Lille — Bek Timnas Indonesia Calvin Verdonk tampil sebagai starter saat Lille mengalahkan Freiburg 1-0 pada laga fase liga Liga Europa di Stade Pierre Mauroy, Jumat (30/1/2026). Kemenangan tersebut memastikan Lille melangkah ke babak playoff fase gugur kompetisi kasta kedua Eropa itu.
Verdonk dimainkan sejak menit awal sebagai bek kiri dalam formasi 4-4-2 yang diterapkan pelatih Lille. Tim tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan dan mendominasi penguasaan bola sejak awal pertandingan. Namun, rapatnya pertahanan Freiburg membuat Lille gagal mencetak gol sepanjang babak pertama.
Skor 0-0 bertahan hingga turun minum. Memasuki babak kedua, Freiburg harus bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-74 setelah Maximilian Eggestein diganjar kartu merah. Wasit mengusir Eggestein usai meninjau pelanggaran keras berupa injakan pada pergelangan kaki Matias Fernandez.
Unggul jumlah pemain membuat Lille semakin menekan pertahanan tim tamu. Meski begitu, Les Dogues masih kesulitan membongkar pertahanan Freiburg yang tampil disiplin. Verdonk sendiri tampil solid di sisi kiri pertahanan sebelum akhirnya ditarik keluar pada menit ke-82 dan digantikan Romain Perraud.
Tekanan Lille akhirnya berbuah penalti di masa injury time. Matias Fernandez yang mencoba menusuk ke kotak penalti dijatuhkan oleh Cyriaque Irie di sisi kiri area terlarang. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih.
Olivier Giroud yang maju sebagai algojo menjalankan tugasnya dengan sempurna. Tendangan kerasnya ke sudut kiri atas gawang tak mampu dihentikan kiper Freiburg, Noah Atubolu, meski sudah membaca arah bola.
Gol Giroud memastikan kemenangan 1-0 bagi Lille. Hasil ini membawa wakil Prancis tersebut finis di peringkat ke-18 klasemen fase liga dengan koleksi 12 poin, cukup untuk mengamankan tiket ke babak playoff fase gugur Liga Europa.
Sementara itu, meski kalah, Freiburg tetap lolos langsung ke babak 16 besar berkat posisi mereka di peringkat ketujuh klasemen dengan raihan 17 poin.
Dari sisi individu, Calvin Verdonk mencatatkan performa defensif yang cukup solid selama 82 menit berada di lapangan. Bek kiri berusia 27 tahun itu mencatat satu tekel sukses, satu intersep, satu sapuan, memenangi dua duel, serta menyumbang satu umpan kunci yang membantu serangan Lille.
































































