• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Kelompok Anti Pancasila Masih Gentayangan, Pemerintah Baru Harus Lebih Tegas

Kelompok Anti Pancasila Masih Gentayangan, Pemerintah Baru Harus Lebih Tegas

May 10, 2024
DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

September 20, 2026
Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

September 17, 2026
BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

September 17, 2026
“Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

“Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

September 17, 2026
Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

September 17, 2026
FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

September 17, 2026
Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

September 17, 2026
Konflik Timur Tengah Picu Gelombang Propaganda Baru, Asia Tenggara Terancam

Konflik Timur Tengah Picu Gelombang Propaganda Baru, Asia Tenggara Terancam

September 17, 2026
Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

September 11, 2026
MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

MBG Jangan Hanya Bagi Makanan, DPR Dorong Jadi Mesin Pasar Peternak Rakyat

September 11, 2026
Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

Mahasiswa UM Lakukan Pemantapan Praktik Moderasi Beragama di Desa Wirotaman

September 11, 2026
Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

Polisi, FKUB, dan Kampus Bersatu Jaga Maluku dari Penyebaran Radikalisme dan Intoleransi di Ruang Digital

September 11, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

    DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

    Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

    Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

    BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

    BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

    “Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

    “Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

    Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

    Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

    FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

    FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

    Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

    Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

    Konflik Timur Tengah Picu Gelombang Propaganda Baru, Asia Tenggara Terancam

    Konflik Timur Tengah Picu Gelombang Propaganda Baru, Asia Tenggara Terancam

    Emrus Sihombing: Tidak Ada Pelanggaran HAM Dalam Tes Wawasan Kebangsaan

    Pakar Usul Perlu Terobosan Baru MBG, Dorong Pilot Project di Kantong Kemiskinan

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Nasional

        Kelompok Anti Pancasila Masih Gentayangan, Pemerintah Baru Harus Lebih Tegas

        by admin
        May 10, 2024
        in Nasional, News
        0
        Kelompok Anti Pancasila Masih Gentayangan, Pemerintah Baru Harus Lebih Tegas
        544
        SHARES
        1.6k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Jakarta – Indonesia baru saja menyelesaikan proses demokrasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 untuk memilih presiden dan wakil presiden periode 2024-2029 dan para wakil rakyat di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Harapan dan tantangan besar terbentang luas dalam membangun bangsa Indonesia, khususnya dari rongrongan ideologi-ideologi anti Pancasila.

        Di era Presiden Joko Widodo, penanganan masalah ini sudah sangat tegas dengan dibubarkan organisasi-organisasi yang jelas menantang Pancasila seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) yang mengusung ideologi khilafah. Kini pemerintahan baru dibawah komando presiden terpilih Prabowo Subianto diharapkan akan lebih tegas dalam memberantas ideologi-ideologi transnasional tersebut.

        Dosen Magister Ilmu Politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Prof. Sri Yunanto, M.Si., PhD., mengungkapkan, meski organisasi kelompok tersebut sudah dibubarkan, tapi sel-sel mereka masih terus bergerak di bawah tanah. Bahkan pada pemilu lalu, kelompok ini sempat mengkristal dalam kelompok pasangan calon (paslon) tertentu yang tidak menang.

        “Artinya mereka akan terus bergerak mempromosikan ideologi mereka dengan berbagai gerakan. Seperti beberapa waktu kemarin ada video viral kegiatan anak muda atau mahasiswa, dimana pembicaranya mengangkat ide lama seperti anti demokrasi, anti pajak   yang dibenturkan dengan zakat. Kemudian ujung-ujungnya anti NKRI,” ungkap Sri Yunanto di Jakarta, Jumat (10/5/2024). 

        Ia menilai, kegiatan itu menjadi tanda mereka berusaha untuk kembali ke permukaan sejak HTI dibubarkan pada 2017 dengan memanfaatkan momentum politik yaitu pemilu. Itu juga menjadi bukti, meski organisasinya telah dibubaran, tetapi kelompok itu masih eksis.

        “Mereka mungkin bisa berganti nama atau ‘rumah’ baru, tapi isinya tetap ideologi khilafah yang ingin mempreteli kebijakan negara. Saya konfirmasi ini neo HTI yang secara gerakan ideologi ke arah sana tapi organisasinya gak pakai HTI,” tukasnya.

        Untuk itu, Sri Yunanto berharap pemerintah baru nanti harus waspada. Apalagi pemerintah baru nanti memiliki rencana kebutuhan anggaran lebih besar diluar anggaran rutin dengan adanya IKN, serta makan siang gratis yang dijadikan platform saat kampanye kemarin. Dengan demikian, sumber penerimaan harus digenjot, makanya santer dikabarkan nanti akan ada satu badan penerimaan negara seperti Dirjen Pajak, yang dipisahkan dari Kementerian Keuangan.

