• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Pancasila Penuntun Bangsa Indonesia Dalam Tentukan Arah Bernegara

Pancasila Penuntun Bangsa Indonesia Dalam Tentukan Arah Bernegara

June 7, 2023
UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

November 3, 2026
Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

November 3, 2026
Wamenag: Mahasiswa Harus Jadi Penjaga Moderasi dan Persatuan Nasional

Wamenag Ingatkan Santri Waspadai Empat Ancaman Generasi Muda

November 3, 2026
Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

November 3, 2026
Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

November 3, 2026
Pelajar Diminta Berani Tolak Judol dan Radikalisme yang Bisa Rusak Masa Depan

Pelajar Diminta Berani Tolak Judol dan Radikalisme yang Bisa Rusak Masa Depan

November 3, 2026
Cegah Radikalisme Lewat Pendekatan Sosial, BNPT Salurkan Bantuan Sarana Ibadah, Sembako, dan Air Bersih di Garut

Cegah Radikalisme Lewat Pendekatan Sosial, BNPT Salurkan Bantuan Sarana Ibadah, Sembako, dan Air Bersih di Garut

November 3, 2026
Forum Beyond Religion di UNNES, Anak Muda Jangan Kehilangan Tuntunan

Forum Beyond Religion di UNNES, Anak Muda Jangan Kehilangan Tuntunan

November 3, 2026
FGD di Mapolda Jabar: Lawan Ekstremisme Anak Butuh Sinergi Tiga Pilar

FGD di Mapolda Jabar: Lawan Ekstremisme Anak Butuh Sinergi Tiga Pilar

November 3, 2026
Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila

Dosen STIS: Literasi Digital Harus Diperkuat dengan Nilai-Nilai Pancasila

November 2, 2026
Ketua MUI Bidang Fatwa Jelaskan Formula Indonesia Jaga Harmoni Agama dan Negara di Suriah

Ketua MUI Bidang Fatwa Jelaskan Formula Indonesia Jaga Harmoni Agama dan Negara di Suriah

November 2, 2026
80% Anak Indonesia Main Internet Tanpa Literasi, BNPT dan KPAI Perkuat Kolaborasi

80% Anak Indonesia Main Internet Tanpa Literasi, BNPT dan KPAI Perkuat Kolaborasi

November 2, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

    UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

    Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

    Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

    Wamenag: Mahasiswa Harus Jadi Penjaga Moderasi dan Persatuan Nasional

    Wamenag Ingatkan Santri Waspadai Empat Ancaman Generasi Muda

    Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

    Cegah Anak Terpapar Radikalisme, SMPN 172 Jaktim Kembangkan Sekolah Laboratorium Pancasila

    Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

    Mimika Bersiap Gelar Konferensi Kota Toleransi Nasional, Bupati Ajak Warga Jaga Kerukunan

    Pelajar Diminta Berani Tolak Judol dan Radikalisme yang Bisa Rusak Masa Depan

    Pelajar Diminta Berani Tolak Judol dan Radikalisme yang Bisa Rusak Masa Depan

    Cegah Radikalisme Lewat Pendekatan Sosial, BNPT Salurkan Bantuan Sarana Ibadah, Sembako, dan Air Bersih di Garut

    Cegah Radikalisme Lewat Pendekatan Sosial, BNPT Salurkan Bantuan Sarana Ibadah, Sembako, dan Air Bersih di Garut

    Forum Beyond Religion di UNNES, Anak Muda Jangan Kehilangan Tuntunan

    Forum Beyond Religion di UNNES, Anak Muda Jangan Kehilangan Tuntunan

    FGD di Mapolda Jabar: Lawan Ekstremisme Anak Butuh Sinergi Tiga Pilar

    FGD di Mapolda Jabar: Lawan Ekstremisme Anak Butuh Sinergi Tiga Pilar

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Ronaldo Cetak Hat-trick, Al-Nassr Tekuk Al-Kholood 5-3 dan CR7 Makin Dekat 1.000 Gol

