesus dari Katedral Jakarta: Rawat Hati Nurani dan Kemanusiaan

      Pesan Kenaikan Yesus dari Katedral Jakarta: Rawat Hati Nurani dan Kemanusiaan

      Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, Menag Serukan Perdamaian dan Persatuan

      Peringatan Kenaikan Yesus Kristus, Menag Serukan Perdamaian dan Persatuan

      MUI Perketat Konten Keislaman, Wajib Penuhi Empat Standar

      MUI Perketat Konten Keislaman, Wajib Penuhi Empat Standar

      Islam Berkemajuan Dinilai Jadi Pilar Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia

      Islam Berkemajuan Dinilai Jadi Pilar Penguatan Moderasi Beragama di Indonesia

      Menag Ajak Masyarakat Bengkulu Muhasabah dan Tingkatkan Kualitas Keimanan

      Menag Ajak Masyarakat Bengkulu Muhasabah dan Tingkatkan Kualitas Keimanan

      Kabupaten Jayapura Teguhkan Silaturahmi Lintas Iman di Momentum Halal Bihalal

      Kabupaten Jayapura Teguhkan Silaturahmi Lintas Iman di Momentum Halal Bihalal

      Pendopo Jepara Dibuka untuk Waisak, Simbol Nyata Toleransi

      Pendopo Jepara Dibuka untuk Waisak, Simbol Nyata Toleransi

      Menag: Halalbihalal Dinilai Perkuat Ukhuwah hingga Harmoni dengan Alam

      Menag: Halalbihalal Dinilai Perkuat Ukhuwah hingga Harmoni dengan Alam

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Menangis Haru

      Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Menangis Haru

      Juara Liga Europa, Penantian Panjang Aston Villa, dan Rekor Unay Emery

      Juara Liga Europa, Penantian Panjang Aston Villa, dan Rekor Unay Emery

      Arsenal Juara Liga Inggris! Puasa Gelar 22 Tahun Akhirnya Berakhir

      Arsenal Juara Liga Inggris! Puasa Gelar 22 Tahun Akhirnya Berakhir

      Portugal Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Tetap Jadi Andalan

      Portugal Rilis Skuad Piala Dunia 2026, Cristiano Ronaldo Tetap Jadi Andalan

      Man City Ditahan Bournemouth 1-1, Arsenal Jawara Liga Inggris

      Man City Ditahan Bournemouth 1-1, Arsenal Jawara Liga Inggris

      Resmi! Xabi Alonso Nahkodai Chelsea Empat Musim ke Depan

      Resmi! Xabi Alonso Nahkodai Chelsea Empat Musim ke Depan

      Al Nassr Dibungkam Gamba 0- di Final ACL, Ronaldo Kembali Gagal Raih Trofi

      Al Nassr Dibungkam Gamba 0- di Final ACL, Ronaldo Kembali Gagal Raih Trofi

      Bungkam Liverpool 4-2, Asto Villa Amankan Tiket Liga Champions

      Bungkam Liverpool 4-2, Asto Villa Amankan Tiket Liga Champions

      Kalah 1-3 dari Jepang, Langkah Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026 Terhenti

      Kalah 1-3 dari Jepang, Langkah Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia 2026 Terhenti

    • Budaya
    • Lifestyle
      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Trending Tags

      • Opini
        KSP, Kejagung, KPK dan Pencegahan Korupsi Program MBG

        KSP, Kejagung, KPK dan Pencegahan Korupsi Program MBG

        Program MBG sebagai Instrumen Stabilitas Pasar dan Transformasi Ekonomi Rakyat

        Program MBG sebagai Instrumen Stabilitas Pasar dan Transformasi Ekonomi Rakyat

        Ribuan SPPG Di-suspend, Fakta dan Langkah Tegas

        Ribuan SPPG Di-suspend, Fakta dan Langkah Tegas

        Narasi Utang Negara karena MBG: Betul atau Tidak?

        Narasi Utang Negara karena MBG: Betul atau Tidak?

        MBG: Antara Anak Orang Kaya dan Keluarga Miskin

        MBG: Antara Anak Orang Kaya dan Keluarga Miskin

        Menelaah Langkah KSP dan KPK Cegah Korupsi pada Program MBG

        Setahun Lebih MBG dan Geliat Ekonomi Lokal

        Setahun Lebih MBG dan Geliat Ekonomi Lokal

        MBG Bukan Sekedar Makan Gratis: Ujian Serius Tata Kelola dan Masa Depan Ekonomi Desa

        MBG Bukan Sekedar Makan Gratis: Ujian Serius Tata Kelola dan Masa Depan Ekonomi Desa

        Dinamika MBG dan Langkah BGN untuk Perbaikan Tata Kelola

        Dinamika MBG dan Langkah BGN untuk Perbaikan Tata Kelola

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Nasional

        Klaim Bencana Akibat Tak Terapkan Khilafah Itu Ngawur dan Cocokologi

        by admin
        December 3, 2022
        in Nasional, News
        0
        Klaim Bencana Akibat Tak Terapkan Khilafah Itu Ngawur dan Cocokologi
        496
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Jakarta – Musibah seperti bencana alam merupakan bagian dari takdir Allah SWT. Artinya terkait dengan takdir itu tergantung dari sikap masing-masing. Kalau ridlo dengan takdir yang berarti ujian, sebaliknya bila marah bisa musibah itu bisa menjadi azab. Ironisnya, musibah atau bencana, terutama di Indonesia, justru ‘dimainkan’ kelompok radikal dengan mengklaim bahwa bencana itu akibat tidak diterapkan sistem khilafah.

