Tripoli – Tentara Nasional Libya (LNA) mengklaim, serangan yang dilancarkan ke kawasan ke Tripoli Selatan, sukses membuat salah satu gembong Al-Qaeda Ziad Balaam, tewas. Selama ini, sosok Ziad menjadi salah satu yang diburu, karena disebut-sebut sebagai salah satu gembong teroris paling sadis.
LNA dalam siaran resminya Kamis malam 19 Maret 2020, menyatakan bahwa Balaam tewas setelah mengalami luka parah akibat serangan yang dilancarkan LNA ke wilayah Tripoli Selatan.
Balaam tewas di sebuah rumah sakit di Kota Istanbul, Turki. Kondisinya sangat mengenaskan. “Terkonfirmasi kematian teroris Ziad Balaam di Istanbul setelah dilarikan GNA dalam kondisi terluka para dari Tripoli,” tulis LNA dalam siaran resminya, sebagaimana dikutip viva.co.id, (Kamis 19/3).
Dia merupakan teroris paling dicari sejak tahun 2012. Dia merupakan salah satu teroris yang menyerang Kedutaan Besar Amerika Serikat di Benghazi.
Serangan Balaam ke Kedubes AS itu bahkan sempat difilmkan dengan judul “13 Hours: The Secret Soldiers of Benghazi”. Film ini menggambarkan upaya putus asa oleh enam pria militer veteran untuk membela duta besar AS dan staf konsulat AS di Benghazi.
Dalam serangan itu, Balaam cs membunuh sejumlah warga Muslim, Duta Besar John Stevens dan Kepala Intelijen Sean Smith.(FER)































































