• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Akademisi: Generasi Z Paling Rentan Terpapar Narasi Radikal Lewat Medsos dan Platform Digital

Akademisi: Generasi Z Paling Rentan Terpapar Narasi Radikal Lewat Medsos dan Platform Digital

August 4, 2026
Implementasi Zero Tolerance Pelanggaran MBG, BGN Copot 137 Kepala SPPG

Implementasi Zero Tolerance Pelanggaran MBG, BGN Copot 137 Kepala SPPG

August 4, 2026
Kemah Rohis di Polman, 400 Pelajar Diperkuat Karakter, Nilai Keagamaan, dan Ukhuwah

Kemah Rohis di Polman, 400 Pelajar Diperkuat Karakter, Nilai Keagamaan, dan Ukhuwah

August 4, 2026
Kadin Dorong Kolaborasi dengan Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan dan Program MBG

Kadin Dorong Kolaborasi dengan Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan dan Program MBG

August 3, 2026
Jelang Hadapi Vietnam, Herdman Minta Timnas Indonesia Siap Hadapi Tekanan di Lapangan

Jelang Hadapi Vietnam, Herdman Minta Timnas Indonesia Siap Hadapi Tekanan di Lapangan

August 3, 2026
Pancasila Harus Jadi Kompas Bangsa di Tengah Hoaks dan Politik Identitas

Pancasila Harus Jadi Kompas Bangsa di Tengah Hoaks dan Politik Identitas

August 3, 2026
Permintaan dari Dapur MBG Dongkrak Usaha Peternak Lele Aceh Barat Daya

Permintaan dari Dapur MBG Dongkrak Usaha Peternak Lele Aceh Barat Daya

August 3, 2026
Pelajar Probolinggo Deklarasikan Gerakan Duta Toleransi, Siap Jaga Kerukunan Bangsa

Pelajar Probolinggo Deklarasikan Gerakan Duta Toleransi, Siap Jaga Kerukunan Bangsa

August 3, 2026
Menag: Kerukunan Antarumat Beragama Jadi Kekuatan Indonesia Menatap Masa Depan

Menag: Kerukunan Antarumat Beragama Jadi Kekuatan Indonesia Menatap Masa Depan

August 3, 2026
Pascainsiden MBG di Semarang, BGN Perketat Pengawasan Dapur dan Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pelanggar SOP

Pascainsiden MBG di Semarang, BGN Perketat Pengawasan Dapur dan Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pelanggar SOP

August 3, 2026
Lintas Agama Bersihkan Sungai Cibalok, Warga Bogor Tunjukkan Toleransi Lewat Aksi Nyata

Lintas Agama Bersihkan Sungai Cibalok, Warga Bogor Tunjukkan Toleransi Lewat Aksi Nyata

August 3, 2026
Upaya Redam Radikalisme Online, Telegram Tutup Ribuan Saluran Terindikasi Teror

Australia Gugat Telegram, Regulator Nilai Platform Lamban Tangani Konten Terorisme

August 3, 2026
Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

Kemendikdasmen Perkuat Data dan Infrastruktur Sekolah untuk Perluas Jangkauan Program MBG

July 31, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Implementasi Zero Tolerance Pelanggaran MBG, BGN Copot 137 Kepala SPPG

    Implementasi Zero Tolerance Pelanggaran MBG, BGN Copot 137 Kepala SPPG

    Kemah Rohis di Polman, 400 Pelajar Diperkuat Karakter, Nilai Keagamaan, dan Ukhuwah

    Kemah Rohis di Polman, 400 Pelajar Diperkuat Karakter, Nilai Keagamaan, dan Ukhuwah

    Akademisi: Generasi Z Paling Rentan Terpapar Narasi Radikal Lewat Medsos dan Platform Digital

    Akademisi: Generasi Z Paling Rentan Terpapar Narasi Radikal Lewat Medsos dan Platform Digital

    Kadin Dorong Kolaborasi dengan Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan dan Program MBG

    Kadin Dorong Kolaborasi dengan Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan dan Program MBG