        Ketua Umum Asosiasi Dai-Daiyah Indonesia (ADDI) Dr. Moch. Syarif Hidayatullah, Lc., M.Hum, mengatakan bahwa keputusan apakah musibah atau azab berhubungan dengan persepsi dan perspektif. Artinya, hal itu belum final karena kondisi sekarang dengan zaman para nabi dahulu berbeda. Zaman para nabi dahulu mendapat jawaban langsung dari Allah SWT apakah adalah musibah atau azab.

        “Dalam konteks itu perlu dipahami kalau bencana alam dalam kitab suci, termasuk Alquran, dijelaskan sebagai azab, itu sesuatu pelanggaran yang konkrit yang dijelaskan oleh Allah melalui para nabi, bahwa itu melanggar hukum Allah. Tapi itu ada para nabi yang memang mendapat wahyu yang menjelaskan terkait dengan masalah itu. Sementara sekarang tidak ada nabi, maka yang disampaikan kelompok yang mempolitisasi agama dengan menyebut bencana karena tidak menerapkan khilafah, itu asumsi dan bisa pada tahap tertentu ya cocokologi yang tidak berdasar,” terang Syarif di Jakarta, Jumat (2/12/2022).

        Menurutnya, kalau persepsi seperti itu sama saja dengan ngawur. Apalagi negara Islam di seluruh dunia tidak ada yang menggunakan sistem khilafah. Buktinya lagi, negara-negara yang diidentifikasi sebagai negara kafir dan menggunakan sistem kafir oleh kelompok radikal, malah tidak terjadi bencana alam.

        “Apakah betul di zaman khilafah tidak ada musibah? Itu juga ngawur juga, kalau kemudian menganggap di zaman khlafah tidak ada musibah atau bencana. Bahkan zaman Nabi saja ada bencana, banjir, wabah, dan sebagainya.

        Juga di zaman Khulafaur Rasyidin, Syarif mengungkapkan, pada pemerintahan Sayyidina Umar bin Khattab selama kurang lebih 10 tahun terjadi paceklik atau pandemi. Padahal zaman Khulafaur Rasyidin itu adalah model sistem pemerintahan khilafah terbaik.

        Menilik sejarah, katanya, dalam pemerintahan Khulafaur Rasyidin, hanya Sayyidin Abubakar Ash-Shiddiq yang wafat tidak dalam kondisi terbunuh, sementara tiga lainnya Sayyidina Umar bin Khattab, Ustman bin Affan, dan Ali bin Abi Thalib terbunuh karena musibah atau bencana berupa huru-hara. Itu adalah fitnah besar pertama bagi umat Islam.

        “Kita berkesimpulan seperti apa , kalau fakta seperti itu. Pembunuhan itu musibah besar, meski bukan bencana alam. Apalagi ini khalifahnya. Apakah kita mengatakan pemerintahan khilafah tidak ada masalah? Ada noktah-noktah hitamnya juga. Ini belum kita ngomong daulah-daulah itu, nanti perebutan antar daulah berdarah-darah, karena kelompok yang ingin berkuasa melakukan cara-cara yang tidak smooth,” ungkap Syarif.

        Ia menegaskan bahwa terlalu naïf kelompok radikal mengklaim bencana karena Indonesia tidak menerapkan sistem khilafah karena faktanya memang tidak demikian.

        “Kita tidak boleh menanggapi bencana sebagai azab, gara-gara tidak menerapkan sistem tertentu. Sungguh itu sangat tidak berempati terhadap korban,” imbuhnya.

        Ia menguraikan, tidak ada jaminan menerapkan khilafah tidak ada musibah karena musibah itu sesuatu yang memang bagian sunataullah. Dan sistemnya bekerja untuk memberi pengingat bagi umat manusia. Pengingat akan dosa, kesalahan manusia seperti ekspolitasi lahan yang berlebihan.

        Apalagi terkait gempa bumi yang susah diprediksi dan faktor alam. Kebetulannya di Indonesia, berada di kawasan rawan gempa akibat lempengan-lempengan bumi sering bergeser.Seperti baru-baru ini gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Syarif menegaskan itu bukan azab tapi sesuatu yang alami.

