• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
MBG dan Kepuasan Publik 72,8 Persen: Antara Legitimasi Publik dan Ujian Keberlanjutan

MBG dan Kepuasan Publik 72,8 Persen: Antara Legitimasi Publik dan Ujian Keberlanjutan

February 11, 2026
Sumedang Akselerasi MBG Berbasis Lokal, Petani Jadi Tulang Punggung Rantai Pasok

Pemerintah Benahi MBG, 63 Juta Penerima dan 27 Ribu SPPG Akan Diverifikasi

August 12, 2026
Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

August 12, 2026
Refocusing Mulai, 76 Sekolah “Kaya” di Pulau Jawa Dicoret Dari Daftar Penerima MBG

Tak Cuma Soal Gizi, Riset Mahasiswa Ungkap Potensi Dapur MBG Gerakkan Ekonomi Lokal

August 12, 2026
Gubernur Lemhannas Minta Mahasiswa UNS Kritis Hadapi Ledakan Informasi dan AI

Gubernur Lemhannas Minta Mahasiswa UNS Kritis Hadapi Ledakan Informasi dan AI

August 12, 2026
FKUB Bojonegoro Bawa Pesan Toleransi ke Sekolah, 300 Pelajar Diajak Dialog Lintas Agama

FKUB Bojonegoro Bawa Pesan Toleransi ke Sekolah, 300 Pelajar Diajak Dialog Lintas Agama

August 12, 2026
Kebutuhan Sayur MBG Tinggi, Petani Gorontalo Utara Diminta Tangkap Peluang

Kebutuhan Sayur MBG Tinggi, Petani Gorontalo Utara Diminta Tangkap Peluang

August 12, 2026
56 Calon Paskibraka Tanjungpinang Dibekali Wawasan Kebangsaan, Diminta Jadi Teladan

56 Calon Paskibraka Tanjungpinang Dibekali Wawasan Kebangsaan, Diminta Jadi Teladan

August 12, 2026
IKAL Lemhannas DKI Dorong Wawasan Kebangsaan Jadi Benteng Hadapi Ancaman Digital

IKAL Lemhannas DKI Dorong Wawasan Kebangsaan Jadi Benteng Hadapi Ancaman Digital

August 11, 2026
Tak Hanya Pemenuhan Gizi, MBG Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Tenaga Kerja, dan Rantai Pasok Daerah

BGN Wajibkan Label Batas Konsumsi MBG, Makanan Harus Dihabiskan Maksimal 4 Jam

August 11, 2026
Kerukunan Beragama Tak Mesti Bangun Hubungan Harmonis Antarmanusia, Tapi Juga Hubungan Manusia dan Alam

Kerukunan Beragama Tak Mesti Bangun Hubungan Harmonis Antarmanusia, Tapi Juga Hubungan Manusia dan Alam

August 11, 2026
Program MBG Dirindukan Rakyat, Kepala Daerah Ungkap Curhat Warga

MBG Memasuki Fase Baru: Saatnya Mengukur Dampak, Bukan Sekadar Jumlah Penerima

August 11, 2026
Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

August 11, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Sumedang Akselerasi MBG Berbasis Lokal, Petani Jadi Tulang Punggung Rantai Pasok

    Pemerintah Benahi MBG, 63 Juta Penerima dan 27 Ribu SPPG Akan Diverifikasi

    Refocusing Mulai, 76 Sekolah “Kaya” di Pulau Jawa Dicoret Dari Daftar Penerima MBG

    Tak Cuma Soal Gizi, Riset Mahasiswa Ungkap Potensi Dapur MBG Gerakkan Ekonomi Lokal

    Gubernur Lemhannas Minta Mahasiswa UNS Kritis Hadapi Ledakan Informasi dan AI

    Gubernur Lemhannas Minta Mahasiswa UNS Kritis Hadapi Ledakan Informasi dan AI

    FKUB Bojonegoro Bawa Pesan Toleransi ke Sekolah, 300 Pelajar Diajak Dialog Lintas Agama

