• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
MBG dan Ramadan: Menyatukan Gizi, Ibadah, dan Keadilan Sosial

MBG dan Ramadan: Menyatukan Gizi, Ibadah, dan Keadilan Sosial

February 18, 2026
Pengadilan Prancis Tuntut Hukuman Seumur Hidup Milisi ISIS

Pengadilan Prancis Tuntut Hukuman Seumur Hidup Milisi ISIS

September 25, 2026
Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

September 21, 2026
Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

September 21, 2026
Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

September 21, 2026
Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

September 21, 2026
DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

September 20, 2026
Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

September 17, 2026
BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

September 17, 2026
“Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

“Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

September 17, 2026
Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

September 17, 2026
FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

September 17, 2026
Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

September 17, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Pengadilan Prancis Tuntut Hukuman Seumur Hidup Milisi ISIS

    Pengadilan Prancis Tuntut Hukuman Seumur Hidup Milisi ISIS

    Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

    Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

    Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

    Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

    Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

    Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

    Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

    Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

    DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

    DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

    Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

    Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

    BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

    BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

    “Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

    “Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home Opini

        MBG dan Ramadan: Menyatukan Gizi, Ibadah, dan Keadilan Sosial

        by admin
        February 18, 2026
        in Opini
        0
        MBG dan Ramadan: Menyatukan Gizi, Ibadah, dan Keadilan Sosial
        656
        SHARES
        1.9k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Oleh: Ibrahim Mahfouz

        Bulan Ramadan selalu menghadirkan lanskap sosial yang berbeda. Ritme hidup berubah, jam belajar dan bekerja menyesuaikan, masjid lebih ramai, dan solidaritas sosial terasa menguat. Di tengah suasana spiritual itu, kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional menghadirkan dimensi baru dalam percakapan publik: bagaimana negara memastikan kebutuhan gizi anak tetap terpenuhi saat umat Islam menjalankan ibadah puasa.

        Pertanyaan ini penting. Ramadan bukan sekadar bulan ibadah individual, tetapi juga momentum sosial yang mempertemukan nilai ketakwaan dengan keadilan. Dalam konteks itu, MBG tidak bisa dipahami hanya sebagai program teknis distribusi makanan. Ia adalah instrumen kebijakan publik yang bersentuhan langsung dengan nilai-nilai dasar Ramadan: kepedulian, empati, pengendalian diri, dan tanggung jawab kolektif.

        Tulisan ini hendak melihat MBG dalam bingkai Ramadan—bukan sekadar sebagai kebijakan, melainkan sebagai refleksi komitmen negara dan masyarakat untuk menjaga martabat manusia melalui pemenuhan gizi, bahkan ketika jam makan berubah dan pola konsumsi bergeser.

        Puasa Ramadan mengajarkan pengendalian diri. Namun secara fisiologis, puasa juga mengubah pola metabolisme tubuh. Anak-anak usia sekolah, terutama yang berada pada fase pertumbuhan, membutuhkan asupan nutrisi yang cukup agar perkembangan fisik dan kognitifnya tetap optimal.

        Di sinilah tantangan muncul. Pada hari-hari biasa, MBG hadir sebagai penopang kebutuhan gizi harian siswa. Saat Ramadan, skema pelaksanaannya perlu adaptif. Sebagian siswa mungkin tetap berpuasa penuh, sebagian lain—terutama usia dini—belum diwajibkan. Ada yang membutuhkan asupan saat sahur dan berbuka, ada pula yang memerlukan edukasi gizi agar tidak sekadar “balas dendam” saat berbuka dengan makanan tinggi gula dan lemak.

        Ramadan sering kali memunculkan paradoks konsumsi: siang hari menahan lapar, malam hari berlebihan. Tanpa literasi gizi yang memadai, semangat berbagi bisa berubah menjadi budaya konsumtif. Karena itu, MBG dalam konteks Ramadan tidak cukup berhenti pada distribusi makanan. Ia harus menjadi pintu masuk edukasi gizi yang selaras dengan nilai kesederhanaan dan keseimbangan yang diajarkan puasa.

        Salah satu pesan utama Ramadan adalah kepekaan terhadap kelompok rentan. Rasa lapar yang dirasakan orang berpuasa dimaksudkan untuk menumbuhkan empati terhadap mereka yang setiap hari hidup dalam keterbatasan.

        Dalam konteks Indonesia yang majemuk dan memiliki kesenjangan sosial cukup lebar, MBG berfungsi sebagai jembatan keadilan. Program ini memastikan anak-anak dari keluarga prasejahtera tetap mendapatkan asupan nutrisi layak, sehingga tidak tertinggal dalam proses belajar.

        Ketika negara hadir melalui MBG, pesan yang disampaikan bukan hanya “memberi makan,” tetapi juga “mengakui hak.” Hak atas gizi yang baik adalah bagian dari hak dasar anak untuk tumbuh dan berkembang. Ramadan mengajarkan kewajiban moral berbagi; MBG menerjemahkannya ke dalam kebijakan sistemik.

        Di sini, nilai agama dan kebijakan publik bertemu. Spirit zakat, infak, dan sedekah menemukan padanannya dalam desain program yang terukur dan berkelanjutan.

        Ramadan di Indonesia kaya tradisi: buka puasa bersama, takjil gratis, pesantren kilat, hingga gerakan berbagi makanan. MBG dapat berkolaborasi dengan ekosistem ini.