    Pancasila Harus Jadi Kompas Bangsa di Tengah Hoaks dan Politik Identitas

    Pancasila Harus Jadi Kompas Bangsa di Tengah Hoaks dan Politik Identitas

    Permintaan dari Dapur MBG Dongkrak Usaha Peternak Lele Aceh Barat Daya

    Permintaan dari Dapur MBG Dongkrak Usaha Peternak Lele Aceh Barat Daya

    Pelajar Probolinggo Deklarasikan Gerakan Duta Toleransi, Siap Jaga Kerukunan Bangsa

    Pelajar Probolinggo Deklarasikan Gerakan Duta Toleransi, Siap Jaga Kerukunan Bangsa

    Menag: Kerukunan Antarumat Beragama Jadi Kekuatan Indonesia Menatap Masa Depan

    Menag: Kerukunan Antarumat Beragama Jadi Kekuatan Indonesia Menatap Masa Depan

    Pascainsiden MBG di Semarang, BGN Perketat Pengawasan Dapur dan Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pelanggar SOP

    Pascainsiden MBG di Semarang, BGN Perketat Pengawasan Dapur dan Tegaskan Sanksi Tegas bagi Pelanggar SOP

    Trending Tags

    • Religi
      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Festival Waisak 2026 Jadi Ruang Penguatan Toleransi dan Persatuan Lintas Umat Beragama

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

      Waisak di Borobudur Buktikan Kerukunan Umat Beragama Indonesia Kian Kokoh

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Jelang Hadapi Vietnam, Herdman Minta Timnas Indonesia Siap Hadapi Tekanan di Lapangan

      Jelang Hadapi Vietnam, Herdman Minta Timnas Indonesia Siap Hadapi Tekanan di Lapangan

      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Mitchell Baker Hattrick, Timnas Indonesia Gilas Kamboja 5-1 di Laga Perdana Piala AFF

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

      Menuju Piala Dunia 2030, Zidane, Klopp, dan Guardiola Dikaitkan dengan Kursi Pelatih Timnas Elite

      Juara Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Puncak Ranking FIFA

      Juara Dunia 2026, Spanyol Gusur Argentina dari Puncak Ranking FIFA

      Gagal Pertahankan Gelar, Messi: Kami Sudah Memberikan Segalanya

      Gagal Pertahankan Gelar, Messi: Kami Sudah Memberikan Segalanya

      Spanyol Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Rodri Dinobatkan Pemain Terbaik

      Spanyol Borong Penghargaan Individu Piala Dunia 2026, Rodri Dinobatkan Pemain Terbaik

      Ferran Torres Antar Spanyol Taklukkan Argentina, La Furia Roja Raih Gelar Dunia

      Ferran Torres Antar Spanyol Taklukkan Argentina, La Furia Roja Raih Gelar Dunia

      Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Tumbangkan Ganda Nomor Satu Dunia di Final

      Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Tumbangkan Ganda Nomor Satu Dunia di Final

      Banjir Gol, Sikat Prancis 6-4 Inggris Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

      Banjir Gol, Sikat Prancis 6-4 Inggris Peringkat Ketiga Piala Dunia 2026

    • Budaya
    • Lifestyle
      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Napi Berisiko Tinggi, Ammar Zoni Dipindahkan ke Lapas Super Maksimum di Nusakambangan

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Ammar Zoni Ketahuan Edarkan Narkoba di Dalam Rutan, Dihukum Sel Isolasi 40 Hari

      Trending Tags

      • Opini
        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Hari Pertama MBG Pasca Libur Sekolah: Kangen Itu Terbayarkan

        Suara-Suara Kecil Ketika MBG Datang Lagi Setelah Libur Sekolah Usai

        Suara-Suara Kecil Ketika MBG Datang Lagi Setelah Libur Sekolah Usai

        Suara Jalanan untuk MBG: Antara Kritik, Dukungan, dan Harapan Perbaikan

        Suara Jalanan untuk MBG: Antara Kritik, Dukungan, dan Harapan Perbaikan

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Daerah

        Akademisi: Generasi Z Paling Rentan Terpapar Narasi Radikal Lewat Medsos dan Platform Digital

        by admin
        August 4, 2026
        in Daerah, News
        0
        Akademisi: Generasi Z Paling Rentan Terpapar Narasi Radikal Lewat Medsos dan Platform Digital
        491
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Bandung – Keberhasilan Indonesia mempertahankan capaian zero terrorist attack dalam beberapa tahun terakhir tidak serta-merta menghilangkan ancaman ekstremisme. Para akademisi menilai ancaman tersebut kini bergeser ke ruang digital, dengan Generasi Z menjadi kelompok yang paling rentan terpapar narasi radikal melalui media sosial dan platform digital.

