• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Rantai Pasokan MBG: UMKM, Koperasi, Kantin Sekolah, dan Pedagang Kecil sebagai Tulang Punggung Ekonomi Sosial

Rantai Pasokan MBG: UMKM, Koperasi, Kantin Sekolah, dan Pedagang Kecil sebagai Tulang Punggung Ekonomi Sosial

January 28, 2026
UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

November 3, 2026
Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

November 3, 2026
Wamenag: Mahasiswa Harus Jadi Penjaga Moderasi dan Persatuan Nasional

Wamenag Ingatkan Santri Waspadai Empat Ancaman Generasi Muda

November 3, 2026
Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

November 3, 2026
Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

November 3, 2026
Pelajar Diminta Berani Tolak Judol dan Radikalisme yang Bisa Rusak Masa Depan

Pelajar Diminta Berani Tolak Judol dan Radikalisme yang Bisa Rusak Masa Depan

November 3, 2026
Cegah Radikalisme Lewat Pendekatan Sosial, BNPT Salurkan Bantuan Sarana Ibadah, Sembako, dan Air Bersih di Garut

Cegah Radikalisme Lewat Pendekatan Sosial, BNPT Salurkan Bantuan Sarana Ibadah, Sembako, dan Air Bersih di Garut

November 3, 2026
Forum Beyond Religion di UNNES, Anak Muda Jangan Kehilangan Tuntunan

Forum Beyond Religion di UNNES, Anak Muda Jangan Kehilangan Tuntunan

November 3, 2026
FGD di Mapolda Jabar: Lawan Ekstremisme Anak Butuh Sinergi Tiga Pilar

FGD di Mapolda Jabar: Lawan Ekstremisme Anak Butuh Sinergi Tiga Pilar

November 3, 2026
Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila

Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila

November 2, 2026
Ketua MUI Bidang Fatwa Jelaskan Formula Indonesia Jaga Harmoni Agama dan Negara di Suriah

Ketua MUI Bidang Fatwa Jelaskan Formula Indonesia Jaga Harmoni Agama dan Negara di Suriah

November 2, 2026
80% Anak Indonesia Main Internet Tanpa Literasi, BNPT dan KPAI Perkuat Kolaborasi

80% Anak Indonesia Main Internet Tanpa Literasi, BNPT dan KPAI Perkuat Kolaborasi

November 2, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

    UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

    Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

    Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

    Wamenag: Mahasiswa Harus Jadi Penjaga Moderasi dan Persatuan Nasional

    Wamenag Ingatkan Santri Waspadai Empat Ancaman Generasi Muda

    Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

    Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

    Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

    Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

    Pelajar Diminta Berani Tolak Judol dan Radikalisme yang Bisa Rusak Masa Depan

    Pelajar Diminta Berani Tolak Judol dan Radikalisme yang Bisa Rusak Masa Depan

    Cegah Radikalisme Lewat Pendekatan Sosial, BNPT Salurkan Bantuan Sarana Ibadah, Sembako, dan Air Bersih di Garut

    Cegah Radikalisme Lewat Pendekatan Sosial, BNPT Salurkan Bantuan Sarana Ibadah, Sembako, dan Air Bersih di Garut

    Forum Beyond Religion di UNNES, Anak Muda Jangan Kehilangan Tuntunan

    Forum Beyond Religion di UNNES, Anak Muda Jangan Kehilangan Tuntunan

    FGD di Mapolda Jabar: Lawan Ekstremisme Anak Butuh Sinergi Tiga Pilar

    FGD di Mapolda Jabar: Lawan Ekstremisme Anak Butuh Sinergi Tiga Pilar

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home Opini

        Rantai Pasokan MBG: UMKM, Koperasi, Kantin Sekolah, dan Pedagang Kecil sebagai Tulang Punggung Ekonomi Sosial

        by admin
        January 28, 2026
        in Opini
        0
        Rantai Pasokan MBG: UMKM, Koperasi, Kantin Sekolah, dan Pedagang Kecil sebagai Tulang Punggung Ekonomi Sosial
        551
        SHARES
        1.6k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Oleh: Ahmad Damar

        Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya merupakan proyek gizi nasional, tetapi juga eksperimen sosial-ekonomi terbesar dalam sejarah kebijakan pangan Indonesia. Di atas kertas, MBG dirancang sebagai intervensi negara untuk memperbaiki kualitas sumber daya manusia melalui asupan gizi anak sekolah. Namun di balik piring makan itu, terdapat persoalan yang jauh lebih besar: siapa yang memasok bahan pangan, siapa yang diuntungkan, dan siapa yang tersingkir dari rantai pasokan.

        Dalam diskursus kebijakan publik, rantai pasokan sering dianggap isu teknis semata. Padahal, dalam konteks MBG, rantai pasokan adalah arena politik ekonomi: pertarungan antara korporasi besar, pelaku usaha lokal, koperasi, kantin sekolah, hingga pedagang kecil. Pertanyaannya sederhana namun krusial: apakah MBG akan menjadi mesin pemberdayaan ekonomi rakyat, atau justru pasar captive yang dikuasai segelintir pemain besar?

        Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 secara eksplisit menegaskan pelibatan UMKM, koperasi, dan BUMDes dalam penyelenggaraan MBG. Secara normatif, ini adalah langkah progresif. Negara seolah mengakui bahwa ekonomi kerakyatan bukan sekadar jargon, melainkan pilar pembangunan.

