• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Intoleransi dengan Berbagai Wajah Tantangan Pancasila di Era Terkini

Intoleransi dengan Berbagai Wajah Tantangan Pancasila di Era Terkini

October 5, 2024
Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

September 21, 2026
Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

September 21, 2026
Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

September 21, 2026
Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

September 21, 2026
DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

September 20, 2026
Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

September 17, 2026
BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

September 17, 2026
“Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

“Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

September 17, 2026
Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

September 17, 2026
FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

FATF Soroti Platform Game untuk Pencucian Uang, Pendanaan Terorisme dan Judi Online

September 17, 2026
Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

Pelajar SMAN 3 Sidoarjo Dibekali Pemahaman Pencegahan Radikalisme, Ekstremisme, dan Bullying

September 17, 2026
Konflik Timur Tengah Picu Gelombang Propaganda Baru, Asia Tenggara Terancam

Konflik Timur Tengah Picu Gelombang Propaganda Baru, Asia Tenggara Terancam

September 17, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

    Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

    Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

    Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

    Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

    Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

    Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

    Belajar dari Luka Poso, 40 Guru Lintas Agama di Sulteng Dilatih Jadi Penjaga Kerukunan di Kelas

    DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

    DARI PIRING GURU UNTUK GENERASI SEHAT: FIKES UHAMKA HADIRKAN PGS-PL DI SDN PONDOK PINANG 01 JAKARTA

    Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

    Waspada Radikalisme Digital, PLN Riau-Kepri Bekali Pegawai Pemahaman Bahaya Paham Radikal dan Terorisme

    BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

    BNPT, Densus 88, dan Pemprov Sumbar Perkuat Sinergi Lindungi Anak dari Radikalisme Digital

    “Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

    “Emir Syariah” dan 22 Anggota ISIS Ditangkap Pasukan Keamanan Kurdi

    Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

    Paguyuban dan Ormas di Papua Selatan Diajak Jaga Kebinekaan dan Perkuat Persatuan

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Bezzecchi Rebut Pole MotoGP Aragon 2026, Marc-Alex Marquez di Baris Terdepan

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Disiapkan Jadi Pengganti Mo Salah, Liverpool Tebus Barcola dari PSG Rp 2,9 Triliun

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Rodri Resmi Gabung Barcelona, Dikontrak hingga 2030

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Cincin di Jari Ronaldo Bikin Heboh, CR7 dan Georgina Disebut Menikah Privat

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Ayah Lionel Messi, Jorge Messi, Meninggal Dunia di Usia 68 Tahun

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Raul Fernandez Tak Terbendung, Menangi MotoGP Inggris 2026 di Silverstone

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, PSSI Siapkan Evaluasi Total Timnas Indonesia

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

      Luis Figo Desak Gianni Infantino Mundur dari Kursi Presiden FIFA

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Menunggu Sepak Terjang Sudaryono dalam Meluruskan Jalan Program MBG

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Kepala BGN Nanik S. Deyang Mundur: Ada Apa? Berdampakkah pada Reformasi MBG?

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        Seminggu MBG Kembali Bergulir Pasca Libur Sekolah: Harapan Baru Tata Kelola Menuju Zero Risk

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        MBG: SPPG atau Kantin Sekolah, Bagaimana Mekanisme Agar Gizi Terpenuhi dan Aman dari Risiko

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Daerah

        Intoleransi dengan Berbagai Wajah Tantangan Pancasila di Era Terkini

        by admin
        October 5, 2024
        in Daerah, News
        0
        Intoleransi dengan Berbagai Wajah Tantangan Pancasila di Era Terkini

        Leonard Chrysostomos Epafras

        511
        SHARES
        1.5k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Yogyakarta – Dalam perjalanan bangsa Indonesia sejak merdeka sampai saat ini, Pancasila hadir sebagai jembatan perbedaan suku, ras, bahkan agama yang berbeda. Pancasila mampu menjadi penengah berbagai ideologi ekstrem, seperti komunisme dan ekstremisme berlatar belakang agama, yang tidak terjadi hanya di Islam sebagai agama mayoritas, namun juga di agama lainnya di Indonesia.

        Akademisi Universitas Gadjah Mada (UGM), Dr. Leonard Chrysostomos Epafras, mengatakan Indonesia telah banyak belajar dari berbagai insiden yang dipicu oleh isu keagamaan. 

        Menurutnya Indonesia punya banyak pengalaman penanganan konflik horizontal, mulai dari insiden maupun kasus besar seperti yang pernah terjadi di Ambon. Radikalisme tidak bisa dikaitkan dengan Islam saja, karena nyatanya ada kombatan di Ambon yang beragama Kristen.

        “Mereka mendapatkan doktrin menggunakan Alkitab, namun ditujukan sebagai pembenaran tindak kekerasan yang dilakukan. Tidak hanya di Indonesia, contoh radikalisme umat Kristiani yang lebih masif dan berpola itu bisa kita lihat di Amerika Serikat, Australia dan Eropa, yang biasanya dimotori oleh kelompok berhaluan kanan (Kristen konservatif),” kata Leonard di Yogyakarta, Jumat (4/10/2024).

        Dirinya menyebutkan, ada beberapa kelompok Kristen di mancanegara yang berani berbuat intoleransi, radikalisme, dan terorisme karena peraturan perundang-undangan di negaranya begitu melindungi kebebasan berpikir dan berpendapat. 

