Jakarta – Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa program penyediaan makanan bergizi secara gratis akan dimulai pada 2 Januari 2025. Dadan menggarisbawahi pentingnya kolaborasi semua pihak terkait untuk memastikan program ini berjalan dengan lancar.
“Jadi, pada 2 Januari. Prinsipnya, program ini harus berjalan dan semua harus mendukung agar program ini dapat terlaksana,” ungkap Dadan kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (23/10/2024).
Dadan juga membantah kabar yang menyebutkan bahwa Kodim akan menjadi penyedia makanan dalam program ini. Ia menekankan bahwa TNI hanyalah salah satu mitra dalam mendukung keberhasilan program.
“Tidak, TNI hanya salah satu mitra yang bisa membantu kesuksesan program makanan bergizi, ada banyak mitra lain,” tegasnya.
Dadan menjelaskan bahwa TNI terlibat karena memiliki struktur organisasi yang solid. Ia juga menyebutkan bahwa berbagai pihak lain, seperti koperasi dan Badan Usaha Milik Desa (Bumdes), juga akan turut serta.
“Ya, TNI merupakan salah satu mitra nasional, dan kebijakan menyiapkan lahan dan sebagainya juga melibatkan mereka karena memiliki struktur di bawah, sementara banyak pihak lain juga terlibat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Dadan menambahkan bahwa penyusunan organisasi sudah selesai. Ia menyebutkan bahwa ada empat deputi yang akan mendukung Badan Gizi Nasional.
“Kami sudah menyelesaikan semuanya dan memastikan semua posisi terisi agar dapat beroperasi pada bulan Desember. Ada empat deputi,” pungkasnya.































































