Jakarta – Lampung resmi ditetapkan sebagai tuan rumah Hari Pers Nasional (HPN) dan Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Tahun 2027. Penetapan tersebut diputuskan dalam rapat pleno bersama pengurus PWI Pusat dan PWI Lampung yang digelar di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (22/4/2026).
Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir atau Cak Munir mengatakan pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 akan digelar secara bersamaan pada pekan kedua April 2027. Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan waktu pelaksanaan yang berdekatan dengan bulan Ramadan.
“HPN dan Porwanas tahun depan di Lampung akan dilaksanakan pada waktu yang sama, yakni pada pekan kedua April 2027,” ujar Cak Munir saat memimpin rapat pleno.
Ia menjelaskan, peringatan HPN tetap dilakukan pada 9 Februari 2027, namun hanya dalam bentuk sederhana. Hal itu karena tanggal tersebut bertepatan dengan bulan suci Ramadan 1448 Hijriah.
“Untuk peringatannya tetap ada, tapi hanya potong tumpeng bersama seluruh PWI provinsi setelah salat tarawih. Kemudian perayaannya di pekan kedua April 2027 bersamaan dengan Porwanas,” katanya.
Cak Munir menambahkan, pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 akan dituangkan dalam surat keputusan resmi PWI Pusat yang kemudian diserahkan kepada PWI Lampung sebagai dasar persiapan penyelenggaraan.
Sementara itu, Ketua PWI Lampung Wirahadikusumah membenarkan bahwa Lampung telah resmi ditetapkan sebagai tuan rumah HPN dan Porwanas 2027. Ia menyebut keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan PWI Pusat Nomor 077-PLP/PP-PWI/IV/2026.
“Alhamdulillah, PWI Pusat sudah resmi mengeluarkan surat keputusan tentang penetapan Lampung menjadi tuan rumah HPN dan Porwanas 2027,” kata Wirahadikusumah.
Ia menambahkan, pihaknya akan segera menyampaikan surat keputusan tersebut kepada Pemerintah Provinsi Lampung untuk ditindaklanjuti sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan.
“Selanjutnya, SK PWI Pusat ini akan kami laporkan dan serahkan kepada Bapak Gubernur Lampung,” ujarnya.
Dengan penetapan tersebut, PWI Lampung mulai menyiapkan berbagai kebutuhan teknis pelaksanaan, termasuk koordinasi dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait. Kegiatan HPN dan Porwanas diperkirakan akan diikuti wartawan dari seluruh provinsi di Indonesia.
































