        Namun, pelibatan UMKM tidak otomatis berarti pemberdayaan. Tanpa desain tata kelola yang tepat, UMKM hanya akan menjadi subkontraktor murah dalam ekosistem yang dikendalikan oleh aggregator besar. Koperasi pun berisiko menjadi stempel administratif semata—dibentuk untuk memenuhi syarat tender, tetapi tidak memiliki daya tawar nyata.

        Rantai pasokan MBG idealnya dibangun dengan prinsip local procurement: bahan pangan dibeli dari petani lokal, diolah oleh UMKM setempat, didistribusikan melalui koperasi dan BUMDes, dan disajikan melalui dapur SPPG di sekolah. Jika desain ini berjalan, MBG tidak hanya memberi makan anak-anak, tetapi juga menciptakan multiplier effect ekonomi desa-kota yang signifikan.

        Kantin Sekolah dan Pedagang Kecil: Jangan Jadi Korban Modernisasi Kebijakan

        Salah satu kritik yang muncul sejak MBG digulirkan adalah potensi matinya kantin sekolah dan pedagang kecil. Selama ini, kantin bukan hanya ruang jual-beli, tetapi juga ruang sosial dan ekonomi mikro bagi warga sekolah. Di banyak daerah, pedagang kantin adalah orang tua murid, warga sekitar, atau pelaku usaha ultra mikro.

        Ketika negara masuk dengan dapur terpusat dan distribusi makanan massal, risiko disrupsi ekonomi lokal menjadi nyata. Tanpa kebijakan afirmatif, MBG bisa mematikan mata pencaharian ribuan pedagang kecil secara tidak langsung.

        Karena itu, gagasan Badan Gizi Nasional untuk merangkul kantin sekolah sebagai pemasok bahan pangan atau pengolah produk setengah jadi patut diapresiasi. Kantin tidak perlu diposisikan sebagai pesaing MBG, tetapi sebagai bagian dari ekosistemnya. Pedagang bisa menjadi produsen roti, lauk tambahan, atau snack sehat sesuai standar gizi yang ditetapkan. Dengan demikian, modernisasi kebijakan tidak memusnahkan ekonomi mikro, tetapi mentransformasikannya.

        Namun, romantisme ekonomi kerakyatan tidak boleh menutup mata terhadap risiko besar: rente ekonomi dan kartelisasi. Anggaran MBG yang mencapai ratusan miliar rupiah per hari menciptakan pasar yang sangat menarik bagi pelaku usaha besar. Tanpa pengawasan ketat, rantai pasok bisa dikonsolidasikan oleh segelintir perusahaan logistik, distributor pangan, atau vendor katering nasional.

        Dalam skenario terburuk, UMKM dan koperasi hanya menjadi façade lokal bagi pemain besar yang mengendalikan harga, volume, dan standar pasokan. Praktik semacam ini bukan hal baru dalam proyek-proyek pemerintah. Oleh karena itu, transparansi pengadaan, platform digital yang terbuka, serta audit publik menjadi prasyarat mutlak.

        Isu lain yang tak kalah penting adalah ketegangan antara standar gizi nasional dan kapasitas produksi lokal. UMKM dan pedagang kecil seringkali tidak memiliki fasilitas higienitas, rantai dingin, atau sertifikasi keamanan pangan. Jika standar terlalu tinggi tanpa pendampingan, pelaku lokal akan tersingkir oleh perusahaan besar yang siap secara teknologi.

        Negara harus hadir melalui pelatihan, subsidi peralatan, dan skema sertifikasi bertahap. Pengawas gizi di SPPG seharusnya bukan sekadar pengontrol, tetapi juga capacity builder bagi pelaku usaha lokal. Dengan pendekatan ini, standar gizi tidak menjadi alat eksklusi, melainkan tangga peningkatan kapasitas.

        MBG sering dipresentasikan sebagai program gizi. Namun sesungguhnya, ia adalah proyek pembangunan sosial-ekonomi terpadu. Di dalamnya terdapat isu ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi lokal, tata kelola fiskal, hingga keadilan sosial.

        Jika rantai pasok dirancang secara inklusif, MBG bisa menjadi industrial policy terselubung yang menghidupkan ekonomi rakyat. Tetapi jika diserahkan pada logika pasar murni dan kepentingan elite ekonomi, MBG berpotensi menjadi proyek redistribusi anggaran negara ke sektor swasta besar.

        Rantai pasokan MBG adalah cermin pilihan politik ekonomi bangsa. Apakah negara ingin membangun ekonomi rakyat yang berdaulat, atau sekadar menciptakan pasar baru bagi korporasi? UMKM, koperasi, kantin sekolah, dan pedagang kecil bukan sekadar pelengkap, melainkan aktor utama yang menentukan apakah MBG akan menjadi kebijakan populis atau transformasional.

        Piring makan anak-anak sekolah hari ini bukan hanya soal gizi, tetapi tentang struktur ekonomi masa depan. Di sanalah MBG seharusnya dibaca: sebagai intervensi negara yang bukan hanya memberi makan, tetapi juga membangun ekosistem ekonomi yang adil dan berkelanjutan.

        Tags: kantinKoperasiMakan Bergizi GratisMBGpedagang kecilRantai pasokan
        Share220Tweet138Share55
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

        UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

        UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

        November 3, 2026
        Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

        Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

        November 3, 2026
        Wamenag: Mahasiswa Harus Jadi Penjaga Moderasi dan Persatuan Nasional

        Wamenag Ingatkan Santri Waspadai Empat Ancaman Generasi Muda

        November 3, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019