        Menurut Wakil Dekan Fakultas Dirasat Islamiyah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini sebenarnya ulama seluruh dunia menyebutkan bawha pemerintahan yang menggantikan pemerintahan nabi tidak harus dalam bentuk khilafah seperti versi Hizbut Tahrir dan Khilafatul Muslimin. Bahkan lembaga fatwa resmi Mesir, Dar al-Ifta memfatwakan bahwa segala bentuk pemerintahahan, entah itu monarki atau republik atau bentuk apapun, selama orang bisa menjalankan syariat islam, selama menjamin orang mudah mencari penghidupan, itu sudah mencerminkan kekhilafahan yang menggantikan kepemimpinan nabi.

        Ia mengungkapkan,khilafah itu sebenarnya bermakna sistem penggantian pemeirntahan atau kepempinan nabi dalam mengurus agama dan dunia. Tapi itu modelnya bisa macam-macam, bukan tunggal. Itu ditunjukkan model bagaimana Khulafur Rasyidin bergantian dan sistemnya tidak baku. Kedua ketika berganti menjadi daulah-daulah seperti Abbasyiah, Ustmaniyah, itu berbasis keluarga jatuhnya monarki.

        “Ini hal-hal yang perlu dipahami bersama bahwa ini ijtihad. Kalau betul khilafah itu baku, sistemnya harus tunggal,” tukasnya.

        Ia mencontohkan salat yang baku bentuknya karena itu syariat tidak bisa diganti. Subuh dua rakaat, dhuhur empat rakaat, dan seterusnya.

        “Itu syariat, tapi kalau modelnya berganti bukan syariat tapi ijtihad. Makanya orang-orang yang selalu mendengungkan khilafah suka kebingungan ketika diminta untuk menjelaskan dalil-dalil khilafah yang jelas dari Alquran. Mereka khan suka ngaco jawabannya, gak clear,” paparnya.

        Ia menjelaskan, beda kalau kalau ditanya apa perintah salat, langsung aqimus salat tegakkanlah salat, tunaikan zakat, puasa, dan sebagainya.

        “Kalau khilafah gak ada di Alquran dan hadits. Bakan kalau merujuk literatur tidak ditemukan sebagai sistem khilafah, Yang ada kata imamah, kadang imarah. Kalau berganti-ganti itu pasti bukan syariat, itu ijtihad,” jelasna.

        Fakta lain, ungkap Syarif, hampir semua negara Islam menolak sistem khilafah. Buktinya Hizbut Tahrir ditolak dimana-mana. Kenapa? Karena memang tidak sesuai, itu karena ada sekelompok orang yang ingin memaksakan kehendakknya ingin berkuasa tapi berbaju agama, terus kemudian seolah-olah ini bagian dari syariat. Padahal itu hanya haus kekuasaan tapi dengan memanfaatkan narasi yang diambil dari teks keagamaan, yang sebetulnya konteknya bukan tentang mereka, bukan tentang kekhilafahan yang mereka maksud.

        “Betul, narasi seperti ini harus ada kontra narasi. Tokoh agama harus diajak bicara bahwa apa yang mereka sampaikan ini tidak berdasar dan itu ngarang belaka. Itu ngaco. Tiap kali ada musibah, kerusuhan, kegaduhan, mereka selalu tampil, seolah-olah menjadi pahlawan kesiangan, sambil kemudian menjajakan produknya, dagangannya tanpa melakukan apapun,”

        Pun soal carut marut ada korupsi, kata Syari, mereka bilang korupsi terjadi karena tidak menerapkan khilafah, tapi tidak ada solusi konkrit yang mereka sampaikan. Mereka juga belum pernah berhasil melakukan apa yang mereka dengang dengungkan, termasuk di media soosial.

        “Artinya apa yang mereka omongkan itu belum teruji, kalau belum teruji kita gak perlu percaya sepenuhnya. Justru kita harus curiga, kenapa hampir semua negara Islam menolak. Bahkan saat ini organsiasi-organisasi pengusung khilafah itu kantor pusatnya bukan di negara Islam,” tandas Syarif Hidayatullah.

        Tags: bencana alamDr Moch Syarif Hidayatullahgempa bumikhilafahmusibah
        Share198Tweet124Share50
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        Keterlibatan Perempuan dalam MBG Jadi Fondasi Penting Bangun Generasi Sehat dan Cerdas

        Keterlibatan Perempuan dalam MBG Jadi Fondasi Penting Bangun Generasi Sehat dan Cerdas

        October 30, 2025
        Menu MBG di Jayapura Baru 5-7 Varian, BGN Minta Ahli Gizi Berinovasi

        Menu MBG di Jayapura Baru 5-7 Varian, BGN Minta Ahli Gizi Berinovasi

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Menu MBG di Jayapura Baru 5-7 Varian, BGN Minta Ahli Gizi Berinovasi

        Menu MBG di Jayapura Baru 5-7 Varian, BGN Minta Ahli Gizi Berinovasi

        May 22, 2026
        Konflik AS-Iran Memanas, Pengamat Wanti-wanti Risiko Radikalisasi di Indonesia

        Konflik AS-Iran Memanas, Pengamat Wanti-wanti Risiko Radikalisasi di Indonesia

        May 22, 2026
        Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Menangis Haru

        Al Nassr Juara Liga Arab Saudi, Cristiano Ronaldo Menangis Haru

        May 22, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019