Lombok – Pertamina Grand Prix of Indonesia memberikan dorongan baru bagi sektor otomotif dan pariwisata di Lombok, serta memberikan dampak positif bagi ratusan tenaga kerja lokal. Tenaga kerja dari berbagai usia berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara internasional ini.
Masyarakat lokal Lombok diberi beragam peran, seperti marshall tim balap, petugas ticketing, keamanan, pengelolaan limbah, hingga pelayanan.
Para peserta merasa bangga menjalankan tugas tersebut. Salah satunya, Alwan Hafizin, seorang marshall di area paddock sirkuit Pertamina Mandalika International Circuit. Pria yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang ini merasa senang bisa berkontribusi dalam acara ini dan mendapatkan tambahan penghasilan.
“Saya berterima kasih kepada Pertamina atas acara ini, perekonomian masyarakat terbantu, dan saya merasakan manfaatnya,” ungkap Alwan pada Sabtu (28/9/2024).
Selain mendongkrak ekonomi, keterlibatan dalam acara ini juga menjadi kesempatan untuk meningkatkan pengalaman di level internasional.
Seorang mahasiswa bernama Muhammad Rizky, yang bertugas sebagai petugas keamanan, menyatakan, “Saya masih semester 1 dan ingin mendapatkan pengalaman dari acara internasional. Sebagai tuan rumah, saya ingin berpartisipasi dan mendapatkan penghasilan tambahan.”
Di sisi lain, Aira, seorang petugas ticketing, berharap acara ini dapat membangun relasi dan memberikan kontribusi untuk kesuksesan event internasional. Ia siap memberikan yang terbaik dalam tugasnya.
“Di acara ini, kami bertemu banyak orang dari seluruh dunia. Ini adalah pengalaman berharga untuk menjalin relasi. Menjadi petugas tiket bukanlah tugas yang mudah, tapi saya siap memberikan yang terbaik demi kelancaran acara,” ujar Aira.
Vice President (VP) Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoso menjelaskan, dampak perekonomian yang diharapkan dari gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia dapat menyentuh hingga keterlibatan tenaga kerja lokal.
Setiap tahun, gelaran tersebut berhasil mengajak masyarakat lokal Lombok turut berpartisipasi aktif. Ia berharap, gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia dapat turut melibatkan tenaga kerja lokal serta memberikan mereka penghasilan dan pengalaman baru.
“Harapannya, acara ini menjadi pengalaman berharga bagi mereka serta dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja,” tandas Fadjar.
































