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Nasional

        Pancasila Penuntun Bangsa Indonesia Dalam Tentukan Arah Bernegara

        by admin
        June 7, 2023
        in Nasional, News
        0
        Pancasila Penuntun Bangsa Indonesia Dalam Tentukan Arah Bernegara

        Cak islah Bahrawi

        497
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Jakarta – Peringatan hari lahirnya Pancasila seolah menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia akan pentingnya Pancasila sebagai falsafah bangsa yang menyatukan semua suku, golongan dan kepercayaan. Di tengah tantangan global yang mendera banyak negara, khususnya dalam penanganan radikalisme dan ekstremisme berbasis kekerasan, Pancasila bisa hadir sebagai sebagai penuntun bangsa Indonesia dalam menentukan arah bernegaranya.

        Direktur Eksekutif Jaringan Moderat Indonesia, Islah Bahrawi, menegaskan bahwa hari kelahiran Pancasila harus diingat oleh setiap bangsa Indonesia. Pancasila bisa menyelamatkan kemajemukan Indonesia walaupun terdiri dari begitu banyak perbedaan di dalamnya

        “Kalau kita berkaca ke negara-negara Arab, bisa dikatakan mereka yang terdiri dari satu suku, satu bahasa, satu hamparan, dan satu daratan, tapi ternyata mereka tidak bisa berhimpun dalam satu negara yang utuh. Mereka terpecah belah menjadi negara-negara kecil akibat tidak bisa bersatu dalam satu konsep tunggal seperti Pancasila yang dilakukan oleh Indonesia,” terang Islah di Jakarta, Rabu (7/6).

        Islah berujar, kecintaan bangsa Indonesia terhadap Pancasila sebagai falsafah negara tidak boleh luntur. Hal ini perlu diingat karena Pancasila adalah titik awal bersatunya seluruh bangsa Indonesia dengan segala kemajemukannya ini. Sebab itu, relevansi Pancasila dalam menjawab tantangan berbagai zaman tidak perlu dipertanyakan lagi.

        “Tentu saja, Pancasila ini masih sangat relevan untuk dijadikan sebagai falsafah dasar dan ideologi negara. Filosofi grondslag, kalau bahasa Belandanya,” jelasnya.

        Mengacu kepada negara-negara yang saat ini sedang berkonflik, misalnya di Afrika, Asia Selatan, Timur Tengah, atau Amerika Selatan, islan mengungkapkan ini terjadi karena negara-negara itu tidak punya satu konsep tunggal atau kesepakatan bersama, yang kemudian bisa mengikat semua warga negara di negaranya masing-masing untuk saling menghargai martabat warga negaranya tanpa harus melihat latar belakangnya. Seperti halnya pancasila yang mengatur itu semua secara detail.

        Ia mencontohkan, negara-negara seperti Suriah, Libia, Somalia, Nigeria, Afghanistan, dan Pakistan tidak memiliki satu bejana bersama yang mengatur semua orang dengan segala perbedaannya dan bisa memiliki hak dan kewajiban yang sama. Sementara Indonesia memiliki Pancasila yang mengatur mulai dari konsep ketuhanan sampai konsep berkeadilan.

        “Negara-negara yang sedang bertikai, terlibat dalam konflik perang sipil, atau negara-negara yang telah terpecah belah seperti Yugoslavia yang sekarang menjadi tujuh negara pecahan, ini sebenarnya karena mereka memang tidak punya falsafah dasar yang sanggup mengikat semua warganya yang berbeda,” tukas Islah.

        Lebih lanjut, Islah Bahrawi yang juga pegiat sosial media ini menyoroti keterlambatan Indonesia dalam menanggulangi masuknya ideologi transnasional. Ia menganggap, pemerintahan dibawah presiden sebelumnya cenderung menyepelekan masalah ini. Bahkan organisasi HTI yang saat ini tidak bisa diperpanjang izinnya, dulu justru diberikan ruang oleh pemerintah dan dilegalisasi.