        “Disitu serangan ideologinya sudah ada. Kalau saya lihat viral di video viral itu misalnya mereka mendelegitimasi tentang pajak, padahal pajak adalah sumber utama penerimaan negara,” jelasnya.

        Sri Yunanto menyarankan, selain kontra narasi yang harus terus dilakukan untuk memerangi propaganda kelompok tersebut, juga harus ada langkah preemtif dan preventif untuk menangani kelompok tersebut. Ini penting agar kelompok ini tidak makin besar. Apalagi setelah pemilu, akhir tahun 2024 ini akan ada Pilkada serentak. Bukan tidak mungkin kelompok ini akan bermetamorfosis mendukung calon-calon di Pilkada serentak.

        “Ini harus diwaspadai. Tapi saya tidak tahu apakah pemerintah seperti sudah punya pemetakaan kira-kira pemain-pemain di provinsi dan kabupaten yang berpotensi menggunakan kelompok ini untuk mencari kemenangan,” ujarnya.

        Pelajaran pada Pilkada serentak sebelumnya, lanjut Sri Yunanto, ada di beberapa daerah yang mengusung gagasan syariat Islam. Karena itulah, harus ada studi agar penanganan masalah ini tidak salah dan itu butuh ketegasan dari pemerintah.

        Ia mencontohkan, pada rekrutmen mahasiswa baru, tidak ada langkah nyata dalam memberikan pemahaman kepada mahasiswa baru terkait organisasi dan ideolog-ideologi yang harus mereka jauhi karena bertentangan dengan Pancasila.

        “Sejauh ini ini masih begitu-begitu aja walaupun opspek sudah gak ada. Dulu saya sarankan, misalnya ketika pengenalan organisasi intra dan ekstra negara harus berani mengatakan bahwa dalam sejarah bangsa ini pernah ada organisasi yang menggunakan basis mahasiswa mengusung ideologi khilafah dan itu dibubarkan. Kenapa? itu harus dikatakan sehingga mahasiswa baru tidak dekat-dekat organisasi semacam ini. Padahal itu jelas kebijakan negara, kenapa takut diceritakan? Kalau takut diceritakan akhirnya mahasiswa baru bingung kemudian mereka didekati lagi kelompok tersebut,” paparnya.

        Ia menilai pentingnya penguatan sinergi dan sinkronisasi antar lembaga pemerintah untuk menangani masalah ini. Contohnya, kalau kegiatan di luar kampus, menjadi domain intelijen sehingga sinkronisasi antar lembaga intelijen harus jelas benar. Jangan hanya banyak diceritakan saja, tanpa ada tindakan jelas.

        “Saya khan orang kampus gak bisa aksi, kalau negara jangan hanya cerita masalah, negara melalui lembaga harus mengambil aksi. Setelah masalahnya jelas, aksinya seperti apa, kerangka hukumnya jelas, atau mau persuasi atau pakai apa,” tegasnya.

        Bila menyangkut ideologi yang membahayakan Pancasila dan kebijakan negara, kata Sri Yunanto, kalau berangkatnya dari pemikiran agama tentu domain Kementerian Agama, sementara kalau Pancasila menjadi tugas BPIP.

        “Even politik sudah selesai, kita kembali ke even kebangsaan, pemerintahan, kenegaraan.

        Selain pemerintah, peran masyarakat untuk memerangi ideologi transnasional juga vital. Dalam hal ini, organisasi masyarakat yang besar dan mainstream di Indonesia harus mulai lagi menggelorakan wawasan kebangsaan dan wawasan keagamaan yang moderat. Itu bisa dilakukan melalui diskusi dan pembahasan yang tentunya harus difasilitasi dan didorong oleh negara. Menurutnya, tidak mungkin masyarakat punya inisiatif sendiri karena yang punya resources itu negara.

        “Marilah kita kembali ke jatidiri bangsa Indonesia dengan bangkit menyuarakan pemikiran keagamaan moderat, inklusif, dan plural, menuju Indonesia yang lebih baik dan lebih damai kedepan,” pungkas Prof Sri Yunanto.

        Tags: anti-PancasilaHTIkelompok radikalkhilafahpemerintah baruPrabowo Gibransri yunanto
        Share218Tweet136Share54
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

        DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

        DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

        September 20, 2026
        Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

        Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

        September 17, 2026
        BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

        BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

        September 17, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019