Jakarta – Kompetensi dan profesionalisme dinilai menjadi kunci utama bagi wartawan di tengah derasnya arus informasi digital saat ini. Selain dituntut cepat, insan pers juga harus tetap akurat dan berpegang pada kode etik jurnalistik.
Pesan itu mengemuka dalam pembukaan Uji Kompetensi Wartawan Angkatan ke-65 yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jaya di Gedung Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Senin (25/5/2026).
Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, mengatakan sertifikasi kompetensi kini menjadi kebutuhan penting di berbagai profesi, termasuk jurnalistik.
“Saat ini hampir semua profesi membutuhkan sertifikasi kompetensi, termasuk wartawan,” kata Arifin saat membuka kegiatan tersebut.
Ia menilai media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang cepat sekaligus akurat kepada masyarakat.
Menurutnya, hubungan antara pemerintah daerah dan media selama ini juga terjalin baik dan perlu terus diperkuat.
“Kami merasa sangat terbantu dengan berita-berita yang terupdate dari rekan-rekan media. Sinergi ini harus terus dibangun, termasuk kritik dan masukan demi Jakarta Pusat yang lebih baik,” ujarnya.
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jaya, Kesit Handoyo, menegaskan bahwa UKW bukan sekadar formalitas administratif.
“UKW menjadi langkah penting untuk menciptakan wartawan yang profesional dan taat pada kode etik jurnalistik,” kata Kesit.
Ia menjelaskan, peserta UKW harus berasal dari perusahaan pers yang memenuhi standar administrasi dan kelembagaan, seperti berbadan hukum, memiliki struktur redaksi yang jelas, serta dipimpin oleh pemimpin redaksi yang telah memiliki sertifikat UKW Utama.
Sebanyak 32 peserta mengikuti UKW angkatan ke-65 ini, terdiri dari 26 peserta tingkat muda, empat peserta tingkat madya, dan dua peserta tingkat utama.
Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, hingga Pekanbaru.
Menurut Kesit, perkembangan media digital yang sangat cepat membuat tantangan profesi wartawan semakin besar.
Karena itu, ia menekankan bahwa kecepatan dalam menyampaikan berita harus selalu diimbangi dengan akurasi, tanggung jawab, dan integritas jurnalistik.
































