    FKUB Bojonegoro Bawa Pesan Toleransi ke Sekolah, 300 Pelajar Diajak Dialog Lintas Agama

    Kebutuhan Sayur MBG Tinggi, Petani Gorontalo Utara Diminta Tangkap Peluang

    Kebutuhan Sayur MBG Tinggi, Petani Gorontalo Utara Diminta Tangkap Peluang

    56 Calon Paskibraka Tanjungpinang Dibekali Wawasan Kebangsaan, Diminta Jadi Teladan

    56 Calon Paskibraka Tanjungpinang Dibekali Wawasan Kebangsaan, Diminta Jadi Teladan

    IKAL Lemhannas DKI Dorong Wawasan Kebangsaan Jadi Benteng Hadapi Ancaman Digital

    IKAL Lemhannas DKI Dorong Wawasan Kebangsaan Jadi Benteng Hadapi Ancaman Digital

    Tak Hanya Pemenuhan Gizi, MBG Gerakkan Ekonomi Lokal, Serap Tenaga Kerja, dan Rantai Pasok Daerah

    BGN Wajibkan Label Batas Konsumsi MBG, Makanan Harus Dihabiskan Maksimal 4 Jam

    Kerukunan Beragama Tak Mesti Bangun Hubungan Harmonis Antarmanusia, Tapi Juga Hubungan Manusia dan Alam

    Kerukunan Beragama Tak Mesti Bangun Hubungan Harmonis Antarmanusia, Tapi Juga Hubungan Manusia dan Alam

    Trending Tags

    • Religi
      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

      DIpermak Vietnam 0-3, Herdman Akui Timnas Indonesia Tampil Jelek

      DIpermak Vietnam 0-3, Herdman Akui Timnas Indonesia Tampil Jelek

      Jelang Hadapi Vietnam, Herdman Minta Timnas Indonesia Siap Hadapi Tekanan di Lapangan

      Jelang Hadapi Vietnam, Herdman Minta Timnas Indonesia Siap Hadapi Tekanan di Lapangan

      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

    • Budaya
    • Lifestyle
      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Trending Tags

      • Opini
        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home Opini

        MBG dan Kepuasan Publik 72,8 Persen: Antara Legitimasi Publik dan Ujian Keberlanjutan

        by admin
        February 11, 2026
        in Opini
        0
        MBG dan Kepuasan Publik 72,8 Persen: Antara Legitimasi Publik dan Ujian Keberlanjutan
        587
        SHARES
        1.7k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Oleh: Ahmad Damar

        Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki fase yang lebih serius dalam perjalanan kebijakan publik Indonesia. Survei Indikator Politik Indonesia yang mencatat tingkat kepuasan publik sebesar 72,8 persen terhadap program ini menjadi angka penting—bukan sekadar statistik, melainkan indikator legitimasi sosial awal bagi kebijakan strategis yang menyasar masa depan bangsa.

        Namun, angka 72,8 persen tidak boleh dibaca secara sederhana sebagai kemenangan politik semata. Ia adalah titik awal. Ia adalah mandat publik. Ia adalah kredit kepercayaan yang harus dijaga melalui kualitas, konsistensi, dan transparansi.

        Dalam konteks pembangunan sumber daya manusia (SDM), MBG bukan sekadar program makan gratis. Ia adalah kebijakan intervensi struktural terhadap masalah klasik bangsa: gizi buruk, ketimpangan kualitas pendidikan, produktivitas rendah, dan kerentanan sosial. Karena itu, membaca survei kepuasan publik harus ditempatkan dalam kerangka yang lebih luas—antara legitimasi demokratis dan tantangan keberlanjutan kebijakan.

        Selama puluhan tahun, Indonesia menghadapi paradoks pembangunan: pertumbuhan ekonomi meningkat, tetapi kualitas SDM masih tertinggal dibanding negara-negara dengan pendapatan setara. Stunting, anemia, defisiensi mikronutrien, serta ketimpangan akses pangan sehat menjadi masalah laten.