        Fenomena tersebut menjadi fokus dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Dampak Media Sosial terhadap Pemahaman Radikalisme dan Intoleransi Berbasis SARA pada Generasi Z di Indonesia” yang diselenggarakan oleh Riset Kolaborasi Indonesia (RKI) 2026, Kamis (30/7/2026).

        Riset kolaboratif yang melibatkan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Malang (UM), dan Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) itu dipimpin oleh Guru Besar Sosiologi Pendidikan UPI, Prof. Dr. Elly Malihah, M.Si.

        Prof. Elly mengungkapkan bahwa terjadi perubahan signifikan dalam pola Generasi Z memperoleh pengetahuan keagamaan. Jika sebelumnya otoritas keagamaan banyak bertumpu pada kiai, ustaz, maupun guru agama, kini generasi muda lebih sering mencari jawaban melalui mesin pencari dan teknologi kecerdasan buatan (AI).

        Menurutnya, perubahan tersebut menghadirkan tantangan baru karena informasi yang diperoleh di ruang digital tidak selalu melalui proses verifikasi dan pendampingan yang memadai. Karena itu, FGD menghadirkan lima pakar dari berbagai disiplin ilmu untuk mengkaji fenomena radikalisme digital dari perspektif politik, sosiologi, pendidikan, psikologi, hingga literasi media.

        Mantan Staf Ahli Wakil Presiden sekaligus Guru Besar UPI, Prof. Dr. Dadan Wildan, M.Hum., menilai Indonesia saat ini menghadapi sebuah paradoks. Di satu sisi, tidak terjadi serangan teror dalam beberapa tahun terakhir. Namun di sisi lain, penyebaran paham radikal di ruang digital justru berlangsung semakin masif.

        “Tahun 2023 sampai sekarang kita mengalami zero terrorist attack. Tapi justru yang ada adalah radikalisme online yang masif dan menyasar generasi muda,” ujarnya.

        Ia menjelaskan bahwa kelompok radikal tidak benar-benar hilang, melainkan mengubah strategi dengan meninggalkan pola kekerasan terbuka menuju pendekatan yang lebih halus melalui perang ide dan narasi di media digital.

        Sementara itu, Dekan Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (FPIPS) UPI, Prof. Dr. Cecep Darmawan, S.H., S.I.P., S.A.P., S.Pd., M.Si., M.H., CPM., menekankan bahwa radikalisme berawal dari proses pembentukan cara berpikir sebelum berkembang menjadi tindakan.

        Menurutnya, proses radikalisasi dibangun melalui tiga unsur utama, yakni kebutuhan akan pengakuan atau keadilan (need), narasi ideologis (narrative), serta keberadaan jaringan pendukung (network). Ketiga faktor tersebut saling memperkuat hingga membentuk keyakinan yang sulit diubah.

        Dari perspektif keagamaan, Guru Besar UIN Sunan Gunung Djati Bandung, Prof. Dr. Karman, S.Ag., M.Ag., mengingatkan pentingnya memahami ajaran agama secara utuh dan tidak sepotong-sepotong.

        Ia juga menyoroti fenomena pengkultusan figur keagamaan di media sosial yang kerap menyampaikan pandangan secara hitam-putih. Kondisi tersebut diperparah oleh tingkat literasi digital masyarakat yang masih berada pada kategori sedang sehingga membuat pengguna internet lebih mudah menerima narasi provokatif.

