• Latest
  • Trending
  • All
  • News
  • Politik
  • Lifestyle
Umat Beragama Indonesia Wajib Taati Perjanjian Yang Sudah Menjadi Kesepakatan

Umat Beragama Indonesia Wajib Taati Perjanjian Yang Sudah Menjadi Kesepakatan

October 14, 2021
Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

October 29, 2026
25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

October 29, 2026
BNPT Regenerasi Duta Damai di Sumut, Anak Muda Disiapkan Lawan Narasi Radikal di Ruang Digital

BNPT Regenerasi Duta Damai di Sumut, Anak Muda Disiapkan Lawan Narasi Radikal di Ruang Digital

October 29, 2026
Dua Napiter di Purwokerto Ikrar Setia NKRI, Kalapas: Jangan Cuma Seremonial

Dua Napiter di Purwokerto Ikrar Setia NKRI, Kalapas: Jangan Cuma Seremonial

October 29, 2026
Lewat Film Ageman, Generasi Muda Diajak Pahami Pentingnya Hormati Perbedaan Untuk Tangkal IRET

Lewat Film Ageman, Generasi Muda Diajak Pahami Pentingnya Hormati Perbedaan Untuk Tangkal IRET

October 29, 2026
Perlindungan Anak di Era Digital, KPAD Bali Fokus Cegah Kekerasan dan Ekstremisme

Perlindungan Anak di Era Digital, KPAD Bali Fokus Cegah Kekerasan dan Ekstremisme

October 29, 2026
Sekjen MUI: Ukhuwah Harus Diutamakan

Semangat Sumpah Pemuda Relevan untuk Menangkal Provokasi dan Perpecahan

October 28, 2026
Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

October 28, 2026
Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

October 28, 2026
Cegah Ekstremisme Digital, Densus 88 dan Pemkot Tanjungpinang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

Cegah Ekstremisme Digital, Densus 88 dan Pemkot Tanjungpinang Perkuat Sinergi dan Kolaborasi

October 28, 2026
Indonesia–Vatikan Perkuat Dialog Lintas Agama untuk Perdamaian Global

Indonesia–Vatikan Perkuat Dialog Lintas Agama untuk Perdamaian Global

October 28, 2026
Moderasi Beragama Tak Cukup Sebagai Wacana Akademik Tapi Harus Diwujudkan Dalam Cara Masyarakat Sikapi Perbedaan

Moderasi Beragama Tak Cukup Sebagai Wacana Akademik Tapi Harus Diwujudkan Dalam Cara Masyarakat Sikapi Perbedaan

October 28, 2026
moderat.id
  • Home
  • News
    • All
    • Daerah
    • Ekonomi
    • Internasional
    • Nasional
    • Politik
    Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

    Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

    25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

    25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

    BNPT Regenerasi Duta Damai di Sumut, Anak Muda Disiapkan Lawan Narasi Radikal di Ruang Digital

    BNPT Regenerasi Duta Damai di Sumut, Anak Muda Disiapkan Lawan Narasi Radikal di Ruang Digital

    Dua Napiter di Purwokerto Ikrar Setia NKRI, Kalapas: Jangan Cuma Seremonial

    Dua Napiter di Purwokerto Ikrar Setia NKRI, Kalapas: Jangan Cuma Seremonial

    Lewat Film Ageman, Generasi Muda Diajak Pahami Pentingnya Hormati Perbedaan Untuk Tangkal IRET

    Lewat Film Ageman, Generasi Muda Diajak Pahami Pentingnya Hormati Perbedaan Untuk Tangkal IRET

    Perlindungan Anak di Era Digital, KPAD Bali Fokus Cegah Kekerasan dan Ekstremisme

    Perlindungan Anak di Era Digital, KPAD Bali Fokus Cegah Kekerasan dan Ekstremisme

    Sekjen MUI: Ukhuwah Harus Diutamakan

    Semangat Sumpah Pemuda Relevan untuk Menangkal Provokasi dan Perpecahan

    Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

    Tokoh Agama Berperan Strategis Rawat Toleransi dan Moderasi Ciptakan Lingkungan Aman dan Damai

    Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

    Cegah Radikalisme, PWNU DKI Tekankan Toleransi Berbasis Keadilan dan Kesetaraan

    Trending Tags

    • Religi
      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Menag Nasaruddin: Meneladani Nabi Juga Berarti Menjaga Alam

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Maulid Nabi 1448 H, Menag Ajak Umat Teladani Rasulullah dalam Merawat Toleransi

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Ditjen Bimas Hindu Angkat Filosofi Lawar sebagai Simbol Persatuan dalam Keberagaman

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Kemenag Papua: Semangat Galungan Perkuat Toleransi, Harmoni Sosial, dan Bijak Bermedia Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Penyuluh Agama Didorong Aktif Sebarkan Moderasi di Ruang Digital