        Islah menjelaskan, HTI mendeklarasikan berdirinya kelompok mereka pada tahun 2007 di GBK (Gelora Bung Karno). Ketika ruang politik memberikan semua itu kepada kelompok-kelompok pengusung ideologi transnasional, maka selesailah semua. Mereka merasa punya legalitas untuk bergerak baik di atas maupun di bawah permukaan.

        “Pada saat kita yang moderat bersuara di media mainstream maupun media sosial, atau bahkan terjun langsung ke lapangan, kelompok radikal juga melakukan hal yang sama. Artinya kita tidak pernah menjadi leading, menjadi pemimpin dalam setiap tikungan perlombaan ini. Pada masa pemerintahan dibawah presiden sebelumnya, tidak ada yang mau bergerak, padahal gerakan-gerakan kelompok radikal ini sudah terlanjur mendapatkan ruangnya,” paparnya.

        Ketika hari ini bergerak, sambung Islah, mereka juga melakukan pergerakan yang sama, sehingga Indonesia masih defisit dalam upaya kontra radikalisme ini.

        “Oleh karena itu, ini adalah tugas bersama yang perlu kehadiran negara baik secara normatif maupun secara kontra naratif. Negara harus hadir, kalau negara tidak hadir, maka akhirnya sama saja seperti menyerahkan persoalan yang sangat rumit dan tidak sederhana ini kepada masyarakat. Sementara itu, perlu diingat bahwa yang bisa melakukan tindakan preventive strike dan coercive strike itu hanyalah negara,” tambah Islah.

        Pria yang akrab disapa Cak Islah ini mengatakan, penanggulangan pemahaman radikalisme dan ekstremisme, termasuk mereka yang ingin mengganti Pancasila sebagai falsafah Indonesia, bukan hanya tugas masyarakat. Ini juga menjadi tugas negara untuk mencerahkan kepada masyarakat dan memberikan penguatan kepada siapapun yang moderat untuk mau bergerak.

        Menurutnya pergerakan yang dibutuhkan mulai dari tataran akar rumput, dan utamanya nanti bergerak ke dunia pendidikan. Kalau kita pahami, gerakan-gerakan pengusung khilafah ini bergeraknya pada tataran akademis.

        “Mereka (jaringan teror) itu targetnya adalah membentuk agen-agen perubahan, mereka ingin melakukan kaderisasi dan rekrutmen terhadap banyak kelompok intelektual karena dianggap punya kemampuan untuk mempengaruhi orang lain yang jauh lebih banyak. Hal ini harus kita imbangi dengan melakukan kontra radikalisasi di semua kalangan termasuk lingkungan intelektual.

        “Sejauh yang saya pahami, belum ada regulasi khusus untuk mengatur itu dan peran negara di lini pencegahan masih kurang berdampak. Berkaca dari berakhirnya organisasi HTI dan FPI, posisi pemerintah bukan membubarkan, namun hanya tidak memperpanjang izin dua organisasi tersebut. Tindakan tersebut bukanlah mitigasi yang bersifat panjang, karena seolah hanya memutus ekor (HTI dan FPI) tapi badannya dan kepalanya masih seliweran ke mana-mana,” pungkas Islah.

        Tags: bangsa indonesiaekstremismeideologi transnasionalIslah Bahrawipancasila
        Share199Tweet124Share50
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

        UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

        UPNVJ Gelar Pengabdian Internasional di Malaysia, Perkuat Pendidikan Anak Pekerja Migran

        November 3, 2026
        Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

        Ceramah Agama Harusnya Jadi Ruang Berbagi Ilmu dan Tebarkan Kesejukan Bukan Lelucon atau Caci Maki

        November 3, 2026
        Wamenag: Mahasiswa Harus Jadi Penjaga Moderasi dan Persatuan Nasional

        Wamenag Ingatkan Santri Waspadai Empat Ancaman Generasi Muda

        November 3, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019