Palu – Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Sulawesi Tengah memperkenalkan slogan baru, “Bahagia Beragama, Beragama Bahagia”, sebagai bagian dari upaya memperkuat toleransi dan kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut.
Ketua FKUB Sulteng, Zainal Abidin, menjelaskan bahwa slogan ini lahir dari kebiasaan masyarakat yang telah terbiasa hidup rukun. “Slogan ini dikembangkan dari aktivitas sehari-hari, seperti warga lintas agama yang hidup berdampingan dalam satu lingkungan dan bekerja sama membersihkan lingkungan,” jelasnya di Palu, Minggu.
Konsep ini diharapkan menjadi gerakan sosial untuk mengembangkan toleransi melalui kebersamaan dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari hal-hal kecil hingga kegiatan yang lebih besar. Slogan ini juga menjadi tema utama program FKUB pada tahun 2025, dengan promosi melalui berbagai platform seperti media sosial, papan reklame, hingga media massa.
Beberapa program yang akan dijalankan mencakup kegiatan bakti sosial yang melibatkan pemuda lintas agama dan lomba video pidato untuk Gen-Z yang bertemakan “Bahagia Beragama, Beragama Bahagia”. FKUB juga mendorong kolaborasi antar komunitas pemuda melalui pengurus Pelopor Kerukunan Dunia Maya.
Zainal menekankan bahwa perbedaan agama, budaya, suku, dan bahasa merupakan anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa. “Perbedaan ini tidak seharusnya menjadi penyebab konflik, melainkan menjadi kekuatan untuk mempererat silaturahmi dan kerukunan di tengah masyarakat,” tegasnya.































