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Potret Harmoni di Banyuwangi, Banser Bantu Amankan Perayaan Galungan-Kuningan

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Sambut 1 Muharram, Wali Kota Bogor Tekankan Pentingnya Menjaga Toleransi di Tengah Keberagaman

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Imam Masjid Berperan Penting Menjaga Islam Moderat dan Perdamaian

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

      Kelenteng Kong Miao Litang Tak Hanya Tempat Ibadah, Tapi Simbol Keberagaman dan Toleransi

    • Olahraga
      • All
      • Beladiri
      • Bola
      • Otomotif
      • Raket
      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Harry Kane Raih Ballon d’Or 2026, Kalahkan Mbappe dan Yamal!

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Persija Comeback, Taklukkan Persik 2-1 di JIS

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Mbappe Brace, Real Madrid Menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Liverpool Menang 2-0 atas Brighton, Masuk Empat Besar Premier League

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Tumbang 0-3 dari Bournemouth di Old Trafford, MU Tanpa Kemenangan dalam 8 Laga

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Adam Alis Jadi Pahlawan, Persib Curi 3 Poin dari Kandang Garudayaksa

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Ronaldo Jadi Pesepakbola Pertama dengan Harta Rp 36 Triliun, Dua Kali Lipat Messi

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Como 1907 Hancurkan Manchester United 4-1, Nico Paz Cetak Brace di Liga Champions

      Dibantai Lazio 0-3 di Kandang, Juventus Tertahan di Posisi Kedelapan

      Dibantai Lazio 0-3 di Kandang, Juventus Tertahan di Posisi Kedelapan

    • Budaya
    • Lifestyle
      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Roberto Carlos Bantah Jadi Mualaf, Ungkap Pernikahan Digelar dengan Dua Ritus

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Nikahi Wanita Keturunan Maroko-Lebanon, Roberto Carlos Mualaf?

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Denada Buka Suara, Akui Ressa Anak Kandung dan Sampaikan Permohonan Maaf

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Ridwan Kamil Sampaikan Klarifikasi Publik Usai Resmi Cerai dari Atalia

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      Sir David Beckham Resmi Dianugerahi Gelar Ksatria oleh Raja Charles III

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      David Beckham: Dari Lapangan Hijau ke Kerajaan Bisnis Bernilai Triliunan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      Artis Onadio Leonardo Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Ditemukan Ganja Saat Penggeledahan

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      8 Tahun Terlihat Harmonis, Raisa Gugat Cerai Hamish Daud

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Mantap Dalami Islam, Celine Evangelista: “Perubahan Ini Lahir dari Hati yang Tenang”

      Trending Tags

      • Opini
        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        MotoGP Mandalika 2026 Aman Terkendali, Bukti Hasil Sinergi Aparat Menjaga Ruang Nyata dan Ruang Digital dari Potensi Ancaman Teror

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        Jaga MotoGP Mandalika dari Upaya Kelompok Anti-NKRI

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        TRADISI DAN BUDAYA LOMBOK: BENTENG PALING AMPUH TANGKAL PROVOKASI RADIKAL DI BALIK GEMURUH MOTOGP MANDALIKA

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        Jelang MotoGP Mandalika: Merajut Kebersamaan dan Kedamaian Untuk Mewujudkan Kebangsaan Nasional

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        MBG dan Gempa NTT: Langkah Nyata untuk Korban Bencana

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Dampak Ekonomi MBG di Bawah Kendali Pimpinan BGN Baru

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Hantu Keracunan Kembali Hadir Saat MBG Pasca Libur Sekolah: Menunggu Janji Zero Tolerance BGN

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Mencari Formula Ideal Program MBG: SPPG, Kantin Sekolah, Posyandu, dan Pesantren

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Membaca Gebrakan Pertama Kepala BGN: Langkah Tegas dan Masa Depan MBG

        Trending Tags

        No Result
        View All Result
        moderat.id
        No Result
        View All Result
        Home News Daerah

        Umat Beragama Indonesia Wajib Taati Perjanjian Yang Sudah Menjadi Kesepakatan

        by admin
        October 14, 2021
        in Daerah, News
        0
        Umat Beragama Indonesia Wajib Taati Perjanjian Yang Sudah Menjadi Kesepakatan
        506
        SHARES
        1.4k
        VIEWS
        Share on FacebookShare on Twitter

        Metro – Dalam index potensi radikalisme di Indonesia masih ada sekitar 12,2 persen yang masuk dalam kategori OTG (orang tanpa gejala) yang terpapar radikalisme.  Indikatornya mereka ini anti-Pancasila dan pro khilafah. Karena itu untuk mereduksi dan melawan propaganda kelompok khilafah, umat beragama di Indonesia wajib menaati perjanjian yang sudah menjadi kesepakatan para founding father, tokoh bangsa, ali ulama, tokoh agama.

