• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
MBG, Libur Sekolah, dan Kajian Ekonomi: Menjaga Manfaat Program di Tengah Masa Transisi

MBG, Libur Sekolah, dan Kajian Ekonomi: Menjaga Manfaat Program di Tengah Masa Transisi

June 24, 2026
Pengarusutamaan Pancasila Sebagai Vaksinasi Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Pengamat UI: Waspadai Propaganda Ekstrem yang Membajak Isu Geopolitik Global

October 27, 2026
Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

October 27, 2026
Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

October 27, 2026
The Wonder of Harmony 2026: Ketika Toleransi Diwujudkan Lewat Perjumpaan, Bukan Sekadar Seruan

The Wonder of Harmony 2026: Ketika Toleransi Diwujudkan Lewat Perjumpaan, Bukan Sekadar Seruan

October 27, 2026
Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Pelajar Lintas Agama di Paser DIperkuat Moderasi Beragama

Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Pelajar Lintas Agama di Paser DIperkuat Moderasi Beragama

October 27, 2026
Moderasi Beragama Miliki Posisi Strategis Jaga Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Tengah Keberagaman Indonesia

Moderasi Beragama Miliki Posisi Strategis Jaga Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Tengah Keberagaman Indonesia

October 27, 2026
Pelantikan Sederhana di Al-Hamid, Pesan Gus Kikin ke Pengurus NU: Jaga Pesantren, Jaga Negeri

Pelantikan Sederhana di Al-Hamid, Pesan Gus Kikin ke Pengurus NU: Jaga Pesantren, Jaga Negeri

October 26, 2026
Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

October 26, 2026
Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

October 26, 2026
Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

October 26, 2026
Perkuat Kesiapsiagaan Nasional, BNPT Ajukan Rancangan Perpres Level Ancaman Terorisme

Unila Gandeng BNPT dan NII Crisis Center Bentengi Mahasiswa dari Radikalisme Digital

October 26, 2026
Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

October 26, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Pengarusutamaan Pancasila Sebagai Vaksinasi Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

    Pengamat UI: Waspadai Propaganda Ekstrem yang Membajak Isu Geopolitik Global

    The Wonder of Harmony 2026: Ketika Toleransi Diwujudkan Lewat Perjumpaan, Bukan Sekadar Seruan

    The Wonder of Harmony 2026: Ketika Toleransi Diwujudkan Lewat Perjumpaan, Bukan Sekadar Seruan

    Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Pelajar Lintas Agama di Paser DIperkuat Moderasi Beragama

    Cegah Radikalisme dan Intoleransi, Pelajar Lintas Agama di Paser DIperkuat Moderasi Beragama

    Moderasi Beragama Miliki Posisi Strategis Jaga Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Tengah Keberagaman Indonesia

    Moderasi Beragama Miliki Posisi Strategis Jaga Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Tengah Keberagaman Indonesia

    Pelantikan Sederhana di Al-Hamid, Pesan Gus Kikin ke Pengurus NU: Jaga Pesantren, Jaga Negeri

    Pelantikan Sederhana di Al-Hamid, Pesan Gus Kikin ke Pengurus NU: Jaga Pesantren, Jaga Negeri

    Perkuat Kesiapsiagaan Nasional, BNPT Ajukan Rancangan Perpres Level Ancaman Terorisme

    Unila Gandeng BNPT dan NII Crisis Center Bentengi Mahasiswa dari Radikalisme Digital

    Deradikalisasi Jangan Hanya Buat Eks Napiter, Tapi Juga Keluarganya

    Deradikalisasi Jangan Hanya Buat Eks Napiter, Tapi Juga Keluarganya

    Jelang Pemilu, Masyarakat Diajak Eratkan Ukhuwah Insaniyah Lewat Para Dai

    Tabayyun di Era AI: Pesan Kiai Cholil untuk Santri dan Orang Tua

    Enam Orang Terpapar Radikalisme Dibina, Kesbangpol Papua Barat Daya Perkuat Pencegahan