        Model seperti ini memberikan kesempatan kepada kelompok kanan ekstrem, seperti KKK (Ku Klux Klan) di Amerika Serikat. Kelompok semacam ini menolak ras yang lain, khususnya kulit hitam, dengan justifikasi tafsir Alkitab yang mereka yakini.

        Selaku penganut agama Kristen Protestan, menurut Leonard, seharusnya manusia dengan sesamanya harus saling mengasihi. Biar bagaimanapun, manusia yang beragam agama dan latar belakang ini diciptakan dari Tuhan yang sama.

        “Setiap insan harus sadar bahwa kita adalah keluarga besar dalam kemanusiaan. Istilah dalam agama Kristen itu oikoumene, yang artinya keluarga besar. Kita semua adalah manusia ciptaan Tuhan yang hidup bersama. Oikumene inilah yang menjadi branding dari PGI (Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia), sebagai lembaga payung Kekristenan terbesar di Indonesia. Branding ini digunakan karena menyadari, tiap manusia memang berasal dari satu Pencipta yang sama,” ulas Leonard.

        Sebagai bagian dari upaya kelompok Kristen membangun peradaban di Indonesia, ranah pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama dalam kontribusi mereka. Leonard mengatakan bahwa inisiasi dari kedua aspek tersebut sudah lama dijalankan di tengah Indonesia yang mayoritasnya beragama Islam. Hal ini kemudian dianggap Leonard sebagai bentuk bagaimana umat Kristiani berkontribusi pada integritas sosial dan pembangunan masyarakat secara umum. 

        Menurut Leonard, dari kebanyakan kasus intoleransi terhadap perbedaan agama di Indonesia yang Ia pelajari, sebenarnya bukan karena berbedanya agama yang dianut semua pihak yang terlibat. Konflik biasanya terjadi karena adanya relasi mayoritas-minoritas, atau kecemburuan pihak mayoritas terhadap apa yang dimiliki kelompok yang jadi minoritas di suatu wilayah.

        “Misalnya di Nusa Tenggara Timur, warga pendatang yang paling banyak berasal dari Bima, Jawa Timur, dan Makassar. Pendatang yang biasanya beragama Islam ini datang dengan usaha, etos kerja, dan akses permodalan yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan warga setempat yang beragama Kristen. Ketimpangan yang awalnya murni karena faktor ekonomi, menjadi semakin melebar karena dikait-kaitkan dengan isu perbedaan agama, bahkan seolah menjadi legitimasi atas kecemburuan sosial yang dirasakan,” ungkap Leonard.

        Dirinya mengatakan, permasalahan di wilayah-wilayah dengan minoritas Islam biasanya muncul pada waktu misalnya mendirikan masjid atau sarana ibadah lainnya. Kemudian, mayoritas Kristen disana mempersoalkan umat Islam yang minoritas, kenapa harus membangun rumah ibadah, padahal jumlah mereka sedikit. 

        Lucunya, isu yang sama juga bisa ditemukan andaikata situasinya dibalik. Isunya mirip sekali dengan penentangan pembangunan Gereja di berbagai daerah yang mayoritasnya beragama Islam.

        Kebencian terhadap umat Islam yang minoritas seolah mendapatkan restu dari ayat-ayat Alkitab yang “disesuaikan” agar mampu menjadi legitimasi atas tindak kekerasan yang telah direncanakan. Seperti misalnya, “bagaimana mungkin gelap dan terang itu jalan bersama?” 

        Interpretasi gelap itu jelas milik umat Kristiani yang mayoritas, dan gelap adalah milik umat-umat yang minoritas, termasuk Islam sebagai pendatang. Padahal, menurut Leonard, Yesus berkata sebaliknya dengan firman-Nya, “kasihilah musuhmu,” bahkan musuh saja harus dikasihi.

        Leonard berharap agar masyarakat Indonesia bisa lebih matang dan bijaksana dalam menghadapi isu yang berpotensi menimbulkan polarisasi dan gesekan horizontal. Kebersamaan bangsa Indonesia yang dinaungi Pancasila sebagai ideologi bernegara telah berkali-kali melewati ujian kebangsaan, dan hendaknya tetap kuat dalam menghadapi tantangan berikutnya.

        “Jangan sampai kita mundur ke era pra-Pancasila, ketika kita tidak punya konsep bersama. Pancasila mungkin bisa ditafsirkan dengan bermacam cara, tetapi tetap menjadi cara kita untuk saling terikat dan berhasil menjadi Indonesia yang seutuhnya,” pungkas Leonard. 

        Tags: ekstremismeideologi ekstremintoleransiKomunismeLeonard Epafraspancasila
        Share204Tweet128Share51
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

        Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Waspada Gejala Anak Teradikalisasi di Dunia Maya, Ini Tanda-tandanya!

        Awasi Aktivitas Anak di Ruang Digital, Kemenag Keluarkan SE Larang HP di Sekolah, Atur Pengguaan Gawai di Rumah

        September 21, 2026
        Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

        Pendampingan Eks Napiter dan Keluarga di Poso Diperkuat Lewat Pembinaan Spiritual, Pemberdayaan Ekonomi, dan Pendidikan

        September 21, 2026
        Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

        Narasi Ekstrem Masif di Medsos, FKPT Kalsel: Generasi Muda Harus Bisa Saring Konten di Ruang Digital

        September 21, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019