        “Menjadi kewajiban kita semua umat beragama di Indonesia mentaati perjanjian yang sudah menjadi kesepakatan. Artinya itu wajib ain. Kita semua wajib mentaati perjanjaian dalam berbangsa dan bernegara dalam bentuk konsensus nasional yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD 45 atau PBNU. Itu wajib,” ujar Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid, SE, MM, saat menjadi narasumber Diskusi Kebangsaan Membangun Harmoni Bangsa Bersama BNPT di Balai Desa Banjar Rejo, Kecamatan Batang Hari, Kabupaten Lampung Timur, Lampung, Kamis (14/10/2021).

        Dengan demikian, ungkap Ahmad Nurwakhid, kalau ada orang atau kelompok yang menggelorakan khilafah, syariah, dan daulah, itu haram hukumnya di Indonesia karena itu sama saja melanggar konsensus nasional. Apalagi tokoh-tokoh yang membuat perjanjian yang sudah menjadi kesepakatan itu sudah wafat semuanya.

        “Secara hukum siapa yang bisa membatalkan perjanjian, para pihak yang bersepakat, yang sekarang sudah wafat? Silakan kalau mau diubah ke alam barzah sana,” tukas Nurwakhid.

        “Artinya apa Pancasila NKRI harga mati. Dan siapapun yang melanggar perjanjian itu hukumnya jahiliyah, haram,” imbuhnya.

        Selain itu, mantan Kabagops Densus 88 ini mengajak seluruh hadirin untuk benar memahami makna tauhid. Ini penting agar umat beragama tidak mudah terpecah belah oleh politik adu domba kelompok radikal dan pengusung khilafah. Ia yakin bila umat beragama memahami tauhid, maka bangsa Indonesia akan imun dari radikalisme.

        “Jadi Tuhan di alam semesta itu zatnya satu, namanya beda-beda, cara nyembahnya beda-beda, kalau beda, gak boleh disamakan. Itu namanya lakum diinukum waliyadiin. Artinya bagimu agamamu bagiku agamaku,” jelasnya.

        Selain itu, ia juga meluruskan makna ukhuwah islamiyah. Makna ini harus diluruskan karena bila pemahamannya salah justru maknanya menjadi radikal dan takfiri.

        “Ukhuwah Islamiyah jangan diartikan persaudaraan sesama umat Islam, tapi persaudaraan secara Islami. Kalau persaudaraan sesama umat Islam itu radikal,” tegasnya.

        Nurwakhid menegaskan bahwa radikalisme dan terorisme mengatasnamakan Islam sejatinya fitnah bagi Islam. Pasalnya ideologi takfiri, agenda dan tindakan bertentangan dengan nilai islam yang rahmatan lil alamin yang mewajibakan toleransi, kasih sayang, akhlakul karimah, dan taat serta patuh kepada pemerintah yang sah.

        “Radikalisme dan terorisme mengatasnamakan agama adalah musuh agama dan musuh negara,” kata Ahmad.

        Ia menegaskan radikalisme adalah musuh semua agama dan tidak ada kaitannya tindakan terorisme dengan agama apapun. Namun, terorisme terkait dengan pemahaman dengan pemahaman dan cara beragama umatnya.

        “Yakinlah radikalisme mengatasnamakan Islam adalah fitnah bagi Islam, adalah proxy untuk menghancurkan Islam dan untuk menghancurkan NKRI. Maka harus menjadi musuh kita bersama. Kita harus bersatu dan melawan bersama-sama,” kata Ahmad Nurwakhid.

        Ia pun mengajak masyarakat untuk ikut mewaspadai atau mendeteksi gejala radikalisme di masyarakat.

        “Maka tugas bapak ibu semuanya, kalau ada orang yang sedikit-sedikit bidah, sesat, kenduri gak mau, ngucapin selamat Natal gak mau. Contohnya yang biasanya teriak-teriak sate-sate itu biasanya penjual sate. Jadi yang teriak-teriak kafir dan bid’ah, nah itulah mereka,” jelasnya.

        Ia menegaskan bahwa Indonesia adalah Bhinneka Tunggal Ika yaitu berbeda-beda tetapi tetap satu jua. Artinya, perbedaan dan keragaman Indonesia itu adalah keniscayaah. Perbedaan itu justru harus jadikan kekuatan dalam persatuan. Karena itu, bangsa Indonesia yang  beragama itu wajib mencintai tanah air dan bngsanya.

        Pada kesempatan itu, Nurwakhid juga memaparkan tiga strategi kelompok radikal terorisme. Pertama mengaburkan, menyesatkan dan menghilangkan sejarah bangsa.

