Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak para pimpinan organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam untuk terus menyampaikan pesan-pesan yang menenangkan serta menumbuhkan optimisme di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Menag saat menerima silaturahmi para pimpinan ormas Islam di kediaman dinasnya di Jakarta, Sabtu (14/3/2026). Pertemuan itu menjadi ruang dialog untuk memperkuat peran tokoh agama dalam menjaga harmoni sosial.
Dalam kesempatan tersebut, Menag menekankan bahwa masyarakat membutuhkan narasi yang membangun harapan, terutama di tengah berbagai dinamika yang dihadapi bangsa.
“Masyarakat membutuhkan pesan yang menenangkan dan membangun harapan. Karena itu, saya berharap para pimpinan ormas dapat terus menebarkan optimisme dan menjaga semangat persatuan di tengah umat,” ujar Nasaruddin.
Ia menjelaskan bahwa tokoh agama dan pimpinan organisasi masyarakat memiliki pengaruh besar dalam membentuk sikap serta pandangan masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial.
Menurutnya, ketika para tokoh menyampaikan pesan yang menyejukkan dan menumbuhkan rasa percaya diri, masyarakat akan lebih tenang dalam menghadapi berbagai tantangan.
“Para pemimpin umat memiliki posisi strategis. Ketika para tokoh menyampaikan pesan yang menyejukkan, masyarakat juga akan merasakan ketenangan dan kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai tantangan,” lanjutnya.
Menag juga menegaskan bahwa kekompakan merupakan salah satu kekuatan utama bangsa Indonesia dalam menjaga stabilitas kehidupan sosial.
Ia mengingatkan pentingnya menjaga kebersamaan dan menghindari sikap yang dapat memecah belah masyarakat.
“Cara menghadapi berbagai dinamika adalah dengan ketenangan, persatuan, dan kebersamaan. Kita tidak boleh saling melemahkan, tetapi justru harus saling menguatkan,” tuturnya.
Lebih lanjut, Nasaruddin menyebut Indonesia memiliki modal sosial yang kuat untuk menjaga stabilitas dan keharmonisan kehidupan berbangsa.
Selama nilai-nilai kebersamaan dan persatuan terus dijaga, ia optimistis masyarakat Indonesia mampu melewati berbagai tantangan yang muncul.
“Selama kita menjaga kebersamaan dan terus memperkuat persatuan, insya Allah bangsa ini akan mampu melewati berbagai tantangan dengan baik,” kata dia.
Pertemuan tersebut dihadiri sejumlah pimpinan ormas Islam tingkat pusat, tokoh masyarakat, serta jajaran pimpinan di lingkungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

































