        Bayangkan jika dapur MBG bersinergi dengan masjid dan sekolah untuk menyediakan paket sahur sehat bagi keluarga miskin ekstrem. Atau menghadirkan menu berbuka yang dirancang sesuai standar gizi, bukan sekadar manis dan mengenyangkan. Kolaborasi ini akan memperluas dampak MBG dari ruang kelas ke ruang komunitas.

        Beberapa sekolah bahkan dapat menjadikan Ramadan sebagai laboratorium pembelajaran. Siswa tidak hanya menerima makanan bergizi, tetapi juga belajar tentang komposisi nutrisi, pentingnya serat, protein, dan cairan selama puasa. Edukasi ini akan membentuk kebiasaan jangka panjang. Dengan demikian, MBG tidak terpisah dari Ramadan. Ia justru memperkaya maknanya.

        Namun tentu saja, implementasi MBG saat Ramadan menghadapi tantangan teknis:

        Penyesuaian waktu distribusi – Apakah makanan diberikan menjelang pulang sekolah untuk berbuka? Atau dalam bentuk paket yang bisa dibawa pulang?

        Ketahanan makanan – Menu harus dirancang agar tetap higienis hingga waktu berbuka.

        Perbedaan tingkat partisipasi puasa – Siswa non-Muslim atau yang belum wajib puasa tetap membutuhkan pola konsumsi normal.

        Koordinasi lintas lembaga – Sekolah, SPPG, orang tua, dan pemerintah daerah perlu sinkron.

        Tantangan ini bukan alasan untuk mengurangi layanan, melainkan peluang untuk memperkuat desain kebijakan. Ramadan justru menguji fleksibilitas dan sensitivitas program terhadap realitas sosial.

        Ramadan juga identik dengan perputaran ekonomi yang meningkat. UMKM kuliner tumbuh, permintaan bahan pangan melonjak. Jika dikelola cermat, MBG dapat menjadi motor penggerak ekonomi lokal.

        Dapur-dapur SPPG dapat memprioritaskan bahan pangan lokal: beras, sayur, telur, ikan, hingga alternatif seperti sorgum. Pola ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga memberdayakan petani dan pelaku usaha kecil.

        Lebih jauh, Ramadan dapat menjadi momentum kampanye pangan sehat berbasis lokal. Menu berbuka tidak harus impor atau instan. Ia bisa sederhana, bergizi, dan berasal dari tanah sendiri.

        Ada pandangan bahwa puasa menurunkan produktivitas. Namun riset menunjukkan bahwa dengan manajemen gizi dan istirahat yang baik, puasa justru dapat meningkatkan fokus dan kontrol diri.

        Di sinilah MBG memiliki relevansi. Anak yang mendapatkan asupan seimbang saat sahur dan berbuka akan lebih siap mengikuti pembelajaran, termasuk kegiatan keagamaan seperti tadarus dan pesantren kilat.

        Gizi bukan sekadar urusan fisik; ia berkaitan dengan kapasitas berpikir, kestabilan emosi, dan daya tahan mental. Ramadan menekankan penguatan spiritual, sementara MBG memastikan fondasi biologisnya tetap kokoh.

        Ramadan adalah sekolah karakter. Ia melatih disiplin waktu, empati sosial, dan kesabaran. Jika nilai ini dipadukan dengan kebijakan gizi yang tepat, kita berpeluang membentuk generasi yang tidak hanya saleh secara ritual, tetapi juga sehat dan produktif.

        MBG dapat menjadi bagian dari narasi besar pembangunan manusia. Ketika anak-anak belajar bahwa makan bergizi adalah bagian dari ibadah menjaga amanah tubuh, maka kesadaran itu akan tertanam lebih dalam daripada sekadar instruksi medis.

        Pada akhirnya, Ramadan mengajarkan kita untuk merasakan lapar agar memahami arti cukup. MBG mengingatkan bahwa rasa cukup tidak boleh menjadi hak istimewa segelintir orang.

        Negara yang menjamin gizi warganya sedang menegakkan martabat manusia. Ramadan memberi ruh moralnya; MBG memberi kerangka operasionalnya.

        Tantangan tentu ada: transparansi, akuntabilitas, kualitas distribusi, hingga evaluasi dampak. Namun perdebatan itu seharusnya diarahkan pada perbaikan, bukan delegitimasi.

        Karena pada dasarnya, ketika anak-anak belajar dengan perut terisi dan hati yang tenteram, kita sedang menanam investasi jangka panjang.

        MBG dan Ramadan bukan dua entitas yang berdiri sendiri. Keduanya dapat saling menguatkan. Ramadan memberi energi spiritual dan solidaritas sosial; MBG memastikan energi itu diterjemahkan dalam kebijakan yang menyentuh kebutuhan paling dasar manusia: makan yang layak dan bergizi.

        Jika Ramadan adalah bulan pembuktian iman, maka MBG adalah salah satu cara membuktikan komitmen kolektif kita terhadap masa depan generasi.

        Dan mungkin, di situlah makna terdalamnya: ibadah yang tidak hanya mengangkat tangan ke langit, tetapi juga menghadirkan keadilan di bumi.

        Tags: giziibadahkeadilan sosialMakan Bergizi GratisMBGramadan
        Share262Tweet164Share66
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Pengadilan Prancis Tuntut Hukuman Seumur Hidup Milisi ISIS

        Pengadilan Prancis Tuntut Hukuman Seumur Hidup Milisi ISIS

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Pengadilan Prancis Tuntut Hukuman Seumur Hidup Milisi ISIS

        Pengadilan Prancis Tuntut Hukuman Seumur Hidup Milisi ISIS

        September 25, 2026
        Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

        Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

        September 21, 2026
        Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

        Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

        September 21, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019