Jakarta – Aktivitas produksi di pabrik tempe Super Raos di Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur meningkat sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan. Pabrik tersebut kini menjadi pemasok tetap bagi dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut.
Salah seorang perajin tempe, Ijan, mengatakan permintaan datang secara rutin dari dapur MBG di beberapa lokasi.
“Beberapa dapur MBG yang sudah berlangganan di pabrik tempe Super Raos ada di daerah Matraman satu, sama Condet satu,” ujarnya, Minggu (26/4/2026).
Ia menuturkan, kehadiran program MBG memberikan dampak langsung terhadap pendapatan pelaku usaha kecil. Produksi tempe meningkat untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG yang membutuhkan pasokan secara konsisten.
“Alhamdulillah omzet untuk pedagang seperti saya nambah,” katanya.
Menurut Ijan, program yang menyasar anak-anak, lanjut usia, dan ibu hamil tersebut diharapkan terus berjalan agar manfaat ekonomi semakin luas dirasakan pelaku usaha mikro.
“Untuk ke depannya saya masih berharap MBG dapat berjalan lancar,” ucapnya.
Meningkatnya kebutuhan bahan pangan dari dapur MBG dinilai turut menggerakkan ekonomi lokal. Usaha kecil seperti perajin tempe mendapatkan kepastian pasar, sekaligus memperkuat rantai pasok bahan makanan bagi penerima manfaat program.

































