        “Contohnya Gajah Mada, dibilang bukan Hindu, tapi itu Gaj ah Mada itu Islam. Kemudian terjadi Perang Bubat yang disebutkan Majaphit menyerang Pajajaran. Itu adu domba. Itu cara-cara yang dulu dibuat kolonial penjajah supaya jati diri, kebanggaan, kehormatan dan identitas bangsa jadi hilang. Kelompok radikal justru melanjutkan cara-cara penjajah itu,” paparnya.

        Hadir juga pada acara itu, pendiri NII Crisis Center Ken Setiawan. Ia menceritakan saat bergabung dengan NII dahulu. Saat itu, ia menilai semua orang salah dan kafir, yang benar dan beriman hanya dia dan kelompoknya saja.

        “Jadi bukan hanya yang beda agama, yang sama tapi belum bergabung ya kafir juga. Doktrin kita orang kafir boleh kita perangi, kita ambil hartanya, dibunuh juga tidak apa-apa,” kata Ken.

        Ia juga bercerita saat melakukan mengumpulkan dana buat NII dengan cara merampok dan menyatroni rumah orang kaya. Ia bahkan pernah dalam sehari dapat rampokan lebih dari Rp1 Miliar. Tapi sepeser pun ia tidak menikmati uang itu, karena itu dianggap perjuangan.

        Ken bersyukur ia akhirnya sadar dan sekarang membuat forum NII Crisis Center. Lembaga ini menerima laporan dari masyarakat, karena ia paham masyarakat. Ia paham masyarakat yang  terpapar NII, mau cerita malu. Mau lapor polisi takut diteror pelaku.

        “Kami dan kawan-kawan membuka kanal pengaduan. Insya Allah bersama kita mereka tidak akui sebagai NII tapi korban. Mereka harus kita selamatkan. Kita harus bicara satu frekuensi. Sejauh ini banyak yang sudah lapor dan ujungnya saya tetap laporkan ke aparat berwajib,” kata Ken.

        Setelah dari Desa Banjar Rejo, Direktur Pencegahan yang didampingi Kasubdit Kontra Propaganda BNPT Kolonel Pas. Drs. Sujatmiko melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Abror, Kota Metro, Lampung. Bertempat di masjid Pondok Pesantren Al Abror, Direktur Pencegahan BNPT memberikan tausiah dan wawasan kebangsaan kepada kurang lebih 100 santri putra.

        Dari Pondok Pesantren Al Abror, rombongan bersilaturahmi di kantor Seknas Jokowi Kota Metro dan dilanjutkan malam harinya kembali menggelar Diskusi Kebangsaan Membangun Harmoni Bangsa Bersama BNPT di Pasar Kreatif Tejo Agung yang diikuti para pelaku UMKM dan masyarakat sekitar sekitar.

        Tags: bnptBrigjen R Ahmad NurwakhidDirektur Pencegahan BNPTkonsensus nasionalNurwakhidradikalismeumat beragama
        Share202Tweet127Share51
        • Trending
        • Comments
        • Latest
        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        Program Makan Bergizi Gratis: Menggerakkan Ekonomi Kerakyatan dan Memberdayakan Tenaga Kerja Lokal

        November 11, 2025
        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        Program Makan Bergizi Gratis Gerakkan Ekonomi Petani, Nelayan, dan Peternak

        November 6, 2025
        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        MBG Libur Sekolah: Antara Efisiensi Anggaran dan Kondisi Pasar

        June 30, 2026
        Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

        Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

        0

        Barack Obama’s Now Mainly Focusing on Wearing This Casual Backwards Hat

        0

        Watch Justin Timberlake’s ‘Cry Me a River’ Come to Life in Mesmerizing Dance

        0
        Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

        Konser Andrea Bocelli Tetap Digelar, MUI Pertanyakan Komitmen Pemerintah soal Palestina

        October 29, 2026
        25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

        25 Anak di Lampung Terpapar Radikalisme, Kepala BNPT: Pendampingan Masih Berlangsung

        October 29, 2026
        BNPT Regenerasi Duta Damai di Sumut, Anak Muda Disiapkan Lawan Narasi Radikal di Ruang Digital

        BNPT Regenerasi Duta Damai di Sumut, Anak Muda Disiapkan Lawan Narasi Radikal di Ruang Digital

        October 29, 2026
        moderat.id

        Copyright © 2019

        Navigate Site

        • Privacy & Policy
        • Contact
        • About

        Follow Us

        No Result
        View All Result
        • Home
        • Entertainment/Lifestyle
        • Olahraga
        • Otomotif
        • Lifestyle
        • News
          • Internasional
          • Nasional
          • Politik
          • Ekonomi
        • Religi

        Copyright © 2019