Jakarta — Gerakan Pemuda (GP) Ansor membangun usaha peternakan ayam broiler sebanyak 30.000 ekor di Subang, Jawa Barat. Program ini digagas bersama Kelompok Usaha Gotong Royong BUMA Chicken Park (BCP) sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi kader sekaligus dukungan terhadap agenda Astacita Presiden Prabowo Subianto, khususnya di sektor ketahanan pangan.
Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin mengatakan, pengembangan usaha ayam broiler tersebut merupakan realisasi tahap awal dan akan diperluas ke berbagai daerah di Indonesia.
“Ini realisasi tahap pertama. Insya Allah akan ada realisasi berikutnya yang bisa menyeluruh hingga ke tingkat kader di seluruh Indonesia,” ujar Addin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (29/12).
Menurut Addin, sistem usaha yang dibangun GP Ansor dirancang agar manfaatnya kembali kepada kader dan organisasi. Selain itu, program ini juga menjadi bentuk dukungan konkret terhadap program prioritas pemerintah dalam memperkuat kedaulatan dan ketahanan pangan nasional.
“Ini upaya mengintegrasikan program Ansor di level paling bawah dengan program kedaulatan pangan yang digencarkan pemerintah,” katanya.
Ia menjelaskan, kader Ansor di daerah dapat berpartisipasi melalui skema gotong royong, mulai dari penyediaan modal, lahan, hingga bibit ayam. Dengan demikian, usaha peternakan tersebut diharapkan menjadi model ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari basis kader di desa-desa.
Program peternakan ayam broiler ini sebelumnya dikukuhkan pada Oktober 2025 di Bandung. Addin menegaskan, usaha tersebut sepenuhnya diperuntukkan bagi kesejahteraan kader.
“Usaha ini memang untuk kader, sepenuhnya untuk kesejahteraan kader. Tolong dimaksimalkan,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama PT Sahabat Bintang Perkasa Syamsul Arifin menyatakan bahwa pengelolaan usaha ayam broiler di bawah manajemennya akan dilakukan secara profesional dengan pengawasan ketat dan evaluasi berkala.
“Meskipun ini usaha kader untuk kader, prinsipnya tetap bisnis. Akan ada evaluasi, penindakan, dan juga apresiasi. Mari berkolaborasi untuk memberi manfaat bagi kader, organisasi, dan masyarakat luas,” kata Syamsul. (Ant)

































