        Dalam perspektif kebijakan publik, MBG adalah bentuk intervensi negara terhadap kegagalan pasar dalam menjamin distribusi gizi yang adil. Tidak semua keluarga memiliki daya beli cukup untuk menyediakan makanan bergizi setiap hari. Ketimpangan ini berdampak langsung pada kapasitas belajar anak, konsentrasi di kelas, hingga perkembangan kognitif jangka panjang.

        Negara hadir melalui MBG untuk memotong mata rantai ketimpangan itu. Dalam teori welfare state modern, program semacam ini bukanlah charity, melainkan investasi sosial (social investment). Negara menanam modal dalam bentuk nutrisi untuk menghasilkan generasi produktif di masa depan.

        Karena itu, angka 72,8 persen kepuasan publik bisa dibaca sebagai pengakuan awal bahwa intervensi tersebut dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

        Membaca Angka 72,8 Persen Secara Kritis

        Survei menunjukkan 12,2 persen sangat puas dan 60,6 persen cukup puas. Artinya, mayoritas publik menerima program ini secara positif. Namun, ada sekitar seperempat responden yang menyatakan kurang puas atau tidak puas.

        Dalam demokrasi, angka ini penting. Ia mengingatkan bahwa legitimasi publik bersifat dinamis. Kepuasan hari ini bisa berubah esok hari jika kualitas menurun, distribusi tidak merata, atau isu negatif tak ditangani dengan cepat.

        Lebih jauh, survei juga mencatat bahwa Gen Z menjadi kelompok paling puas. Ini menarik. Generasi muda yang menjadi penerima manfaat langsung tampaknya merasakan dampak program. Namun, di sisi lain, tingkat ketidakpuasan relatif lebih terlihat di wilayah perkotaan seperti Jakarta. Ini mengindikasikan adanya perbedaan persepsi berdasarkan lokasi, ekspektasi, dan pengalaman lapangan. Angka 72,8 persen harus dilihat sebagai “modal sosial” bagi pemerintah, bukan sebagai zona nyaman.

        Tak dapat dimungkiri, MBG adalah program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran. Dalam setiap kebijakan besar, dimensi politik pasti menyertainya. Namun, persoalan gizi anak seharusnya melampaui sekat partisan.

        Jika MBG berhasil meningkatkan kualitas SDM, maka manfaatnya bersifat lintas generasi dan lintas pemerintahan. Karena itu, penting memastikan program ini tidak terjebak dalam polarisasi politik jangka pendek.

        Survei kepuasan 72,8 persen menunjukkan penerimaan yang cukup luas. Namun keberlanjutan program memerlukan dukungan lintas partai, pengawasan DPR, partisipasi masyarakat, dan transparansi anggaran. Kebijakan yang baik bukan hanya yang populer, tetapi yang tahan uji waktu.

        Salah satu faktor krusial keberhasilan MBG adalah tata kelola implementasi. Program ini melibatkan rantai panjang: petani, distributor, dapur produksi, tenaga logistik, hingga sekolah.

        Setiap mata rantai memiliki risiko: Kualitas bahan pangan, higienitas pengolahan, ketepatan distribusi, potensi kebocoran anggaran, dan isu keamanan pangan

        Kasus dugaan keracunan makanan yang sempat muncul menjadi pengingat bahwa kualitas tidak boleh dikompromikan. Dalam kebijakan publik berskala nasional, satu insiden kecil bisa berdampak besar terhadap persepsi publik.

        Karena itu, pengawasan berbasis komunitas menjadi penting. Ketika Wakil Kepala BGN meminta masyarakat ikut mengawal program, itu bukan sekadar retorika. Dalam tata kelola modern, citizen oversight adalah bagian dari akuntabilitas.

        MBG tidak hanya berdampak pada anak sekolah. Jika dikelola dengan tepat, program ini bisa menjadi penggerak ekonomi lokal.

        Bayangkan ribuan dapur yang menyerap hasil panen petani lokal. Bayangkan UMKM pangan yang mendapatkan kepastian pasar. Dalam skala nasional, MBG bisa menjadi stimulus ekonomi berbasis desa.