    Enam Orang Terpapar Radikalisme Dibina, Kesbangpol Papua Barat Daya Perkuat Pencegahan

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Dibantai Lazio 0-3 di Kandang, Juventus Tertahan di Posisi Kedelapan

      Dibantai Lazio 0-3 di Kandang, Juventus Tertahan di Posisi Kedelapan

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home Opini

        MBG, Libur Sekolah, dan Kajian Ekonomi: Menjaga Manfaat Program di Tengah Masa Transisi

        by admin
        June 24, 2026
        in Opini
        0
        MBG, Libur Sekolah, dan Kajian Ekonomi: Menjaga Manfaat Program di Tengah Masa Transisi
        614
        SHARES
        1.8k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Oleh: Ibrahim M

        Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu kebijakan publik terbesar yang tidak hanya dirancang untuk meningkatkan kualitas gizi peserta didik, tetapi juga menjadi instrumen ekonomi yang menciptakan perputaran uang hingga tingkat desa, menggerakkan usaha mikro, petani, peternak, nelayan, hingga tenaga kerja lokal yang terlibat dalam rantai pasok penyediaan makanan.

        Karena cakupan dan dampaknya yang luas, setiap perubahan dalam pelaksanaan MBG akan menimbulkan konsekuensi sosial dan ekonomi yang tidak kecil. Salah satu isu yang belakangan muncul adalah penghentian sementara operasional sebagian dapur MBG selama masa libur sekolah. Kebijakan tersebut secara administratif dapat dipahami karena sasaran utama program adalah peserta didik yang sedang tidak menjalani kegiatan belajar mengajar. Namun dari perspektif ekonomi, keputusan tersebut memunculkan sejumlah pertanyaan penting mengenai keberlanjutan manfaat program dan dampaknya terhadap pelaku ekonomi yang selama ini bergantung pada aktivitas MBG.

        Di sinilah pentingnya melihat MBG tidak hanya sebagai program bantuan makanan, melainkan sebagai sebuah ekosistem ekonomi yang melibatkan banyak pihak. Kajian ekonomi menjadi sangat relevan untuk menilai apakah penghentian sementara operasional dapur selama libur sekolah benar-benar menghasilkan efisiensi anggaran yang optimal atau justru menimbulkan biaya sosial dan ekonomi yang lebih besar.

        MBG Sebagai Instrumen Ekonomi

        Selama ini diskusi mengenai MBG lebih banyak berfokus pada aspek gizi, kesehatan anak, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia. Padahal, dampak ekonomi program ini juga sangat signifikan.

        Dalam teori ekonomi pembangunan, belanja pemerintah yang langsung menyentuh masyarakat memiliki efek pengganda (multiplier effect). Ketika pemerintah mengalokasikan anggaran untuk penyediaan makanan bergizi, uang tersebut tidak berhenti pada penerima manfaat. Dana mengalir kepada petani yang memasok sayuran, peternak yang menyediakan telur dan daging, nelayan yang memasok ikan, pedagang bahan pangan, usaha katering, hingga tenaga kerja yang bertugas memasak dan mendistribusikan makanan.

        Setiap rupiah yang dibelanjakan menciptakan aktivitas ekonomi baru. Semakin banyak pelaku lokal yang dilibatkan, semakin besar pula dampak penggandanya terhadap perekonomian daerah.

        Fenomena ini mulai terlihat di berbagai wilayah. Banyak petani yang mulai menyesuaikan pola tanam karena adanya kepastian pasar dari dapur MBG. Pelaku UMKM memperoleh tambahan pendapatan. Bahkan sejumlah daerah melaporkan meningkatnya permintaan produk pangan lokal sejak program tersebut berjalan.

        Karena itu, MBG sesungguhnya telah berkembang menjadi salah satu instrumen ekonomi rakyat yang potensial. Ia bukan hanya program konsumsi, tetapi juga program produksi yang menghubungkan kebutuhan gizi dengan pemberdayaan ekonomi lokal.