        Menurutnya, bias kognitif membuat konten bernuansa negatif lebih mudah menarik perhatian dan diingat dibandingkan konten positif, sementara hanya sedikit pengguna yang memilih melaporkan konten bermuatan negatif.

        Pandangan serupa disampaikan Pakar Pendidikan Islam Universitas Islam Bandung (Unisba), Imam Pamungkas, Ph.D. Ia menjelaskan bahwa radikalisme pada dasarnya merupakan istilah yang netral dan baru menjadi persoalan ketika berkembang menjadi ekstremisme.

        Ia membedakan antara radicalism by thought dan radicalism by action. Dalam konteks tersebut, media sosial tidak selalu menjadi penyebab utama, tetapi berfungsi sebagai lingkungan yang memperkuat sekaligus mempercepat penyebaran berbagai narasi.

        Dari sisi psikologi media, Pakar Literasi Media Vidi Sukmayadi, M.Si., Ph.D., menjelaskan bahwa desain media sosial mampu memengaruhi alam bawah sadar pengguna melalui mekanisme biologis.

        Menurutnya, pelepasan hormon seperti oksitosin, serotonin, dan dopamin membuat pengguna lebih mudah mempercayai informasi, memperoleh kepuasan saat berinteraksi, sekaligus terus kembali mengonsumsi konten serupa.

        Ia menilai kondisi tersebut menjadi salah satu alasan mengapa narasi radikal dapat diterima secara perlahan oleh sebagian Generasi Z tanpa disadari. Karena itu, Vidi mendorong agar literasi media menjadi bagian wajib dalam kurikulum pendidikan formal.

        FGD juga menghadirkan pandangan langsung dari kalangan Generasi Z. Rufaidah, seorang siswi SMA, mengungkapkan bahwa anak muda sering kali tetap mengikuti akun atau tokoh yang menyampaikan pandangan kontroversial karena dianggap menarik dan berbeda dari arus utama, meskipun menyadari sebagian isi pesannya keliru.

        Sementara itu, Aurel menilai definisi “terpengaruh” di kalangan anak muda masih terlalu sempit. Menurutnya, banyak yang menganggap seseorang baru disebut terpapar apabila telah bergabung dengan organisasi ekstrem, padahal penerimaan terhadap narasi digital secara perlahan juga merupakan bentuk pengaruh yang perlu diwaspadai.

        Pandangan tersebut diperkuat oleh Tiara, seorang mahasiswi, yang mengamati bahwa ide-ide ekstrem kini sering dikemas dalam bentuk meme, candaan, maupun perdebatan di kolom komentar sehingga lebih mudah diterima sebagai hiburan daripada propaganda.

        Melalui hasil penelitian ini, tim RKI berharap dapat menyusun model rekonstruksi pengetahuan yang lebih inklusif sekaligus merancang program edukasi yang mengintegrasikan literasi digital, moderasi beragama, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat daya tahan Generasi Z dalam menghadapi penyebaran radikalisme dan intoleransi di ruang siber. 

        Tags: FGD Dampa Media Sosialgenerasi zmedia sosialnarasi radikalRiset Kolaborasi IndonesiaUPI
        Share196Tweet123Share49
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Implementasi Zero Tolerance Pelanggaran MBG, BGN Copot 137 Kepala SPPG

        Implementasi Zero Tolerance Pelanggaran MBG, BGN Copot 137 Kepala SPPG

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Implementasi Zero Tolerance Pelanggaran MBG, BGN Copot 137 Kepala SPPG

        Implementasi Zero Tolerance Pelanggaran MBG, BGN Copot 137 Kepala SPPG

        August 4, 2026
        Kemah Rohis di Polman, 400 Pelajar Diperkuat Karakter, Nilai Keagamaan, dan Ukhuwah

        Kemah Rohis di Polman, 400 Pelajar Diperkuat Karakter, Nilai Keagamaan, dan Ukhuwah

        August 4, 2026
        Akademisi: Generasi Z Paling Rentan Terpapar Narasi Radikal Lewat Medsos dan Platform Digital

        Akademisi: Generasi Z Paling Rentan Terpapar Narasi Radikal Lewat Medsos dan Platform Digital

        August 4, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019