Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah mengangkat 48 menteri, 55 wakil menteri, dan sejumlah kepala badan. Mensesneg Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa pihaknya akan melakukan pendataan terkait rumah dinas bagi para menteri, meskipun fasilitas ini bukan menjadi prioritas utama.
“Saya rasa ini bukan hal mendesak. Menjadi menteri adalah soal pengabdian, bukan sekadar fasilitas seperti rumah dinas. Nanti akan kita atur, namun ini bukan kebutuhan yang harus dipenuhi segera atau yang diharapkan oleh para menteri,” ujar Prasetyo kepada wartawan di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (27/10/2024).
Menurut Prasetyo, meskipun menteri berhak mendapat rumah dinas, banyak di antara mereka yang tinggal di Jakarta, sehingga tidak mendesak.
“Memang ada ketentuannya (bahwa menteri mendapat rumah dinas). Tapi, kita akan lakukan inventarisasi karena sebagian besar menteri sudah tinggal di Jakarta,” tambahnya.
Sebagai catatan, jumlah menteri dan wakil menteri pada era Prabowo lebih banyak dibanding kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang terdiri dari 34 menteri.

































































