Jakarta – Rektor UI, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU., mengatakan keterlibatan perguruan tinggi dalam program MBG merupakan bagian dari kontribusi nyata kampus melalui Tridharma Perguruan Tinggi.
“Sebagai universitas riset, peran utama UI adalah memperkuat Program MBG melalui pendidikan tenaga ahli gizi dan kesehatan, riset inovasi pangan dan gizi, kajian kebijakan, sosialisasi berbasis bukti, serta monitoring dan evaluasi berbasis metode ilmiah,” ujar Heri di Depok, Kamis (7/5/2026).
Menurutnya, program MBG bukan sekadar agenda pemenuhan pangan, tetapi juga investasi jangka panjang untuk membangun kualitas sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
UI menilai perguruan tinggi memiliki posisi strategis karena didukung berbagai program studi yang berkaitan langsung dengan isu gizi dan kesehatan masyarakat.
Beberapa di antaranya yakni Program Studi Gizi dan Kesehatan Masyarakat di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Teknologi Bioproses, Pendidikan Dokter, hingga Ilmu Keperawatan.
Heri mengatakan sejumlah riset yang selama ini dilakukan UI di bidang kesehatan dan gizi juga telah berkontribusi dalam penyusunan kebijakan publik di Indonesia.
Saat ini, UI tengah menyusun kajian komprehensif untuk merumuskan model pelaksanaan SPPG yang dinilai paling sesuai dengan tata kelola perguruan tinggi.
Menurutnya, implementasi program harus dijalankan secara profesional dan akuntabel tanpa mengabaikan fungsi utama universitas sebagai pusat pendidikan dan riset.
“Pelaksanaannya harus akuntabel, profesional, dan selaras dengan fungsi utama universitas sebagai pusat pendidikan dan riset,” katanya.
UI optimistis dukungan akademik yang diberikan dapat membantu memperkuat efektivitas program MBG sekaligus mendukung peningkatan kualitas generasi muda Indonesia. (Ant)

































