        Ketika Libur Sekolah Menjadi Tantangan

        Persoalan muncul ketika tahun ajaran berakhir dan sekolah memasuki masa libur. Secara teknis, peserta didik tidak lagi berada di sekolah sehingga distribusi makanan menjadi tidak relevan dengan pola pelaksanaan yang selama ini digunakan.

        Dari sudut pandang administratif, penghentian sementara kegiatan dapur dapat dianggap sebagai langkah logis untuk menghindari pemborosan. Namun dalam perspektif ekonomi, situasinya lebih kompleks.

        Aktivitas ekonomi yang telah terbentuk selama berbulan-bulan mendadak berhenti. Para pekerja dapur kehilangan sumber pendapatan. Petani kehilangan pembeli tetap. UMKM pemasok bahan pangan mengalami penurunan permintaan. Rantai ekonomi yang sebelumnya bergerak setiap hari menjadi terputus.

        Dalam ekonomi modern, keberlanjutan aktivitas sering kali lebih penting dibandingkan besarnya aktivitas itu sendiri. Ketika sebuah usaha memperoleh kepastian permintaan secara rutin, mereka berani melakukan investasi, meningkatkan produksi, dan merekrut tenaga kerja. Sebaliknya, ketika permintaan berhenti secara mendadak, risiko ekonomi meningkat.

        Petani menjadi contoh paling nyata. Siklus produksi pertanian tidak dapat dihentikan begitu saja mengikuti kalender sekolah. Sayuran yang sudah ditanam harus dipanen. Ayam yang sudah dipelihara tetap membutuhkan pakan. Jika pasar tiba-tiba menghilang, maka kerugian menjadi tidak terhindarkan.

        Kondisi inilah yang menimbulkan keluhan dari sejumlah pelaku yang terlibat dalam rantai pasok MBG. Mereka melihat program tersebut bukan hanya sebagai kebijakan pemerintah, tetapi juga sebagai sumber penghidupan yang telah memberikan kepastian ekonomi selama ini.

        Efisiensi atau Kehilangan Momentum?

        Pertanyaan yang perlu dikaji lebih lanjut adalah apakah penghentian operasional selama masa libur benar-benar menghasilkan efisiensi yang lebih besar dibandingkan manfaat ekonomi yang hilang.

        Dalam ilmu ekonomi publik, efisiensi tidak hanya diukur dari penghematan anggaran. Efisiensi juga harus memperhitungkan manfaat yang hilang akibat suatu keputusan.

        Apabila penghentian sementara operasional dapur menyebabkan ribuan pekerja kehilangan pendapatan, menurunkan daya beli masyarakat, mengurangi omzet UMKM, serta membuat hasil panen tidak terserap pasar, maka terdapat biaya ekonomi yang perlu dihitung secara serius.

        Biaya tersebut mungkin tidak langsung terlihat dalam laporan keuangan pemerintah. Namun dampaknya dirasakan oleh masyarakat.

        Oleh karena itu, pemerintah perlu melakukan evaluasi berbasis data. Berapa jumlah pekerja yang terdampak? Berapa nilai transaksi ekonomi yang hilang selama masa penghentian? Seberapa besar pengaruhnya terhadap petani dan pelaku usaha lokal?

        Jawaban atas pertanyaan tersebut akan menentukan apakah kebijakan penghentian sementara memang merupakan pilihan terbaik atau justru memerlukan penyesuaian.

        Belajar dari Pendekatan Ekosistem

        Ke depan, MBG perlu dipandang sebagai sebuah ekosistem yang bekerja sepanjang tahun, bukan sekadar program yang mengikuti kalender akademik.

        Pendekatan ini penting karena tujuan besar MBG tidak hanya meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, tetapi juga membangun ketahanan pangan lokal dan memperkuat ekonomi masyarakat.

        Dalam perspektif tersebut, masa libur sekolah seharusnya tidak otomatis berarti penghentian seluruh aktivitas.