        Namun efek berganda (multiplier effect) ini hanya akan terjadi jika rantai pasok dirancang inklusif. Jika justru terkonsentrasi pada pemain besar, maka potensi ekonomi kerakyatan bisa hilang.

        Kebijakan makan gratis selalu memiliki dimensi populis. Ia mudah disukai publik karena manfaatnya langsung terasa. Namun kebijakan populis bisa menjadi beban fiskal jika tidak dihitung dengan matang.

        Pertanyaannya: apakah anggaran MBG berkelanjutan? Apakah desain pembiayaannya tahan terhadap gejolak ekonomi global? Apakah ada mekanisme evaluasi berbasis data untuk memastikan efektivitas?

        Kepuasan publik 72,8 persen harus diimbangi dengan audit kinerja dan transparansi fiskal. Tanpa itu, program berisiko menjadi beban APBN di masa depan.

        Narasi besar MBG adalah investasi menuju Indonesia Emas 2045. Pada tahun itu, Indonesia diproyeksikan menikmati bonus demografi puncak.

        Namun bonus demografi bisa berubah menjadi bencana demografi jika kualitas SDM rendah. Gizi yang buruk hari ini akan berdampak pada produktivitas 20 tahun mendatang.

        Karena itu, MBG adalah kebijakan jangka panjang. Ia tidak bisa dinilai hanya dalam satu atau dua tahun. Keberhasilannya baru terlihat ketika generasi penerima manfaat memasuki usia produktif.

        Survei 72,8 persen adalah indikator penerimaan sosial saat ini. Tetapi ukuran sejatinya adalah kualitas generasi 2045.

        Salah satu pelajaran penting dari survei ini adalah pentingnya komunikasi publik. Transparansi data, keterbukaan terhadap kritik, dan respons cepat terhadap isu negatif akan menentukan arah persepsi masyarakat.

        Dalam era media sosial, persepsi dapat berubah cepat. Program sebesar MBG membutuhkan manajemen komunikasi krisis yang matang.

        Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan angka survei. Dialog publik harus terus dilakukan.

        Kepuasan publik sebesar 72,8 persen adalah kabar baik. Ia menunjukkan legitimasi awal yang kuat. Namun ia juga adalah tanggung jawab.

        MBG bukan sekadar program makan gratis. Ia adalah proyek peradaban. Ia adalah taruhan masa depan bangsa.

        Jika kualitas terjaga, tata kelola transparan, dan pengawasan publik diperkuat, maka angka 72,8 persen bisa meningkat—bukan hanya dalam survei, tetapi dalam kualitas hidup generasi Indonesia.

        Namun jika pengelolaan abai, isu negatif dibiarkan, dan akuntabilitas lemah, maka legitimasi itu bisa tergerus.

        Pada akhirnya, yang diuji bukan hanya kepuasan publik hari ini, tetapi keberanian negara menjaga komitmen jangka panjangnya terhadap masa depan anak-anak Indonesia.

        Dan di situlah MBG menemukan makna sejatinya: bukan sekadar angka, melainkan investasi peradaban.

        Tags: 72.8 persenkepuasan publiklegitimasi publikMakan Bergizi GratisMBG
        Share235Tweet147Share59
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Sumedang Akselerasi MBG Berbasis Lokal, Petani Jadi Tulang Punggung Rantai Pasok

        Pemerintah Benahi MBG, 63 Juta Penerima dan 27 Ribu SPPG Akan Diverifikasi

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Sumedang Akselerasi MBG Berbasis Lokal, Petani Jadi Tulang Punggung Rantai Pasok

        Pemerintah Benahi MBG, 63 Juta Penerima dan 27 Ribu SPPG Akan Diverifikasi

        August 12, 2026
        Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

        Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

        August 12, 2026
        Refocusing Mulai, 76 Sekolah “Kaya” di Pulau Jawa Dicoret Dari Daftar Penerima MBG

        Tak Cuma Soal Gizi, Riset Mahasiswa Ungkap Potensi Dapur MBG Gerakkan Ekonomi Lokal

        August 12, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019