Jakarta – Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan disiplin pada protokol kesehatan merupakan satu-satunya kunci untuk mempertahankan daerah-daerah yang berstatus zona hijau atau zona yang tidak terdampak Covid-19.
“Kunci dari keberhasilan mempertahankan zona hijau adalah disiplin pada protokol kesehatan,” ujar Doni dalam konferensi pers secara virtual di Jakarta, Senin (15/6).
Doni menuturkan pemerintah berkomitmen untuk memulai kegiatan tatap muka di tempat yang paling aman yaitu daerah yang tidak ada kasus COVID-19, yakni zona hijau.
“Kita tidak ingin ada anak-anak kita yang mengalami risiko terpapar karena kekurangan kehati-hatian dari kita semuanya,” tutur Doni.
Untuk itu, Doni mendorong agar seluruh masyarakat bisa meningkatkan disiplin untuk taat kepada protokol kesehatan sehingga zona hijau akan tetap bertahan.
Menurut Doni, jika upaya-upaya untuk meningkatkan disiplin mengalami pengendoran, maka zona hijau bisa saja berubah menjadi zona kuning dengan risiko penularan rendah.
Per tanggal 7 Juni 2020, tercatat ada 92 kabupaten/kota yang berada dalam zona hijau. Namun, menurutnya, data tersebut bisa saja menurun sewaktu-waktu bila terjadi pengenduran atas pelaksanaan protokol kesehatan yang sudah dijalankan selama ini.
Karena itu, menurutnya dibutuhkan kerja sama seluruh pihak agar daerah yang masih berada di zona hijau tidak berubah menjadi zona kuning, oranye bahkan merah. Dia berharap, masyarakat yang berstatus zona hijau tetap menjalankan protokol kesehatan, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan lainnya.(FER)

































