        Pemerintah dapat mengeksplorasi berbagai alternatif. Misalnya, distribusi makanan kepada kelompok rentan di luar sekolah, penguatan bantuan gizi bagi balita dan ibu hamil, atau penyediaan paket pangan bergizi yang tetap melibatkan dapur dan pemasok lokal.

        Alternatif lain adalah memanfaatkan masa libur sebagai periode pemeliharaan, pelatihan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia tanpa harus menghentikan seluruh aktivitas ekonomi yang sudah terbentuk.

        Prinsip dasarnya adalah menjaga agar rantai ekonomi tetap bergerak, meskipun dalam skala yang disesuaikan.

        MBG dan Pembangunan Jangka Panjang

        Secara lebih luas, keberhasilan MBG tidak boleh hanya diukur dari jumlah porsi makanan yang dibagikan setiap hari. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa besar program tersebut mampu menghasilkan manfaat sosial dan ekonomi dalam jangka panjang.

        Jika MBG berhasil meningkatkan status gizi anak sekaligus memperkuat ekonomi lokal, maka program ini akan menjadi salah satu investasi pembangunan paling strategis yang dimiliki Indonesia.

        Namun keberhasilan tersebut membutuhkan tata kelola yang adaptif. Setiap tantangan yang muncul, termasuk persoalan masa libur sekolah, harus dilihat sebagai kesempatan untuk melakukan penyempurnaan kebijakan.

        Dalam banyak kasus, program besar sering kali menghadapi berbagai penyesuaian pada fase awal implementasi. Yang terpenting bukanlah menghindari kritik, melainkan memastikan setiap masukan digunakan untuk memperbaiki sistem.

        Karena itu, aspirasi dari relawan dapur, petani, UMKM, dan masyarakat perlu ditempatkan sebagai bagian dari proses evaluasi yang konstruktif. Mereka adalah pihak yang berada di garis depan pelaksanaan program dan merasakan langsung dampaknya.

        Menjaga Keberlanjutan Manfaat

        Pada akhirnya, diskusi mengenai MBG dan libur sekolah bukan sekadar soal apakah dapur harus beroperasi atau tidak. Persoalan yang lebih mendasar adalah bagaimana menjaga keberlanjutan manfaat program bagi seluruh pihak yang terlibat.

        Indonesia membutuhkan program yang mampu meningkatkan kualitas manusia sekaligus memperkuat fondasi ekonomi rakyat. MBG memiliki potensi besar untuk menjalankan kedua fungsi tersebut secara bersamaan.

        Karena itu, setiap kebijakan yang diambil hendaknya mempertimbangkan keseimbangan antara efisiensi anggaran, keberlanjutan ekonomi lokal, dan tujuan pembangunan jangka panjang.

        Masa libur sekolah memang bersifat sementara. Namun manfaat ekonomi yang telah tumbuh dari program MBG seharusnya tidak ikut berhenti. Tantangan bagi pemerintah adalah menemukan formulasi yang memungkinkan program tetap memberikan nilai tambah bagi masyarakat, meskipun pola pelaksanaannya perlu disesuaikan dengan kalender pendidikan.

        Dengan pendekatan yang tepat, MBG dapat terus menjadi investasi sosial sekaligus motor penggerak ekonomi rakyat. Dan di situlah letak nilai strategis sesungguhnya dari program ini: bukan hanya memberi makan anak-anak Indonesia hari ini, tetapi juga membangun fondasi kesejahteraan bangsa untuk masa depan.

        Tags: Kajian ekonomilibur sekolahMBG
        Share246Tweet154Share61
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Pengarusutamaan Pancasila Sebagai Vaksinasi Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

        Pengamat UI: Waspadai Propaganda Ekstrem yang Membajak Isu Geopolitik Global

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Pengarusutamaan Pancasila Sebagai Vaksinasi Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

        Pengamat UI: Waspadai Propaganda Ekstrem yang Membajak Isu Geopolitik Global

        October 27, 2026
        Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

        Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

        October 27, 2026
        Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

        Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

        October 27, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019